Deflasi Desember 2005 Mencapai 0,04 Persen

Pada awal 2006, diprediksi akan terjadi penurunan angka inflasi terutama pada kelompok bahan makanan. Hal ini disebabkan oleh adanya isu makanan yang mengandung formalin.

Diterbitkan 03 Januari 2006, 08:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Depok: Kepala Badan Pusat Statistik Choiril Maksum menduga pada awal 2006 akan terjadi penurunan angka inflasi. Hal ini ditandai dengan deflasi sebesar 0,04 persen pada Desember 2005. Kecenderungan penurunan angka inflasi ini akibat dari maraknya berita kelompok bahan makanan menggunakan formalin. Demikian diungkapkan Choiril di Jakarta, baru-baru ini.

Pada Desember 2005, tercatat 25 dari 45 kota yang didata mengalami deflasi. Sisanya mengalami inflasi. Kota yang mengalami deflasi terbesar adalah Padang, Sumatara Barat, yakni 1,62 persen. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam dengan 3,23 persen.

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,34 persen. Hal yang sama juga terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yang turun sebesar 0,02 persen.

Secara total, laju inflasi 2005 dari perhitungan tahun ke tahun mencapai 17,1 persen. Kelompok yang memberikan andil inflasi tertinggi selama 2005 adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 3,89 persen.(DNP/Raditiyo Wicaksono dan Iirfan Efendi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6