Sukses

Jelang Natal, 59 Gereja di Kota Bogor Disterilkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang hari raya Natal, Kepolisian Kota Bogor mulai melakukan pengamanan di 59 gereja. Pengamanan dilakukan terhitung mulai ibadah Misa Natal hingga ibadah pergantian tahun nanti.

Selama sepuluh hari kepolisian akan melakukan pengamanan di 59 gereja yang tersebar di Kota Bogor. Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor, AKBP Irsan‎ mengimbau agar para jemaat yang akan melakukan ibadah tidak membawa barang-barang yang berlebihan.

"Kita sudah merinci, ada 5 gereja dengan jemaat besar, 11 gereja sedang dan sisanya 43 merupakan gereja kecil dengan jemaat sekitar 300 orang. Masing-masing gereja akan dijaga sekitar 2 hingga 10 personel polisi dan akan dilakukan penjagaan dari ibadah malam Natal hingga ibadah tahun baru," kata Irsan saat melakukan sterilisasi di Gereja Katedral, Bogor, Rabu (24/12/2014) .

Selain itu, pengamanan di gedung gereja juga akan didampingi keamanan internal gereja setempat. Untuk gereja besar, Kepolisian juga akan melakukan sterilisasi tempat ibadah sebelum kebaktian dan pengecekan secara personal kepada masing-masing jemaat dengan metal detector.

Selain mendapat bantuan dari pihak internal gereja, Kepolisian juga dibantu pengamanan di masing-masing gereja dari ormas Islam Gerakan Pemuda Ansor sebanyak 300 orang. Guna pengaturan lalu lintas kendaraan 8 Pos PAM akan ditempatkan di beberapa titik padat lalu lintas.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Katedral Bogor, Adrianus Wijaya mengatakan, sekitar 5.000 umat katolik akan melakukan Misa Malam Kudus yang terbagi dalam 2 kali kebaktian pada pukul 17.30 dan 21.00 WIB. Sedangkan sebanyak 45 orang akan dilibatkan dalam keamanan internal gereja mendampingi polisi.

Sterilisasi juga dilakukan GPIB Zebaoth, estimasi jemaat yang akan melakukan ibadah Misa Natal diperkirakan sekitar 3.000 jemaat Protestan dalam 2 kali kebaktian pada pukul 17.00 dan 20.00 WIB. Untuk pengamanan internal GPIB Zebaoth dilibatkan 20 orang. (Mut)