Liputan6.com, Jakarta - Ada 37 barang bukti yang dikumpulkan polisi untuk menyeret Jessica Kumala Wongso terkait dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin ke pengadilan. Bukti-bukti tersebut adalah saksi bisu yang akan mendukung tuntutan jaksa apakah terdakwa bersalah atau tidak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, 37 barang bukti tersebut mulai dari benda-benda yang diamankan polisi di tempat kejadian perkara, yaitu di Kafe Olivier, sampai dengan profiling Jessica selama di Australia.
"Satu gelas yang berisi sisa cairan minuman Ice Vietnamese Coffee, satu botol yang berisi sisa cairan minuman Ice Vietnamese Coffee, satu buah tas perempuan merek Charles & Keith warna cokelat, pakaian atas wanita warna cokelat, dan beberapa potong rambut," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/5/2016).
Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, tiba di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (27/5). Selama dua puluh hari ke depan, Jessica akan dititipkan disana. (Liputan6.com/Yoppy Renato)">
Awi melanjutkan, polisi juga menyita obat-obatan yang ditemukan di kediaman Jessica, Jalan Selat Banda, Sunter, Jakarta Utara. Benda itu adalah satu buah botol cairan Bioderma, satu kotak obat sentraline sandoz dosis 50 mg berisi 30 tablet, satu botol air mineral 2 Tang yang berisi sisa obat cina, satu tablet obat Razole dosis 20 mg, dua tablet obat Maxpharm dosis 15 mg dan tiga tablet obat Provelyn dosis 75 mg.
"Kemudian satu buah iPhone 5 warna putih berikut SIM Card nomor Indonesia, SIM Card nomor Australia, tiga buah botol berisi cairan dibungkus kertas warna putih dan diikat pita warna merah berlabel Bath & Body Works, tiga buah tas kertas belanja bertuliskan Bath & Works, dengan masing-masing tas kertas belanja berisi, satu unit iPhone6 S warna rose emas," kata dia.
Setelah melakukan prarekonstruksi pembunuhan, saat Jessica masih berstatus saksi, penyidik juga menyita satu flashdisk Toshiba abu-abu berkapasitas 32 GB, rekaman CCTV detik-detik Mirna keracunan, dua mesin penggiling kopi, satu teko air panas, satu teko Lock and Lock plastik untuk tempat susu, satu set meja kafe, dua kaleng susu kental manis. Semuanya disita polisi dari kafe.
"Satu bungkus contoh kopi Robusta dalam kemasan plastik hitam, satu buah contoh gelas yang digunakan untuk penyajian Ice Vietnam Coffee favorit Mirna, sebuah piring kecil atau lepek, dua buah contoh sedotan warna hitam, dan tiga lembar contoh kertas penyaring kopi," kata Awi.
"Satu DVR hitam, satu hardisk eksternal berkapasitas 500 GB dan struk pembelian es kopi," kata Awi. 
Penyidik juga menyita dua celana panjang sebagai sampel celana Jessica yang dibuang usai kematian Mirna dan terkait penyidikan kehidupan Jessica di Sydney, Australia. Polisi memberkaskan percakapan grup Whatsapp alumni Billyblues, satu dokumen berisi 15 laporan tentang Jessica yang dibuat oleh NSW Police Head Quarter.
"Tujuh lembar surat keterangan dari kantor NSW Ambulance Australia berupa dokumen, satu berkas print out percakapan antara Jessica dan rekan kerjanya yang berisi ancaman, e-mail dari rekan Jessica tersebut dan surat kronologis dan surat e-mail yang berisi pemberitahuan tentang pemberhentian Jessica dari NSW Ambulance," ujar Awi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1246480/original/092889800_1464324801-20160527-Jessica-Dibawa-dari-Polda-ke-Kejari-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298168/original/093906700_1469503327-jessica-kumala-wongso.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1265083/original/043141300_1465981877-jessica.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1265270/original/010904600_1465995310-Mirna.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/11/original/019031300_1469524855-yus_jas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/386856/original/091469300_1472266881-Fadjriah_Cute.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)