Satu Keluarga Dirujuk ke RS Persahabatan

Enam pasien dari sebuah keluarga asal Desa Sukaragam, Bekasi, dirujuk ke RS Persahabatan, Jaktim, karena menderita gejala flu burung. Satu perawat RS Persahabatan ikut menderita gejala penyakit maut ini.

Diterbitkan 13 Januari 2007, 00:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Warga yang dirujuk karena menderita gejala mirip flu burung terus bertambah sepanjang Jumat (12/1). Sore hingga malam ini saja ada enam pasien dari sebuah keluarga yang masuk Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur. Keluarga ini berasal Desa Sukaragam, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat [baca: Pasien Flu Burung Bertambah].

Mereka masih anak-anak dan berusia antara enam hingga 12 tahun. Senin lalu, mereka makan ayam sakit milik tetangga. Keesokan harinya keluarga ini berturut-turut langsung menderita panas dan muntah. Khawatir terserang avian influenza, mereka pun berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi sebelum dirujuk ke RS Persahabatan.

Perawat RS Persahabatan ternyata juga ada yang merasakan gejala mirip flu burung setelah salah satu unggas peliharaannya mati mendadak. Perawat tersebut bernama Komarahmi. Tidak hanya itu. Tujuh anggota keluarga Komarahmi ikut merasakan gejala serupa. Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, segera memeriksa keluarga perempuan itu. Keluarga ini berencana menjalani pemeriksaan darah di tempat Komarahmi bekerja.

Awal tahun ini sudah tiga pasien RS Persahabatan yang dinyatakan positif terjangkit flu burung, dua di antaranya meninggal dunia. Hingga kini sepuluh pasien masih dirawat di rumah sakit ini. Memasuki musim penghujan, masyarakat diminta semakin mewaspadai penyakit maut ini. Sebab penyakit mematikan ini bisa berkembang lebih cepat pada suhu dingin .(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6