Liputan6.com, Jakarta - Kisah Punch, bayi monyet di sebuah kebun binatang di Jepang, menjadi viral di mana-mana. Tak hanya membangkitkan minat kunjungan ke Kebun Binatang Ichikawa, viralnya Punch juga membuat IKEA kecipratan rezeki nomplok.
Boneka orang utan yang dipeluk Punch menjadi sorotan luas. Perusahaan yang memproduksi boneka bernama resmi Djungelskog itu menyampaikan bahwa pihaknya melihat minat yang 'belum pernah terjadi sebelumnya' dan penjualan yang 'jauh lebih tinggi dari biasanya.'
"Akibatnya, produk tersebut saat ini kehabisan stok di beberapa pasar, termasuk Jepang dan Amerika Serikat," kata Ingka Group, perusahaan induk yang mengendalikan sebagian besar toko IKEA, pada AFP, dikutip Rabu (25/2/2026).
Advertisement
Laporan senada juga disampaikan USA Today. Menurut publikasi tersebut, IKEA sebelumnya mengunggah foto Punch yang memeluk boneka orangutan dengan keterangan, "Kita SEMUA adalah keluarga Punch sekarang."
Sebelum insiden Punch ditolak kawasan monyet terjadi, toko furnitur asal Swedia tersebut menyumbangkan boneka binatang mereka untuk Punch dan hewan-hewan lain di kebun binatang tersebut. Itu terlihat dari unggahan Wali Kota Ichikawa, Ko Tanaka, pada 17 Februari 2026, di X yang berfoto bersama Presiden IKEA Jepang, Petra Färe.
Tak lama setelah itu, boneka seharga 19,99 dolar AS (sekitar Rp 335 ribu) tersebut laris manis. IKEA bahkan tak lagi menyediakan boneka itu di laman daringnya.
Dijual Lagi dengan Harga Tinggi di e-Bay
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
Karena mainan tersebut kini tidak lagi tersedia secara online, para penjual kembali menaikkan harganya. USAÂ Today menemukan beberapa iklan mainan tersebut di eBay dengan harga yang naik berkali-kali lipat.
Beberapa iklan dimulai dari 100 dolar AS hingga mencapai 384 dolar AS. Meski harganya tak masuk akal, iklan penawaran boneka orang utan seharga 100 dolar AS tetap menarik peminat hingga laku terjual.Â
Situasi serupa juga terjadi di Australia. Menurut eBay Australia, iklan Djungelskog meningkat sebesar 650 persen antara Januari dan Februari tahun ini, dan telah dijual dengan harga antara 33─175 dolar Australia, mengutip The Guardian.
Seorang juru bicara IKEA Australia mengatakan terjadi peningkatan penjualan Djungelskog lebih dari 200 persen dalam seminggu terakhir, dengan lebih dari 990 unit terjual di seluruh toko di Australia dan secara online.
"Seiring perhatian global terus meningkat seputar kisah luar biasa Punch, boneka orang utan ikonis kami kini mengalami permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata mereka. "Para penggemar harus segera membelinya karena terjual dengan cepat."
Advertisement
Picu Protes Lembaga Aktivis Hak Hewan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509412/original/005117000_1771703636-Bayi_Monyet.jpg)
Kisah Punch yang ditinggalkan induk dan ditolak monyet lainnya itu juga menarik perhatian lembaga advokasi hak hewan, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA). Kritik pedas ditujukan kepada kebun binatang.
"Kebun binatang bukanlah suaka—itu adalah tempat di mana hewan dikurung, dirampas otonominya, dan ditolak lingkungan kompleks dan kehidupan sosial yang akan mereka miliki di alam liar," kata Direktur PETA Asia, Jason Baker, dalam sebuah pernyataan.
"Apa yang sebagian orang sebut 'lucu' sebenarnya adalah sekilas tentang trauma seekor primata muda yang sangat sosial yang menghadapi isolasi dan kehilangan," sambungnya.
"Sampai fasilitas-fasilitas tersebut berhenti memperlakukan makhluk hidup sebagai objek wisata, hewan seperti Punch akan terus menderita dalam penangkaran," kata Baker, menyerukan agar Punch dipindahkan ke "suaka yang bereputasi baik, di mana ia dapat hidup di lingkungan yang lebih alami".Â
Antrean Panjang Pengunjung Kebun Binatang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509413/original/042022000_1771703490-Boneka_Orangutan.jpg)
Selama liburan panjang akhir pekan di Jepang, para penggemar mengantre hingga satu jam untuk melihat sekilas Punch, kata kebun binatang Ichikawa dalam sebuah unggahan di X, dengan lebih dari 5.000 pengunjung tercatat pada Senin, 23 Februari 2026.
Kebun binatang tersebut mengatakan telah membuat "zona terbatas" di sekitar sebagian kandang monyet untuk mengurangi stres pada hewan-hewan tersebut. Sejumlah besar orang telah bertanya bagaimana mereka dapat menyumbangkan uang tunai atau barang, tambahnya.
Dalam pembaruan tentang keadaan Punch pada Minggu, 22 Februari 2026, kebun binatang tersebut mengatakan bahwa ia "dirawat dengan cermat oleh dua monyet dan secara bertahap beradaptasi dengan kelompok tersebut".
Punch lahir pada 26 Juli 2025 dengan berat sekitar 500 gram. Kini, berat Punch telah mencapai sekitar 2 kg. Meski belum sepenuhnya mandiri dalam makan, ia terus menunjukkan perkembangan positif.Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512647/original/026082000_1771989475-000_98AX3CQ.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/342404/original/077297200_1734360117-IMG_3333.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245826/original/027174100_1749397795-ec359710-b4bc-49ba-9763-60574750cff6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975756/original/025526900_1648297450-weverse_media_b96ddd1892194f0dad9e52185b1c6cc7605.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510256/original/070909300_1771823832-pexels-shameel-mukkath-3421394-5817525.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314508/original/012967400_1675648340-Cap_Go_Meh_Bogor-IQBAL_12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513366/original/077438000_1772010597-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509040/original/067858700_1771650546-Telur_Ceplok_Kuah_Kecap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512653/original/033998800_1771989480-BTS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5375038/original/021267400_1759909432-pexels-dee-dave-60341237-8017999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512529/original/033414100_1771984795-unnamed.jpg)