Sukses

2 Kisah Pilu Kecelakaan Bumiayu

Liputan6.com, Jakarta - Brak! Kecelakaan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah menghebohkan warga Senin 10 Desember 2018 siang itu. Sebuah truk berpelat nomor polisi B 9370 WYT lepas kendali dan menabrak sejumlah kendaraan sebelum menghantam depan Rumah Sakit Siti Aminah, Bumiayu.

Setidaknya terdapat 18 sepeda motor dan 14 mobil yang tertabrak dalam peristiwa tersebut.

Namun, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Moh Rikha Zulkarnain mengatakan, ada 5 mobil dan 10 sepeda motor yang celaka dalam kecelakaan Bumiayu itu.

"Para korban segera dibawa ke beberapa RS yang ada didekat lokasi kejadian," kata Rikha.

Rekaman CCTV yang didapat kepolisian menunjukkan, truk itu melewati jalan layang Kretek pukul 11.30 WIB dari arah Purwokerto. Setelah melewati jalan sepanjang kurang lebih 500 meter, truk terlihat kehilangan kendali.

Kecelakaan Bumiayu ini menewaskan 5 orang dan 6 pengguna jalan lainnya luka-luka. Salah satu korban meninggal adalah seorang bayi. Berikut ini, kisah pilu akibat kecelakaan tersebut yang dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 4 halaman

1. Kisah Nur Adi

Nur Adi beserta keluarganya baru saja akan keluar Rumah Sakit Siti Aminah, selepas melakukan kontrol kelahiran. Setibanya di pintu keluar, tiba-tiba muncul truk bermuatan beras yang meluncur dengan deras.Kendaraan tersebut menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya. Termasuk mobil yang ditumpangi Nur Adi dan sekeluarga.

Siti Khalimah (32) yang merupakan istri dari Nur Adi, dipastikan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, anak keduanya, Zidqi Hamzah juga telah menghembuskan nafas terakhirnya.

Bayi yang baru berusia 20 hari tersebut tutup usia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Margono Purwokerto.

Saat ini, kedua jenazah telah disemayamkan dirumah orangtuanya di Desa Danareja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Sementara itu, Nur Adi beserta anak pertamanya, Zahra Naziha masih menjalani rawat inap. Mereka mendapat perawatan di Rumah Sakit Margono Purwokerto.

3 dari 4 halaman

2.Terhimpit

Saksi mata, Agung (38) menuturkan, truk menabrak puluhan sepeda motor dan lima unit mobil tidak secara bersamaan.

Dia mengatakan, truk mulai menabrak pejalan kaki, kendaraan baik sepeda motor atau mobil saat berada di simpang tiga terminal lama Bumiayu. Dari jauh terlihat truk mulai oleng saat melaju menuju ke simpang tiga terminal lama bumiayu.

Awalnya truk menabrak sepeda motor, kemudian mobil dan baru berhenti setelah menabrak areal parkir sepeda motor RS Siti Aminah Bumiayu.

"Saat itu juga ada pejalan kaki yang juga tertabrak di tengah jalan," ungkap Agung.

Dua korban kecelakaan maut meninggal dunia terlihat tergeletak di tengah jalan dan satu korban di antaranya terhimpit kendaraan yang ringsek tertabrak truk tronton tersebut.

"Kejadian itu membuat puluhan warga yang berada di lokasi kejadian panik. Apalagi, beberapa saat setelah kejadian itu terdengar suara azan zuhur. Namun, teriakan dan suara minta tolong warga terus terdengar," kata Agung.

Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha membantu evakuasi para korban luka-luka dan meninggal dunia ke RS dan Puskesmas terdekat.

(Dionisius Aditya Yoganata)

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bus Tabrak Jurang di Makedonia, 13 Tewas

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Olah TKP, Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bumiayu
Artikel Selanjutnya
Kecelakaan Maut Bumiayu, Sopir Truk Jadi Tersangka