Sukses

Bunga Bangkai Obat Diabetes Tumbuh di Halaman Rumah di Bogor

Liputan6.com, Bogor - Bunga bangkai jenis Amorphophallus paeoniifolius mekar di rumah seorang warga Bogor, Jawa Barat, Sudiyanti. Bunga yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan suweg itu tumbuh hingga setinggi 70 centimeter dengan kelopaknya berdiameter 30 cm.

Sudiyanti mengaku, flora itu dibawanya dari kampung halamannya di Ngawi, Jawa Timur sejak setahun lalu. Bunga bangkai tersebut sengaja ditanam di rumahnya untuk diambil umbinya.

"Saya menanam untuk diambil umbinya untuk keperluan pengobatan," kata Sudiyanti ketika ditemui di kediamannya, Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2015).

Ia mengatakan, bunga bangkai tersebut baru mekar 2 hari lalu dan mekar sempurna pada Kamis malam 3 September 2015. Tanaman tersebut kerap mengeluarkan bau busuk setiap sore hari.

"Setiap sore, bunga tersebut kerap mengeluarkan aroma bau bangkai dan banyak juga warga sekitar yang datang kemari," tutur dia.

Sudiyanti mengatakan, umbi suweg memiliki sejumlah kelebihan. Dari sejumlah literatur disebutkan, tanaman tersebut memiliki kandungan serat pangan, protein, dan karbohidrat yang cukup tinggi. Sementara kadar lemak yang terkandung di dalamnya terbilang rendah.

"Nilai Indeks Glikemik (IG) tepung umbi suweg tergolong rendah, yaitu 42 sehingga dapat menekan kadar gula darah, dapat digunakan untuk terapi penderita diabetes mellitus," ujar dia.

Dipercaya, konsumsi serat pangan dalam jumlah tinggi akan memberi pertahanan pada tubuh manusia terhadap timbulnya berbagai masalah kesehatan, seperti kanker usus besar, penyakit kardiovaskular, obesitas, kolesterol tinggi, dan kencing manis. (Ndy/Ans)