Sukses

6 Kepanikan Warga Kala Gempa 7 SR Goncang Lombok

Liputan6.com, Jakarta - Usai gempa mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kekuatan 7 skala Richter (SR), Minggu 5 Agutus pukul 18.46 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 91 orang meninggal dunia.

Data tersebut kemungkinan masih akan bertambah, karena masih ada korban yang belum terevakuasi petugas. Sementara, korban luka-luka mencapai 209 orang.

Jumlah korban tewas terbanyak ditemukan di Lombok Utara. Karena kawasan ini merupakan wilayah terdampak gempa paling parah.

Selain korban jiwa, dampak dari gempa 7 SR yang mengguncang Lombok membuat ratusan warga kini tak lagi memiliki tempat tinggal. Karena hampir 80 persen rumah mereka rata dengan tanah.

Sambil menuggu bala bantuan tiba, warga Lombok mencari tanah lapang untuk mendirikan tenda-tenda sementara agar bisa berteduh.

Detik-detik terjadinya gempa sempat terekam dalam video amatir yang direkam warga di sejumlah lokasi. Tidak hanya di lokasi terdampak, momen-momen kepanikan di Pulau Bali juga menunjukkan bagaimana dahsyatnya gempa berpotensi tsunami yang membuat bumi Lombok bergetar hebat.

Berikut ini momen kepanikan warga kala gempa 7 SR goncang Lombok:

2 dari 7 halaman

1. Jemaah Lari saat Salat Berjamaah

Rekaman jemaah yang lari keluar masjid saat gempa Lombok, terjadi di Masjid Agung Bangli, Bali.

Awalnya getaran tersebut baru dirasakan satu orang yang berdiri di ujung sebelah kiri. Sampai di satu titik, goncangan bertambah kuat hingga disadari oleh para jemaah lain.

Sontak, mereka langsung berhamburan ke luar masjid sebelum plafon masjid terjatuh tepat di atas para jemaah.

Nampak dalam CCTV, seorang imam masjid yang tengah dibantu keluar oleh seorang jemaah nyaris tertimpa bangunan yang roboh.

 

3 dari 7 halaman

2. Tetap Khusyuk Salat saat Gempa

Hal berbeda di terjadi di Musala As Syuhada, BLK, Jalan Imam Bonjol, Kota Denpasar, Bali.

Video yang diunggah akun Musholla As-Syuhada Blk ini merekam detik-detik seorang imam tetap melanjutkan salat Isya ketika gempa Lombok terjadi.

Getaran gempa mulai terasa, saat sang imam hampir selesai membaca alfatihah di rakaat kedua. Ketika goncangan semakin kuat, satu per satu jemaah yang berada di belakangnya meninggalkan shaf.

Namun, tidak dengan sang imam. Dirinya tetap khusyuk membaca alfatihah. Sempat tubuhnya oleng, tapi dia menahannya dengan berpegangan pada dinding sebelah kiri.

Dalam video, nampak sejumlah jemaah yang masih bertahan segera merapatkan shaf yang kosong. Sementara, sang imam melanjutkan bacaan salat berjamaah hingga selesai.

 

4 dari 7 halaman

3. Suasana Usai Gempa di Lombok Utara

Sejumlah warga dan mereka yang lanjut usia sempat terekam video amatir saat berusaha melarikan diri usai gempa 7 SR mengguncang, Minggu malam, 5 Agustus kemarin.

Meski minim cahaya, mereka berusaha mencari tempat aman untuk berlindung dengan melintasi reruntuhan rumahnya yang ambruk dan memapah para lansia.

5 dari 7 halaman

4. Kepanikan di Islamic Center Mataram

Gempa Lombok berkekuatan 7 skala Richter (SR) juga membuat pengunjung dan warga di sekitar Masjid Islamic Center, Mataram, berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Nampak warga yang masih bersarung dan memakai mukena panik ketakutan dan berlari menjauhi kawasan masjid.

Sempat ada imbauan dari polisi di lokasi agar warga kembali ke rumah masing-masing, tak dihiraukan. Mereka tetap berada di kawasan masjid bersama keluarganya, karena takut terjadi gempa susulan.

Sementara di titik kumpul bencana yang tidak jauh dari permukiman, warga lainnya luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Kepanikan warga juga terjadi di jalan raya. Ancaman tsunami membuat mereka yang memiliki kendaraan berusaha mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.

6 dari 7 halaman

5. Kepanikan di Rumah Sakit

Kepanikan yang terjadi di sebuah rumah sakit di Lombok Utara, NTB juga sempat terekam. Para pasien dievakuasi keluar rumah sakit, termasuk bayi-bayi dan pasien yang tengah dirawat.

7 dari 7 halaman

6. Kepanikan di Mal Lombok

Seiring terjadinya gempa 7 SR menggoncang, pada Minggu malam, sebuah mal di Lombok yang tengah dipadati pengunjung saat itu mendadak panik dan langsung berlarian dari mal.

Sempat terdengar suara salah satu pengunjung yang meminta untuk tidak saling dorong saat mereka tengah turun menggunakan eskalator.

Sementara itu, warga yang ada di dalam mal langsung berlarian dan sempat berebutan untuk segera keluar. Kericuhan sempat terjadi di pintu saat mereka terlibat saling dorong.

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: