Tabrakan Kereta di Purwakarta Menewaskan Dua Orang

Diduga, gerbong pembangkit yang terbakar itu terlepas. Selanjutnya bertabrakan dengan kereta api ekonomi jurusan Purwakarta-Garut yang melaju dari arah bersamaan di lintasan ganda di Desa Anjun, Plered, Purwakarta, Jabar.

Diterbitkan 03 November 2007, 20:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Purwakarta: Musibah terbakarnya salah satu gerbong kereta api ekspres Argo Gede jurusan Jakarta-Bandung, Sabtu (3/11), ternyata menelan dua korban tewas dan mencederai puluhan penumpang. Diduga, gerbong pembangkit yang terbakar itu terlepas. Selanjutnya bertabrakan dengan kereta api ekonomi jurusan Purwakarta-Garut yang melaju dari arah bersamaan di lintasan ganda di Desa Anjun, Plered, Purwakarta, Jawa Barat [baca: Satu Gerbong KA Argo Gede Terbakar].

Satu di antara korban tewas bukanlah penumpang kereta api, melainkan seorang pengemudi sepeda motor. Kendaraan roda dua itu terseret gerbong yang lepas persis di sebuah pintu perlintasan kereta. Korban bernama Azhari. Pegawai negeri sipil berusia 48 tahun itu beralamat di Kampung Walangi, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta.

Sedangkan penumpang yang tewas berada di gerbong nomor tiga kereta api ekonomi bernama Ponimin. Korban berdomisili di Kampung Cangkring, Sukatani, Bekasi, Jawa Barat. Korban tewas diduga akibat benturan di kepala saat kereta api ekonomi dengan gerbong pembangkit kereta api ekspres yang terlepas di sekitar Cisomang, Cikalong, Kabupaten Bandung Barat. Kondisi rel dari arah Cisomang memang menurun.

Jenazah korban tewas kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih, Purwakarta. Sedangkan puluhan penumpang yang mengalami luka-luka dirawat di Klinik Aqma, Plered, Purwakarta serta RSUD Bayu Asih. Usai kecelakaan tersebut, kereta api ekspres terus melaju ke Kota Bandung.(ANS/Syamsu Nursyam)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6