Cara Membuat Kerupuk Udang Anti Gagal, Panduan Lengkap untuk Hasil Renyah & Gurih

0(0)

Pelajari cara membuat kerupuk udang anti gagal dengan panduan lengkap ini. Dapatkan tips praktis agar kerupuk renyah, gurih, dan mengembang sempurna.

Diterbitkan 25 Juni 2026, 09:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak suka kerupuk udang? Camilan renyah dan gurih ini selalu menjadi favorit keluarga, baik sebagai pelengkap menu makan utama maupun teman santai di sore hari. Rasanya yang khas dan teksturnya yang ringan membuat kerupuk udang tidak pernah sepi peminat.

Namun, banyak orang merasa ragu untuk membuatnya sendiri di rumah karena takut gagal. Seringkali, hasil kerupuk justru keras, bantat, tidak mengembang, atau bahkan cepat gosong saat digoreng. Padahal, dengan teknik yang benar, siapa pun bisa membuat kerupuk udang berkualitas layaknya buatan pabrik.

Artikel ini akan membagikan panduan lengkap cara membuat kerupuk udang anti gagal, mulai dari pemilihan bahan yang tepat, langkah demi langkah pengolahan, hingga rahasia menggoreng agar hasilnya mengembang sempurna dan super renyah. Simak penjelasannya sampai tuntas berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (25/6/2026).

Mengapa Kerupuk Udang Sering Gagal?

Kegagalan dalam membuat kerupuk udang biasanya bukan disebabkan oleh nasib buruk, melainkan ketidaksesuaian pada proses teknis. Penyebab paling umum adalah adonan yang terlalu lembek akibat kelebihan air, atau justru terlalu keras sehingga sulit diiris tipis. Jika proses pengukusan kurang matang, adonan bagian dalam akan tetap mentah dan membuat hasil akhir menjadi tidak renyah.

Selain itu, tahap pasca-pengukusan sering kali diabaikan. Pengirisan yang tidak tipis dan tidak seragam akan membuat kerupuk matang secara tidak merata. Kesalahan krusial lainnya adalah pengeringan yang kurang sempurna, di mana kerupuk masih menyimpan kadar air tinggi, sehingga saat digoreng ia tidak bisa mekar dengan maksimal.

Terakhir, suhu minyak saat menggoreng memegang peranan vital. Kesalahan kecil dalam mengontrol suhu, seperti api yang terlalu besar, bisa berakibat fatal pada rasa dan tekstur. Oleh karena itu, mengikuti langkah-langkah secara disiplin adalah kunci sukses agar usaha Anda membuahkan hasil yang memuaskan.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Membuat kerupuk yang sukses memerlukan ketelitian dalam takaran. Pastikan Anda menggunakan bahan-bahan segar berkualitas tinggi, terutama udang, karena udang segar memberikan rasa gurih alami yang jauh lebih kuat dibandingkan udang yang sudah lama.

Berikut adalah daftar bahan yang perlu Anda siapkan dengan takaran yang pas:

  • 500gr tepung tapioka
  • 2pp gr udang segar (dihaluskan)
  • 300ml air
  • 5 siang bawang putih (dihaluskan)
  • 1 sdt garam
  • ¼ sdt Micin/MSG (opsional)
  • ½ sdt soda kue (pengembang)

Tips: Bawang putih yang dihaluskan dengan sempurna akan memberikan aroma sedap yang khas, sementara soda kue berfungsi sebagai bahan pengembang yang krusial bagi tekstur kerupuk.

Langkah-Langkah Membuat Kerupuk Udang Anti Gagal

Menghasilkan kerupuk yang sempurna memerlukan ketelatenan dalam mengikuti setiap tahap. Jangan terburu-buru, terutama pada proses menguleni dan mengeringkan, karena kedua tahap ini sangat menentukan kerenyahan akhir kerupuk Anda.

