Polri Sudah Pelajari Audit Data Dana Century

Mabes Polri dan BPK menggelar rapat membahas audit BPK terhadap dana Century. Sedangkan rencana memeriksa mantan Kabareskrim Susno Duadji batal karena yang bersangkutan sedang ke Australia.

Diterbitkan 16 Desember 2009, 00:52 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Keinginan masyarakat agar kasus Bank Century segera diselesaikan akhirnya direspons Polri. Selasa (15/12) petang, pihak Markas Besar Polri dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggelar rapat membahas audit BPK terhadap dana Century.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri yang baru, Komisaris Jenderal Ito Sumardi menyatakan, pihaknya sudah memeriksa data-data mengenai dana Bank Century yang diberikan BPK. Dengan demikian, Polri tinggal mencocokkan dengan temuan BPK. "Dari dasar itu, nanti kita pilah-pilah, mana yang menjadi porsi polisi," ujar Komjen Ito.

Kendati demikian, mengenai rencana meminta keterangan dari mantan Kabareskrim Susno Duadji, Ito Sumardi mengaku batal. Sebab, Susno sedang berada di Australia. Susno akan segera dipanggil jika sudah kembali.

Selain Mabes Polri, pihak Kejaksaan Agung juga masih menyidik dugaan aliran uang Century ke luar negeri. Begitu pula dengan pihak Dewan Perwakilan Rakyat melalui Tim Sembilan juga akan segera memanggil mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wapres Boediono yang juga bekas Gubenur Bank Indonesia serta besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aulia Pohan [baca: Pansus Panggil BPK Rabu (16/12) Besok].(BJK/ANS)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6