Polri Terjunkan Regu Ditpolair Kalbar Cari AirAsia QZ8501

Personel tersebut memiliki kemampuan SAR dan bergabung dengan Basarnas.

Diterbitkan 28 Desember 2014, 17:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polri menerjunkan anggotanya untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada pukul 06.17 WIB. Pesawat berjenis Airbus itu terbang dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, menuju Singapura.

Kepala Divisi Humas Polri Ronny Franky Sompie mengatakan pihaknya menerjunkan satu regu anggota Ditpolair Polda Kalbar. Personel tersebut memiliki kemampuan SAR dan bergabung dengan Basarnas.

"Selain itu, Dirpolair Polda Bangka Belitung juga menerjunkan satu kapal dengan satu Regu SAR," ujar Ronny melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Minggu (28/12/2014)

Ronny menyebutkan Polda Kepri juga mengerahkan 2 kapal dengan 2 Regu SAR Ditpolair.

"Satu Helikopter dari Polda Sumsel dan satu Helikopeter dari Polda Kalbar stand by di Polda masing-masing menunggu perintah Kapolda masing-masing tentang pengerahan bantuannya," tukas Ronny.

Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor register QZ8501 itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura, pukul 08.30 waktu setempat.

Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu dipiloti Kapten Irianto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.

Pesawat itu berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Ali/Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6