Ungkap Pencurian Sapi, Polres Lumajang Gunakan Kamera Drone

Ungkap Pencurian Sapi, Polres Lumajang Gunakan Kamera Drone

Kekinian, bisa jadi itulah istilah yang tepat bagi aparat Polres Lumajang, Jawa Timur, dalam memberantas kejahatan terutama mengungkap kasus pencurian hewan ternak sapi yang dirasakan sudah sangat meresahkan masyarakat.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Minggu (10/2/2019), angka pencurian hewan ternak di wilayah Lumajang tergolong tinggi. Hal ini lantaran harga jualnya yang relatif tinggi.

Para pelaku kerap memanfaatkan ladang tebu yang luasnya ratusan hektar untuk menyembunyikan hewan curiannya. Namun, kendala ini justru dipatahkan oleh petugas Polres Lumajang dengan menggunakan perangkat kamera terbang (drone).

Dipimpin langsung Kapolres Lumajang, dalam dua kali terbang drone berhasil melacak keberadaan sapi milik Tinarsin (42 tahun) warga Desa Condro, Kecamatan Pasirian, yang dilaporkan hilang pada malam sebelumnya.

Kapolres menambahkan, meminimalisir kasus pencurian hewan ternak sapi memang menjadi prioritasnya, selain kasus begal masih kerap menghantui warga. Dan penggunaan drone sejauh ini mampu mendeteksi dan melacak aksi pencurian sapi.

Berdasarkan catatan kepolisian, dalam satu bulan sedikitnya terjadi 30 kali aksi pencurian sapi dalam kurun waktu satu bulan dengan modus yang sama. Petugas kepolisianmengimbau warga menggunakan rantai sapi guna menekan aksi pencurian sapi. (Rio Audhitama Sihombing)

Ringkasan

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 10 February 2019, 12:22 WIB

Video Terkait

Spotlights