Liputan6.com, Jakarta - Resep pumpkin salt bread kini semakin populer sebagai camilan kekinian yang memadukan tekstur renyah di luar dengan rasa lembut dan gurih di dalam. Perpaduan labu kuning yang manis alami dengan taburan garam di atas roti menciptakan sensasi rasa unik yang menggoda selera. Tak heran jika banyak orang mulai mencoba membuatnya sendiri di rumah karena selain lezat, tampilannya juga sangat menggugah selera.
Pumpkin salt bread ala rumahan cocok dijadikan teman minum teh atau kopi di sore hari. Aroma roti yang baru matang dipadukan dengan warna keemasan khas pumpkin membuat siapa saja sulit menolak kelezatannya. Menariknya lagi, bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah ditemukan, sehingga cocok dicoba bahkan oleh pemula yang baru belajar membuat roti.
Selain rasanya yang nikmat, pumpkin salt bread juga menawarkan pengalaman membuat camilan homemade yang menyenangkan. Proses menguleni adonan hingga memanggang roti bisa menjadi aktivitas seru bersama keluarga di rumah. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa menghasilkan roti gurih dengan tekstur empuk dan lapisan luar renyah layaknya bakery favorit. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (17/05/2026).
Advertisement
Resep Pumpkin Salt Bread
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6125420/original/052000700_1779009587-Salt_Bread_1.jpg)
Bahan A (Adonan Utama):
- Tepung terigu protein tinggi: 250 gram
- Gula pasir: 30 gram
- Ragi instan: 4 gram
- Susu cair hangat: 150 ml
- Telur: 1 butir (opsional)
- Pumpkin puree (labu kuning yang dihaluskan): secukupnya, pastikan tidak terlalu berair
Bahan B (Tambahan):
- Butter: 10 gram
- Garam: 3 gram
Bahan Isian:
- Salted butter (mentega asin): 50–60 gram, potong memanjang menjadi 8–10 bagian
Bahan Topping:
- Sea salt (garam laut): secukupnya
- Air untuk spray
Cara Membuat:
- Campur dan Uleni Adonan: Masukkan tepung terigu, gula, dan ragi ke dalam mangkuk. Tambahkan butter leleh (jika menggunakan) dan susu hangat sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis elastis. Jika menggunakan telur, masukkan setelah bahan mulai menyatu.
- Istirahatkan Adonan Pertama: Tutup adonan dengan kain atau plastic wrap, lalu diamkan selama 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat.
- Bentuk Roti: Kempiskan adonan, lalu bagi menjadi 8–10 bagian. Pipihkan setiap bagian, lalu letakkan batang salted butter di tengahnya. Gulung dan bentuk menyerupai tear drop atau torpedo.
- Istirahatkan Adonan Kedua (Proofing): Susun adonan yang sudah dibentuk di loyang, tutup kembali, dan diamkan selama 30 menit atau hingga ukurannya mengembang dua kali lipat.
- Panggang Roti: Semprot permukaan adonan menggunakan air, lalu taburi sea salt secukupnya di atas roti. Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat Celsius api atas dan 220 derajat Celsius api bawah selama 15–20 menit menggunakan blower, hingga matang dan berwarna keemasan.
- Sajikan: Pumpkin Salt Bread siap untuk disajikan selagi hangat.
Advertisement
Tips Membuat Salt Bread Renyah dan Teksturnya Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6125421/original/065053100_1779009587-Salt_Bread_3.jpg)
Untuk menghasilkan salt bread yang renyah di luar dan lembut di dalam dengan tekstur sempurna, beberapa tips penting perlu diperhatikan. Kualitas bahan dan teknik pengolahan yang tepat adalah kunci keberhasilan.
- Gunakan pumpkin puree yang tidak terlalu berair agar tekstur adonan tetap pas, serta pilih butter berkualitas tinggi untuk rasa yang lebih creamy dan harum.
- Pastikan adonan diuleni hingga benar-benar kalis elastis agar hasil roti lembut dan berserat, karena proses menguleni yang cukup penting untuk mengembangkan gluten pada tepung.
- Hindari menambahkan terlalu banyak tepung saat membentuk adonan agar roti tidak keras, dan gunakan air es atau air dingin untuk menjaga suhu adonan tetap rendah yang ideal untuk fermentasi dan tekstur yang baik.
