Pengungsi Sambas Mulai Meninggalkan Lokasi Penampungan

Menyusul pencairan bantuan sebesar Rp 5 juta per KK, pengungsi korban kerusuhan Sambas mulai meninggalkan tempat penampungan. Untuk tahap awal, pemerintah mengucurkan bantuan buat 200 KK.

Diterbitkan 17 April 2002, 20:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Pontianak: Sejumlah pengungsi korban kerusuhan Sambas, yang sudah tiga tahun menempati lokasi pengungsian di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (16/4), mulai meninggalkan tempat penampungan dan mencari daerah pemukiman baru di luar kota tersebut. Ini dilakukan menyusul pencairan dana bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 5 juta per kepala keluarga. Dari pemantauan SCTV, sejumlah pengungsi yang sudah menerima dana bantuan tadi mulai membongkar gubuk mereka.

Ironisnya, kondisi pengungsi asal Madura yang tinggal di penampungan itu semakin memprihatinkan setelah harapan untuk kembali ke daerah asalnya di Kabupaten Sambas ditolak warga pribumi. Untuk tahap awal, pemerintah memang hanya mengucurkan bantuan kepada 200 kepala keluarga. Nantinya, bantuan akan diberikan secara bertahap kepada para pengungsi lainnya.

Menurut data, tercatat sekitar 3.000 KK pengungsi atau sekitar 16 ribu jiwa, tersebar di sejumlah lokasi penampungan pengungsi di Pontianak. Misalnya seperti di kawasan Gelanggang Olah Raga Pangsuma, Stadion Sultan Abdurahman, Asrama Haji Pontianak, dan Pergudangan Wajok Pontianak. Jumlah pengungsi yang telah mengikuti program relokasi tercatat sebanyak 3.781 KK dan telah ditempatkan di sejumlah lokasi yang disiapkan pemerintah seperti di kawasan Sungai Asam dan Tebang Kacang, Kabupaten Pontianak [baca: Pengungsi Sambas Telah Menempati Kawasan Relokasi].(PIN/Amin Alkadrie)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6