  1. Menyiapkan Adonan: Campurkan tepung tapioka, garam, micin, bawang putih halus, udang halus, dan soda kue dalam sebuah wadah besar. Pastikan semua bahan kering dan bumbu tercampur rata agar rasa kerupuk seragam di setiap gigitan.
  2. Menambahkan Air Panas: Didihkan air hingga benar-benar panas, lalu tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil terus diaduk. Jangan menuang seluruh air sekaligus untuk menghindari adonan menjadi terlalu lembek.
  3. Menguleni Adonan: Setelah adonan mulai menyatu, uleni dengan tangan. Hati-hati karena adonan masih panas. Jika adonan masih terasa keras, tambahkan air hangat atau dingin sedikit demi sedikit hingga adonan mencapai tekstur kalis (tidak lengket di tangan).
  4. Membentuk dan Membungkus dengan Daun Pisang: Bagi adonan menjadi dua bagian. Olesi daun pisang dengan sedikit minyak agar tidak lengket, kemudian bulatkan adonan dan bungkus dengan rapat.
  5. Mengukus Adonan: Kukus adonan yang telah dibungkus selama 1 jam. Pastikan kukusan sudah dipanaskan terlebih dahulu dan air sudah mendidih agar adonan matang sempurna hingga ke bagian dalam.
  6. Mendinginkan dan Menyimpan di Kulkas: Setelah matang, dinginkan adonan, lalu masukkan ke dalam kulkas semalaman (minimal 12 jam). Proses pendinginan ini sangat penting agar adonan menjadi padat dan lebih mudah diiris tipis.
  7. Mengiris Tipis-Tipis: Keluarkan adonan dari kulkas, lalu iris menggunakan pisau yang tajam. Ingat, semakin tipis irisan yang Anda buat, semakin renyah hasil kerupuk setelah digoreng.
  8. Menjemur hingga Kering: Jemur irisan kerupuk di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Kerupuk yang kering sempurna adalah syarat mutlak agar ia mengembang maksimal saat digoreng.

Tips Menggoreng Kerupuk Udang agar Mengembang dan Renyah

Proses menggoreng adalah tahap penentu akhir. Minyak yang tidak pas suhunya atau teknik yang salah akan membuat kerupuk gagal mekar dan teksturnya menjadi keras.

  • Pastikan kerupuk benar-benar kering: Kerupuk yang lembap tidak akan mengembang dengan baik. Jika terasa lembap, jemur sebentar sebelum digoreng.
  • Gunakan minyak yang cukup banyak: Minyak harus mampu merendam seluruh permukaan kerupuk agar panas terdistribusi merata.
  • Atur suhu minyak dua tahap: Panaskan dengan api sedang, lalu kecilkan setelah minyak panas. Anda juga bisa mencoba merendam kerupuk dalam minyak dingin selama 5–10 menit sebelum menyalakan api kecil untuk hasil yang lebih stabil.
  • Goreng sedikit demi sedikit: Jangan memasukkan banyak kerupuk sekaligus agar masing-masing keping memiliki ruang untuk mengembang.
  • Tekan kerupuk saat menggoreng: Segera tekan bagian tengah kerupuk dengan sutil saat mulai mekar agar ia tidak mengkerut dan mengembang rata.
  • Angkat saat berwarna kuning keemasan: Jangan tunggu sampai cokelat tua karena rasa akan menjadi pahit. Tiriskan dalam posisi berdiri agar sisa minyak turun dan kerupuk tetap renyah.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Hindari kesalahan-kesalahan berikut agar usaha Anda tidak sia-sia:

  • Terlalu banyak air saat menguleni membuat adonan lembek dan sulit diiris dengan rapi.
  • Mengukus kurang dari 1 jam akan membuat bagian dalam adonan masih mentah.
  • Mengiris terlalu tebal mengakibatkan kerupuk keras dan tidak renyah saat dimakan.
  • Menjemur kurang kering akan membuat kerupuk bantat saat digoreng.
  • Menggunakan api terlalu besar menyebabkan kerupuk cepat gosong di luar namun masih mentah di dalam.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kerupuk Udang

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat kerupuk udang dari awal hingga siap goreng?

A: Prosesnya memakan waktu sekitar 1–2 hari karena meliputi pengukusan, pendinginan semalaman, penjemuran, dan penggorengan.

Q: Bolehkah menggunakan udang beku?

A: Boleh, tetapi pastikan udang dicairkan terlebih dahulu dan ditiriskan dengan baik agar tidak menambah kadar air pada adonan.

Q: Apa fungsi soda kue dalam adonan kerupuk udang?

A: Soda kue berfungsi sebagai pengembang agar kerupuk mengembang sempurna dan bertekstur renyah saat digoreng.

Q: Mengapa kerupuk saya keras setelah digoreng?

A: Kemungkinan karena irisan terlalu tebal, adonan kurang kalis, atau pengeringan kurang sempurna.

Q: Bagaimana cara menyimpan kerupuk udang agar tetap renyah?

A: Simpan dalam wadah kedap udara atau toples kaca yang tertutup rapat, hindari paparan udara lembap.

Q: Apakah bisa menggoreng kerupuk tanpa minyak banyak?

A: Tidak disarankan, karena minyak yang sedikit menyebabkan kerupuk tidak mengembang sempurna dan pinggirannya menjadi keras.

Q: Berapa lama kerupuk udang bisa bertahan?

A: Jika disimpan dalam wadah kedap udara, kerupuk udang bisa bertahan hingga 1–2 bulan dalam kondisi renyah.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu