Tak Kunjung Dapat Kerja, Sarjana Ini Stres dan Akhirnya...

Lamaran kerja tidak pernah kunjung berbalas. Akhirnya sarjana ini memilih jalan pintas menjual narkoba.

Diterbitkan 16 Maret 2016, 14:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejak mengenyam pendidikan sarjana, tidak pernah terlintas dalam benak Susan (31) atas apa yang sekarang dialaminya, mendekam di penjara. Tidak kunjung mendapatkan kerja membuat dirinya nekat jual barang haram, sabu.

Tawaran dari rekan kuliahnya dulu tidak bisa dia tampik. Jalan pintas dia pilih untuk menjadi kurir sabu. Namun, Selasa 15 Maret 2016 kemarin, Susan ditangkap Unit Reserse Narkoba Polsek Senen di Jalan Kebon Sirih.

"Dia sudah dalam wisuda, tapi lamaran-lamaran pekerjaan belum juga dipanggil akhirnya dia terima tawaran temannya," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Pusat, Komisaris Suyatno, Rabu (16/3/2016).

Baca Juga

  • Bupati Ogan Ilir Pakai Narkoba, PDIP Bantah Kecolongan
  • 5 Anggota Polda Papua Positif Gunakan Narkoba
  • Bupati Termuda Jadi Budak Narkoba

Polisi membuntuti jejak Susan setelah melakukan pengembangan penyelidikan kasus peredaran narkotika.

"Susan diminta untuk membeli sabu oleh Opay seharga Rp 700 ribu. Kemudian dia membeli sabu ke Richat di Pasar Mencos Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan. Setelah berhasil pelaku pulang untuk mengantarkan sabu tersebut," beber Suyatno.

Susan ditangkap di tengah perjalanan saat mengantar sabu ke pelanggannya. Agar terhindar dari pemeriksaan dia menyembunyikan sabu di balik bra-nya. Narkoba berupa kristal tersebut diketahui seberat 0,5 gram.

"Setelah diamankan pelaku menyerahkan shabu dari dalam bra ke petugas kepolisian," jelas Suyatno.

Polisi terus mendalami kasus ini, Dua orang bandar dan pemodal Susan masuk dalam daftar perburuan kepolisian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6