Warga Perumtas Berangkat ke Jakarta

Dua ratus warga Perumtas Satu, Sidoarjo, kembali berangkat ke Jakarta. Mereka berencana bertemu Presiden dan anggota DPR untuk mendesak percepatan pembayaran ganti rugi.

Diterbitkan 24 Juni 2007, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Surabaya: Kecewa atas lambannya penanganan ganti rugi, sekitar 200 warga Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (24/6) petang, pergi ke Jakarta. Warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera I (Perumtas Satu) itu berangkat dari Stasiun Kereta Api Pasar Turi, Surabaya. Rencananya, mereka akan berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, dan ingin bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan anggota DPR [baca: Korban Lumpur Kembali Kecewa].

Di Ibu Kota, mereka akan mendesak agar pembayaran ganti rugi yang dijanjikan pada Mei silam segera direalisasikan. "Kita menuntut pemerintah maupun DPR proaktif membantu pembayaran ganti rugi agar [nasib kami] tidak terkatung-katung seperti sekarang," ucap Sumitro, juru bicara warga Perumtas Satu.

Tak sedikit di antara warga Perumtas Satu yang terpaksa meninggalkan kampung halamannya. Mereka pun harus berpisah sementara dengan anaknya untuk memperjuangkan agar tuntutannya dipenuhi.

Sementara di Sidoarjo, sekitar 100 warga Mindi, Kecamatan Porong menggelar aksi damai di atas tanggul. Mereka menyoroti kinerja Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang dinilai lamban dalam mengatasi persoalan lumpur Lapindo. Bahkan, belakangan ini, lumpur panas mengancam wilayah Mindi. Ini akibat belum optimalnya pompa yang menyedot lumpur ke Sungai Porong.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6