Sukses

Diguncang 8 Gempa, 12.035 Penduduk Mamasa Mengungsi

Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diguncang beberapa kali gempa bumi. Sebanyak 12.035 orang penduduk Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pun mengungsi ke lapangan untuk mengantisipasi gempa susulan.

"12.035 jiwa masyarakat Mamasa mengungsi mengantisipasi gempa bumi. Pusat gempa di darat berasal dari sesar Sadang," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitter pribadinya @Sutopo_PN, Jumat (9/11/2018).

Sutopo juga menyertakan peta distribusi gempa Mamasa dan sekitarnya yang terjadi mulai tanggal 3-6 November 2018 pukul 13.00 WITA yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurutnya, gempa yang mengguncang Mamasa secara beruntun menyebabkan masyarakat memilih mengungsi di lapangan. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi hingga saat ini.

 

2 dari 3 halaman

Diguncang 8 Gempa

Sejak dini hari, Kabupaten Mamasa sudah diguncang 8 kali gempa. Gempa pertama terjadi pukul 01.42 WIB dengan kekuatan 4,7 M. Gempa tersebut dirasakan ringan (MMI IV) di Mamasa dan dirasakan lemah di daerah sekitarnya yakni Polewali Mandar dan Mamuju.

Semakin menjelang matahari terbit, kekuatan gempa semakin menurun menjadi 3,7 M pada pukul 03.38 WIB, 3,6 M pada pukul 03.57 WIB, 3,2 M pada pukul 04.50 WIB, 3,1 M dan 3,2 M pada pukul 06.19 WIB, 3,4 M pada pukul 10.24 WIB, dan 2,7 M pada 10.27 WIB.

Sejauh ini, seluruh gempa yang terjadi di Kabupaten Mamasa tidak ada yang terdeteksi memicu tsunami.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Video Populer News

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Selang 3 Menit, 2 Gempa Guncang Mamasa
Artikel Selanjutnya
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sangihe Pagi Ini