VIDEO: Armada Perang TNI Disiagakan di Tarakan

Kapal perang KRI Teluk Lampung dan Ajak, serta 2 pesawat hercules terpakir di Bandara Juwata, Tarakan.

Diterbitkan 31 Maret 2016, 19:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Posisi 10 pelaut Indonesia yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf sudah diketahui. Pasukan TNI dari berbagai kesatuan, Kamis siang bersiaga di Tarakan, Kalimantan Utara.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (31/3/2016), pasukan TNI dari berbagai kesatuan berkumpul untuk persiapan latihan gabungan yang digelar dalam waktu dekat.

Dua kapal perang masing-masing KRI Teluk Lampung dan KRI Ajak bersandar di Lantamal Mamburungan, Tarakan. Selain itu, 2 pesawat hercules juga terparkir di Bandara Internasional Juwata, Tarakan.

Baca Juga

  • VIDEO: Harga BBM Turun, Angkutan Umum Tolak Menurunkan Tarif
  • VIDEO: Keresahan Keluarga ABK yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf
  • VIDEO: Ibu Penganiaya Anak Angkat Diringkus, Sang Ayah Diburu

Belum ada perwira TNI yang memberi keterangan resmi apakah kesiagaan itu ada kaitannya dengan upaya pembebasan 10 WNI yang disandera.

Sejumlah informasi menyebutkan, para pemberontak Abu Sayyaf telah membawa kesepuluh pelaut Indonesia itu ke kota Pantai Kalingalan, Caluang, yang ada di Provinsi Sulu.

Menteri Luar Negeri menyatakan, terus memantau pergerakan 10 WNI yang disandera. Pemerintah tengah merancang opsi-opsi pembebasan. Keselamatan para sandera jadi prioritas.

Sepuluh anak buah Kapal Tunda Brahma 12 dan Tongkang Anand 12 yang mengangkut 7 ribu ton batu bara disandera kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina Selatan, Sabtu pekan kemarin.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6