Sukses

500 Siswa Asal Nduga Papua Belajar Beratapkan Terpal Seadanya

Liputan6.com, Papua - Sekitar 500 siswa di Wamena, Papua, harus rela belajar dengan kondisi seadanya beratapkan terpal untuk mendapatkan pendidikan.

Para siswa ini berasal dari Kabupaten Nduga yang mengungsi ke Wamena karena situasi keamanan yang kerap diganggu kelompok kriminal bersenjata (KKB). 

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (19/2/2019), anggota Komisi V DPR Papua, Yohanis Romsumbre, meminta kepada Pemerintah Daerah Nduga segera mengambil tindakan agar para siswa dapat bersekolah seperti anak lainnya.

"Sampai kami tiba di sana belom ada perhatidan dari Pemda Nduga. Harapan kami adalah kondisi yang dihadapi anak-anak kita mohon diperhatikan oleh pihak terkait," kata anggota DPR Papua Yohanis Romsumbre.

Teror penembakan yang terjadi pada Desember 2018, membuat sejumlah anak-anak bersama keluarganya memilih mengungsi ke Wamena guna menghindari terjadinya korban. (Rio Audhitama Sihombing)