Sukses

Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Sigi Sulteng Butuh Trauma Healing

Liputan6.com, Jakarta - Satgas Bencana Pemprov DKI terjun menyalurkan bantuan logistik dan penanganan trauma healing di Desa Soulowe, Sigi, Sulawesi Tengah. Warga pun sangat mengapresiasi lantaran baru pertama kali ada upaya pemulihan mental di sana.

Hal itu diungkapkan Nasbudin. Anak-anak dan lansia di kawasan tersebut masih merasa diteror oleh alam.

"Kami senang sekali ada bantu hibur-hibur. Belum ada sebelumnya. Warga sangat butuh terutama anak-anak. Mereka selalu banyak menangis karena gempa ini," tutur Nasbudin saat berbincang dengan Liputan6.com di lokasi, Minggu (14/10/2018).

Menurut pria berusia 50 tahun itu, masyarakat Sigi mendapat banyak bantuan logistik dari berbagai instansi. Mulai dari pemerintah hingga lembaga tertentu.

"Untuk air bersih kita upayakan sendiri dan bisa dapat dari menggali. Kita butuh makanan ya, dan pakaian juga," jelas dia.

Selain itu, masyarakat Sigi cukup perhatian dengan pendidikan. Mereka berharap bisa segera menyekolahkan kembali anak-anak dan mudah mendapat hak akademis.

"Tolong diperhatikan kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok. Langkah kemudian bisa pembangunan. Boleh bangun barak-barak dulu," kata Nasbudin.

 

 

 

 

2 dari 2 halaman

Perlu Air Bersih

 

Warga lainnya, Abduh (49) menambahkan, masyarakat mulai mengalami penyakit gatal-gatal. Meski air bersih ada, di beberapa titik masih tercemar dan tidak layak digunakan. "Kemarin dua hari lalu satu dokter dan perawat datang membantu pengungsi. Tapi belum ada lagi," ujar Abduh.

Di desa tersebut, tim satgas bencana DKI Jakarta memberi bantuan logistik di antaranya terpal, mukena, sembako, selimut, dan air mineral.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Video Populer News

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Ajaib, Meski Selamat Rumah Korban Gempa Sigi Pindah Alamat
Artikel Selanjutnya
Listrik Masih Padam, Warga Sigi Pakai Kayu Bakar untuk Alat Penerangan