Ikuti Kawasan Asia, Bursa Korsel Dibuka Anjlok

Perdagangan di bursa Korea Selatan pagi ini turun cukup tajam seiring arahan Wall Street. Indeks spot Kospi tampak turun 55,85 poin atau 3,0 persen dan berada pada posisi 1.798,43 poin.

Diterbitkan 22 September 2011, 10:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Perdagangan di bursa Korea Selatan, Kamis (22/9) pagi, turun cukup tajam. Bursa Korsel melemah seiring arahan Wall Street.

Dini hari tadi, The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat mengumumkan rencana pembelian obligasi pemerintah jangka panjang sebesar US$ 400 miliar untuk membangkitkan ekonomi negara tersebut. Namun, selain menyatakan rencana stimulus, The Fed juga menyatakan outlook ekonomi Amerika Serikat masih berisiko untuk memburuk kedepannya.

Indeks spot Kospi tampak turun 55,85 poin atau 3,0 persen dan berada pada posisi 1.798,43 poin. Sedangkan indeks berjangka Kospi 200 untuk kontrak bulan berkelanjutan dibuka anjlok 670 poin pada posisi 234,10. Indeks berjangka Kopsi saat ini tampak masih bergerak turun hingga mencapai posisi 230,85.

Saham-saham di bursa Korea Selatan cenderung melemah. Doosan melemah 4.000 won ke posisi 135.000 won. Sementara Kia Motor melemah 1.500 won menjadi 70.700 won.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan pergerakan bursa Korea Selatan pada hari ini cenderung rawan melemah lebih lanjut. Indeks berjangka Kospi 200 akan menemukan level support pada kisaran 228,25 dan resistance 238,00.(www.vibiznews.com/BOG)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6