Aktivitas Gunung Talang Masih Menunjukkan Gerakan Magma

Gunung Talang di Solok, Sumbar, masih menunjukkan gerakan magma. Sepanjang Rabu kemarin, pos pengamatan di Batu Bajanjang, sebelah utara Gunung Talang, tak dapat memantau aktivitas lantaran tertutup kabut.

Diterbitkan 11 Mei 2006, 01:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Solok: Aktivitas Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, masih menunjukkan gerakan magma. Bahkan, sepanjang Rabu (10/5), tercatat empat kali gempa dalam frekuensi rendah. Aktivitas tersebut menjadi bagian gerakan magma yang mencari celah ke puncak gunung. Demikian informasi yang dihimpun SCTV dari pos pengamat Gunung Talang.

Sepanjang Rabu kemarin, pos pengamat di Batu Bajanjang, sebelah utara Gunung Talang, tak dapat memantau aktivitas di puncak gunung. Ini terjadi lantaran kabut menutup kawasan gunung berapi tersebut. Akibatnya, para petugas pengamat hanya dapat mendeteksi aktivitas gunung dari alat seismograf.

Berdasarkan pemantauan SCTV, sejauh ini warga belum terpengaruh dengan kondisi Gunung Talang yang aktivitasnya terus meningkat. Warga tetap beraktivitas seperti biasanya. Para pekerja di kebun teh, misalnya yang tetap bekerja seperti biasa. Begitu pula dengan aktivitas sekolah.

Sementara itu pertumbuhan kubah lava baru di puncak Gunung Merapi masih menunjukkan peningkatan [baca: Pertumbuhan Kubah Lava Baru Berkembang Pesat  Audio]. Ketinggian kubah lava baru saat ini telah mencapai sekitar 70 meter. Sedangkan volume magmanya diperkirakan mencapai 1,6 juta meter kubik. Tercatat sejak pukul 20.00 WIB, Selasa kemarin, pertumbuhan kubah lava baru selain ke arah selatan juga mulai mengarah juga ke barat daya.

Bahkan kubah lava baru juga sudah terlihat dari pos Jrakah yang berada di sisi utara Merapi. Artinya, risiko bencana Merapi tak lagi hanya mengancam warga di sisi selatan. Tapi juga di sisi barat daya dan utara. Karena itu, pihak BPPTK Yogyakarta meminta warga di sisi selatan, barat daya, dan utara Merapi lebih waspada dan meneruskan langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan.(ORS/Tim liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6