Liputan6.com, Jakarta - Resep bakpao tanpa ulen anti gagal menjadi pilihan praktis bagi pemula yang ingin membuat bakpao sendiri di rumah tanpa proses rumit. Metode ini lebih sederhana karena adonan tidak perlu diuleni terlalu lama, tetapi tetap menghasilkan tekstur lembut dan mengembang.
Banyak orang mulai mencoba resep bakpao tanpa ulen anti gagal karena bahan yang digunakan mudah ditemukan dan langkah pembuatannya cukup sederhana. Selain hemat waktu, cara ini juga cocok bagi yang ingin membuat camilan homemade dengan hasil tetap empuk.
Dengan mengikuti resep bakpao tanpa ulen anti gagal, proses membuat bakpao bisa terasa lebih mudah dan menyenangkan. Isian pun dapat disesuaikan dengan selera, mulai dari cokelat, kacang hijau, hingga ayam atau abon untuk variasi rasa yang berbeda.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep bakpao tanpa ulen anti gagal, Senin (11/5/2026).
Resep Bakpao Tanpa Ulen Anti Gagal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384515/original/066579500_1539673228-bakpao_deluxtrade.jpg)
Bahan-Bahan Bakpao:
- 300 gram tepung terigu protein rendah
- 15 gram tepung tapioka
- 70 gram gula halus
- 1 sendok teh ragi instan
- 1 sendok makan mentega putih
- 1/2 sendok teh baking soda
- 150 ml susu cair atau air
- Pewarna makanan secukupnya (opsional)
- Alas bakpao secukupnya
- Isian sesuai selera, seperti cokelat, abon, selai, atau kacang hijau
Cara Membuat Bakpao Tanpa Ulen
1. Campurkan Bahan Kering
Masukkan tepung terigu, tepung tapioka, gula halus, baking soda, dan ragi instan ke dalam wadah besar. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
2. Tambahkan Cairan
Tuang susu cair atau air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mulai menyatu dan kalis.
3. Masukkan Mentega Putih
Tambahkan mentega putih ke dalam adonan, lalu aduk hingga tercampur rata. Uleni sebentar saja sampai adonan terasa lembut dan tidak lengket di tangan.
4. Diamkan Adonan
Tutup adonan menggunakan kain bersih atau plastik wrap, lalu diamkan selama 15–20 menit agar adonan lebih lentur.
5. Bagi dan Bentuk Adonan
Bagi adonan masing-masing sekitar 45 gram, kemudian bulatkan hingga permukaannya halus dan rapi.
6. Istirahatkan Kembali
Diamkan adonan yang sudah dibulatkan selama kurang lebih 10 menit agar teksturnya lebih rileks dan mudah dibentuk.
7. Beri Isian
Pipihkan adonan, lalu isi dengan bahan sesuai selera seperti cokelat, abon, atau selai. Tutup rapat agar isian tidak keluar saat dikukus.
8. Diamkan Hingga Mengembang
Jika ingin, tambahkan sedikit pewarna makanan untuk hiasan. Setelah itu, diamkan bakpao sekitar 1 jam hingga adonan mengembang.
9. Kukus Bakpao
Panaskan kukusan terlebih dahulu. Kukus bakpao selama sekitar 7 menit dengan api sedang. Lapisi tutup kukusan menggunakan kain agar uap air tidak menetes ke permukaan bakpao.
Advertisement
Tips Rahasia Bakpao Lembut dan Mengembang Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672246/original/057950400_1778473144-bakpao.jpg)
Mengutip buku berjudul Betty’S Bake - 55 Resep Cookies, Cake Kue Dan Roti Hits di Instagram (2023) oleh Betty Cenn, berikut tips membuat bakpao:
- Bakpao idealnya dikonsumsi selagi hangat, jika sudah pada suhu ruang, bisa dipanaskan terlebih dahulu.
- Tepung bakpao bisa diganti dengan tepung terigu protein rendah tapi pasti beda hasilnya tidak bisa selembut jika pakai tepung bakpao.
- Proofing bakpao jangan lama, jika dipencet dia balik kembali tanda sudah boleh dikukus.
- Jika over proof bakpao akan keriput, jika under proof bakpao akan keras.
- Adonan bakpao wajib kalis elastis atau windowpane.
Agar hasil bakpao tanpa ulen semakin lembut, empuk, dan mengembang cantik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat proses pembuatan, yaitu:
1. Pastikan Ragi Masih Aktif
Ragi menjadi salah satu kunci utama agar bakpao dapat mengembang sempurna. Sebelum digunakan, Anda bisa mengecek keaktifan ragi dengan mencampurkannya bersama sedikit air hangat dan gula.
