Persaingan Ketat 15 Sekolah di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2, Episode Perdana Penuh Kejutan

Episode perdana DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 menghadirkan persaingan sengit 15 sekolah terbaik. Siapa yang lolos dan siapa yang harus pulang?

Diterbitkan 04 Juli 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sukses menggelar musim perdananya pada 2025 dengan SDN 06 Manado keluar sebagai juara, DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 kembali hadir dengan kompetisi yang semakin seru. Tahun ini, perjalanan menuju panggung nasional tidaklah mudah. Hampir 200.000 murid dari 2.000 sekolah dasar dari berbagai daerah di Indonesia telah mengikuti proses seleksi sebelum akhirnya tersaring menjadi 15 sekolah terbaik yang berhak melaju ke Seleksi Nasional.

Dipandu oleh Ben Kasyafani dan Chika Jessica, episode pertama yang tayang pada 4 Juli 2026 berjalan dengan seru dan penuh tantangan baru. Persaingan pun langsung terasa sejak babak pertama dimulai. Lantas, bagaimana jalannya pertandingan dan sekolah mana yang harus mengakhiri perjalanannya lebih awal?

Babak Si Paling Pintar, Uji Kecepatan dan Ketepatan Menjawab

Kompetisi dibuka lewat babak Si Paling Pintar. Dalam permainan ini, peserta pertama dari masing-masing sekolah maju untuk menjawab pertanyaan dengan menuliskan jawaban di papan yang telah disediakan. Permainan ini menguji kemampuan berpikir cepat dan tepat dari masing-masing peserta.

Sejak pertanyaan pertama dibacakan, persaingan sudah berlangsung sengit. SD Darma Yuda Pekanbaru, SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan, SD Islam Khaira Ummah Padang, SDN 4 Kuta Denpasar, dan SDN 2 Manado harus kehilangan satu pemain setelah memberikan jawaban yang kurang tepat.

Memasuki pertanyaan berikutnya, eliminasi terus terjadi. Perlahan jumlah peserta di setiap tim semakin berkurang hingga akhirnya SD Pucang 1 Sidoarjo dan SD Islam Khaira Ummah Padang menjadi dua sekolah pertama yang seluruh anggotanya gugur pada babak ini.

Sementara itu, tujuh sekolah berhasil mempertahankan pemainnya hingga akhir babak, yaitu SDN Beji 6 Depok, SD Brilli Kids Leadership School Gorontalo, SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi Jakarta Timur, SD Darma Yudha Pekanbaru, SD Patra Mandiri 2 Palembang, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta.

Di penghujung babak pertama, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta memimpin klasemen sementara dengan 900 poin. Sebaliknya, SD Islam Khaira Ummah Padang dan SDN Pucang 1 Sidoarjo berada di posisi terbawah dengan jumlah poin yang sama yaitu 300 poin.

Babak Jelajahi Indonesia, Adu Cepat Rebut Jawaban

Memasuki babak kedua, suasana kompetisi berubah semakin dinamis. Melalui permainan Jelajahi Indonesia, seluruh sekolah harus berlomba menekan bel untuk menjawab pertanyaan seputar berbagai provinsi di Indonesia. Tak hanya menguji wawasan kebangsaan, babak ini juga mengasah kemampuan observasi karena beberapa soal disajikan dalam bentuk visual.

Permainan dimulai dari Sumatera Barat. Pertanyaan pertama meminta peserta mengenali nama tarian yang ditampilkan di panggung DANCOW Indonesia Cerdas. SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar berhasil menjadi tim pertama yang menjawab dengan benar.

Selanjutnya, Kak Chika dan Kak Ben terus melontarkan berbagai pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang beragam. Persaingan semakin panas karena hampir setiap sekolah berusaha menjadi yang tercepat menekan bel demi menambah koleksi poin. Setelah seluruh pertanyaan selesai diberikan, SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar dan SDN Kunciran 7 Kota Tangerang menjadi peraih poin tertinggi di babak ini dengan 400 poin.

Di sisi lain, terdapat delapan sekolah yang belum berhasil memperoleh tambahan poin, yaitu SD Brilli Kids Leadership School Gorontalo, SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi Jakarta Timur, SD Darma Yuda Pekanbaru, SD Fransiskus Pahoman Lampung, SDN 2 Manado, SD Patra Mandiri 2 Palembang, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 2 Yogyakarta.

Jika digabungkan dengan hasil babak pertama, SDN Beji 6 Depok berhasil memimpin klasemen sementara dengan 1.000 poin. Tepat di belakangnya terdapat SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar, SDN Kunciran 7 Kota Tangerang, dan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta yang sama-sama mengoleksi 900 poin.

Sementara itu, empat sekolah berada di posisi terbawah dengan 500 poin, yaitu SD Fransiskus Pahoman Lampung, SD Islam Khaira Ummah Padang, SDN 2 Manado, dan SDN Pucang 1 Sidoarjo.

4 Sekolah Berebut Satu Tiket Aman

Karena hanya tiga sekolah yang akan melaju ke babak eliminasi, keempat sekolah dengan poin terendah harus menjalani satu pertanyaan rebutan untuk memperebutkan satu tiket aman.

Ketegangan pun tak bisa disembunyikan para peserta.

"Masuk ke babak eliminasi tuh kayak udah bikin tegang gitu," ungkap Bagas, peserta dari SD Fransiskus Pahoman Lampung.

Momen penentuan itu akhirnya dimenangkan oleh SD Fransiskus Pahoman Lampung yang sukses menjawab pertanyaan dengan benar. Hasil tersebut membuat mereka lolos dari ancaman eliminasi dan berhak melanjutkan perjuangan ke episode berikutnya.

3 Sekolah Bertarung di Babak Eliminasi

Babak terakhir menghadirkan tiga sekolah yang harus berjuang menyelamatkan langkah mereka, yakni SD Islam Khaira Ummah Padang, SDN 2 Manado, dan SDN Pucang 1 Sidoarjo.

Seluruh peserta tampil penuh semangat. Mereka saling berebut menekan bel dan berusaha menjawab secepat mungkin demi menghindari posisi terbawah yang berarti harus mengakhiri perjalanan di kompetisi.

Lalu, sekolah manakah yang akhirnya harus tersingkir pada episode perdana DANCOW Indonesia Cerdas Season 2?

Temukan jawabannya dengan menyaksikan langsung episode pertama DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 di Vidio. Jangan lupa juga memberikan dukungan untuk sekolah favoritmu melalui website www.akudankau.co.id/indonesia-cerdas, dan ikuti terus perjalanan para peserta menuju gelar juara musim ini.