- Semprotkan air pada permukaan roti sebelum dipanggang untuk menciptakan uap di dalam oven (oven spring) yang membuat kerak roti tipis dan renyah.
- Taburkan sea salt secukupnya di atas roti sebelum dipanggang, sesuaikan jumlahnya agar rasa gurihnya tetap seimbang.
- Panaskan oven hingga suhu maksimal (sekitar 250°C) sebelum memasukkan roti, lalu turunkan suhu menjadi 200°C setelah 5 menit pertama pemanggangan.
- Terakhir, pastikan adonan benar-benar mengembang dua kali lipat sebelum dipanggang, karena proofing adalah kunci untuk roti yang mengembang sempurna.
Asal-Usul Salt Bread dan Perjalanan Popularitasnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6125422/original/082674000_1779009587-Ilustrasi_Salt_Bread__1_.jpg)
Salt bread yang juga dikenal sebagai Shio Pan di Jepang memiliki sejarah menarik sebelum menjadi jajanan populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Roti ini berakar dari Jepang dan mulai dikenal luas sejak pertengahan 2010-an. Roti ini pertama kali dijual oleh sebuah toko roti kecil bernama Pan no Mise di Prefektur Ehime, Shikoku, Jepang sekitar tahun 2003. Konsepnya sederhana, roti gulung lembut yang diperkaya mentega dan sentuhan asin dari garam. Saat dipanggang, mentega meleleh ke loyang dan membantu membentuk bagian bawah yang lebih renyah, menciptakan karakteristik buttery bottom yang khas.
Setelah berhasil memikat warga Jepang, salt bread kemudian populer di Korea Selatan pada awal 2020-an. Banyak kafe dan bakery di Korea Selatan, terutama di Seongsu-dong, Seoul, yang menawarkan salt bread, seperti Jayeondo Sogeumppang, yang menjadi pelopor tren ini. Popularitasnya menyebar di Korea melalui media sosial, terutama Instagram, berkat kombinasi rasa mentega yang gurih dan garam yang asin.
Popularitas salt bread tidak hanya terbatas di Jepang dan Korea, tetapi juga menyebar cepat ke Indonesia. Tren ini masuk melalui media sosial, terutama TikTok dan Instagram Reels, dengan visual roti keemasan yang menarik perhatian banyak orang. Efek FOMO (Fear of Missing Out) turut berperan dalam penyebaran tren ini, ketika satu toko roti mulai menjual salt bread dan ramai diulas, toko lain ikut membuatnya, menciptakan siklus viral yang terus berputar.
Â
Advertisement
Pertanyaan Seputar Resep Pumpkin Salt Bread
- Apa itu pumpkin salt bread? Pumpkin salt bread adalah roti gurih dengan campuran labu kuning yang memiliki tekstur lembut dan rasa sedikit asin.
- Bagaimana cara membuat resep pumpkin salt bread yang empuk? Gunakan takaran cairan yang tepat dan uleni adonan hingga kalis agar roti tetap empuk.
- Apakah pumpkin salt bread bisa dibuat tanpa oven? Ya, pumpkin salt bread bisa dibuat menggunakan teflon atau kukusan dengan hasil tetap lezat.
- Jenis labu apa yang cocok untuk resep pumpkin salt bread? Labu kuning matang yang teksturnya lembut sangat cocok digunakan untuk membuat pumpkin salt bread.
- Berapa lama proses fermentasi adonan pumpkin salt bread? Biasanya adonan difermentasi sekitar 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat.
- Apakah pumpkin salt bread cocok dijadikan camilan? Ya, pumpkin salt bread cocok dijadikan camilan karena rasanya gurih dan mengenyangkan.
- Bagaimana cara menyimpan pumpkin salt bread agar tetap lembut? Simpan roti dalam wadah tertutup rapat agar teksturnya tetap lembut dan tidak cepat kering.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124102/original/099485600_1779008315-Salt_Bread_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1712518/original/067931200_1505624027-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517898/original/066400300_1772442766-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4736694/original/039858100_1707259776-AP24037324837076.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3214945/original/091194600_1597992177-TAHU_KRISPI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6096932/original/003901200_1778983174-000_B3232GE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502160/original/093627500_1770970440-Gemini_Generated_Image_a5n61xa5n61xa5n6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6102452/original/016280000_1778988285-Cara_Efektif_Menyimpan_Beras_25_Kg_Agar_Tidak_Berkutu_2.jpg)