Diamkan sekitar 5 menit hingga muncul busa atau gelembung. Jika ragi tidak berbuih, sebaiknya gunakan ragi baru agar hasil bakpao tidak gagal.
2. Gunakan Tepung yang Tepat
Tepung terigu protein rendah sangat dianjurkan untuk menghasilkan tekstur bakpao yang lembut dan warna yang lebih putih. Jika ingin tekstur lebih empuk, beberapa orang juga mencampurkan sedikit tepung protein tinggi.
Perpaduan jenis tepung yang tepat membantu adonan menjadi lebih elastis tanpa membuat bakpao terasa keras.
3. Tambahkan Emulsifier agar Lebih Lembut
Penggunaan emulsifier seperti SP, ovalet, atau TBM dapat membantu tekstur bakpao menjadi lebih halus dan lembut. Bahan ini juga membantu adonan lebih stabil saat proses fermentasi dan pengukusan.
Meski opsional, emulsifier cukup membantu terutama bagi pemula yang ingin hasil bakpao lebih maksimal.
4. Perhatikan Suhu Air
Gunakan air hangat kuku saat mencampur ragi, bukan air panas. Air yang terlalu panas dapat membuat ragi mati sehingga adonan gagal mengembang.
Sebaliknya, air yang terlalu dingin juga dapat memperlambat proses fermentasi adonan.
5. Jangan Terlalu Lama Mengukus
Bakpao yang dikukus terlalu lama berisiko menjadi keriput dan kurang menarik. Untuk ukuran sedang, waktu sekitar 7–10 menit dengan api sedang biasanya sudah cukup.
Hindari menggunakan api terlalu besar karena uap panas berlebih dapat membuat permukaan bakpao tidak mulus.
6. Lapisi Tutup Kukusan dengan Kain
Saat mengukus, lapisi tutup panci menggunakan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan bakpao. Tetesan air dapat membuat kulit bakpao menjadi basah dan keriput.
Cara sederhana ini membantu bakpao tetap mulus dan cantik setelah matang.
7. Perhatikan Waktu Fermentasi
Fermentasi yang terlalu sebentar membuat bakpao kurang mengembang, sedangkan fermentasi berlebihan dapat membuat teksturnya mudah kempis. Karena itu, diamkan adonan sesuai waktu yang dianjurkan agar hasilnya pas.
Adonan yang mengembang dengan baik biasanya terasa lebih ringan dan lembut saat disentuh.
8. Baking Powder Membantu Adonan Mengembang
Selain ragi, baking powder juga berfungsi membantu bakpao mengembang lebih maksimal. Bahan ini menghasilkan gas karbon dioksida yang membuat tekstur bakpao lebih empuk dan ringan.
Kombinasi ragi dan baking powder akan membantu menghasilkan bakpao yang lembut serta anti bantat.
Pertanyaan Seputar Topik
Berapa lama waktu mengukus bakpao?
Bakpao umumnya dikukus selama 10-20 menit, tergantung ukuran. Namun, untuk resep tanpa ulen ini, waktu kukus yang disarankan adalah sekitar 7 menit.
Mengapa bakpao tidak mengembang?
Bakpao tidak mengembang bisa disebabkan oleh ragi yang tidak aktif, suhu air yang terlalu panas atau dingin saat mencampur ragi, waktu fermentasi yang kurang atau berlebihan, atau uap kukusan yang tidak stabil.
Apa fungsi baking powder pada bakpao?
Baking powder membantu adonan mengembang lebih maksimal dengan menghasilkan gas karbon dioksida.
Bagaimana cara menyimpan bakpao agar tetap lembut?
Bakpao dapat disimpan di suhu ruang selama satu hari, di lemari es hingga 3-5 hari, atau di freezer hingga 1-2 bulan dengan dibungkus rapat.
Apa perbedaan bakpao dan mantau?
Bakpao memiliki isian di dalamnya, sementara mantau adalah roti kukus tanpa isian. Tekstur bakpao lebih empuk dan berongga, sedangkan mantau lebih padat dan kenyal.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4716377/original/080053600_1705304282-steamed-dumpling-chinese-bun.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782192/original/051454100_1782879614-17716649423403945938.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539517/original/013909000_1774602806-resep_bolu_kukus_1_telur_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776334/original/086295200_1782875021-7432643458834754792.jpeg)