Liputan6.com, Jakarta - Paul Costelloe, desainer pribadi mendiang Putri Diana, meninggal dunia di usia 80 tahun. Desainer Irlandia-Amerika itu dan ikon mode London itu juga mendirikan rumah mode yang mengusung kain-kain mewah dan kreativitas. Ia bekerja di pusat kota London dan di sebuah pabrik manufaktur milik keluarga di wilayah Ancona, Italia tengah.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya Paul Costelloe setelah sakit sebentar," demikian pernyataan labelnya pada Minggu, 23 November 2025, dikutip NY Post. "Beliau dikelilingi oleh istri dan tujuh anaknya dan meninggal dunia dengan tenang di London."
Lahir di Dublin pada 1945, Costelloe adalah putra seorang penjahit yang membuat jas hujan di sebuah pabrik di distrik Rathmines di kota tersebut.
Advertisement
Ia memulai kariernya di industri ini di sekolah mode Chambre Syndicale de la Haute Couture di Paris, tetapi sejarah perusahaan menunjukkan bahwa ia belajar banyak dengan menyerap era desainer Emanuel Ungaro dan Pierre Cardin seperti yang ia pelajari di kelas. Costelloe memulai kariernya sebagai asisten desainer Jacques Esterel dan kemudian pindah ke Milan untuk bekerja di peritel Inggris Marks & Spencer ketika ia mencoba menembus pasar Italia.
Meskipun upaya itu tidak berhasil, ia tetap tinggal di Milan untuk bekerja di department store mewah La Rinascente. Costelloe kemudian pindah ke Amerika Serikat, tempat ia bekerja sebagai desainer untuk label Anne Fogarty.
Pertemuan Pertama Paul Costelloe dengan Putri Diana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421491/original/093798300_1763911422-000_84UF8WE.jpg)
Ia kemudian mendirikan perusahaannya sendiri, dan kini perusahaan tersebut menawarkan beragam koleksi, termasuk pakaian wanita, pakaian pria, tas, dan aksesori. Pada 1983, Costelloe diangkat menjadi desainer pribadi Putri Diana—sebuah hubungan yang berlanjut hingga kematiannya pada Agustus 1997.
Hubungan Costelloe dengan Kerajaan Inggris dimulai ketika salah satu dayang Diana melihat desainnya dan mengatur pertemuan, ungkap sang desainer kepada penyiar Irlandia RTE awal tahun ini. "Saya memandang Hyde Park dan berkata: 'Ya Tuhan, inilah dia, Paul, kau berhasil!'" kenang Costelloe.
Berita itu keluar hanya berjarak beberapa hari dari perilisan patung lilin Putri Diana yang berbalut gaun balas dendam pada Kamis, 20 November 2025. Patung itu dipajang di Museum Grevin, Paris, Prancis.
Gaun balas dendam Putri Diana merujuk pada gaun hitam ramping yang dikenakannya pada malam yang sama ketika Raja Charles -saat itu masih bergelar Pangeran Wales- mengaku di televisi nasional bahwa ia telah berselingkuh. Gaun itu dikenakan Diana untuk menghadiri acara amal di Galeri Serpentine London pada Juni 1994.
Advertisement
Tampilan Lengkap Patung Lilin Putri Diana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420350/original/045452600_1763769447-000_84L42ZQ.jpg)
Sama seperti penampilannya 31 tahun lalu, patung lilin Putri Diana juga dilengkapi dengan perhiasan mutiara, tas tangan hitam, stoking, dan sepatu hak tinggi. Patung tersebut menampilkan tatapan penuh arti dari balik bahunya dengan senyum lembut, sebuah gerakan yang akan dilakukan Diana, dan diresmikan pada tanggal yang sangat mengharukan.
Mengutip People, Sabtu, 22 November 2025, Museum Grévin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tanggal peresmian patung tersebut bertepatan dengan peringatan 30 tahun penayangan wawancara Panorama Putri Diana.
Pada November 1995, saat berpisah dari Charles, Diana berterus terang kepada Martin Bashir dari BBC dalam sebuah wawancara yang direkam di Istana Kensington, tentang perjuangannya di keluarga kerajaan dan apa yang ia bayangkan akan terjadi di masa depan.
Sebuah kalimat yang menarik perhatian dalam percakapan tersebut adalah pernyataannya, "Yah, kami bertiga dalam pernikahan ini, jadi agak ramai," merujuk pada perselingkuhan Pangeran Charles dengan Camilla Parker Bowles yang bertepatan dengan pernikahannya sendiri dengan pewaris takhta tersebut.Â
Kontroversi Wawancara Putri Diana dan BBC
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420351/original/083830200_1763769447-000_84L38KG.jpg)
Pada 2021, penyelidikan resmi menetapkan bahwa Bashir menggunakan "metode curang" untuk mengamankan wawancara Panorama dengan Diana. Wawancara yang disaksikan 22,8 juta orang di Inggris dan disiarkan tiga tahun setelah Pangeran Charles dan Putri Diana berpisah, digambarkan para komentator saat itu sebagai "bom" yang menghancurkan citra keluarga Kerajaan Inggris yang "harmonis, peduli, dan bersatu."
Kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, serta saudara laki-laki Diana, Charles Spencer, mengecam hal itu. BBC pun harus meminta maaf dan membayar ganti rugi kepada Alexandra Pettifer, yang dikenal sebagai Tiggy, karena dituduh berselingkuh dengan Pangeran Charles sebagai konsekuensi untuk mengamankan wawancara eksklusif dengan Putri Diana.Â
Waktu peresmian juga bertepatan dengan perilisan buku baru, Dianarama karya Andy Webb, yang diterbitkan di Inggris pada 20 November 2025 dan akan dirilis di AS pada 25 November 2025. Selagi biografi kerajaan ini mengeksplorasi bagaimana kekecewaan di balik wawancara Panorama mengarahkan Diana pada jalan yang berakhir di Paris.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1332529/original/000908700_1472557204-160828_Putri_Diana_Tak_Pernah____Mati____Infografis_Abdillah.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421490/original/054067500_1763911422-000_84UF6G4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1332663/original/071566700_1472561921-putri-diana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261666/original/017552200_1671070721-Manisnya_Bromance_Achraf_Hakimi_dan_Kylian_Mbappe-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258628/original/088603400_1781393943-000_B6Y748U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525952/original/085462100_1773103297-000_A2K699M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481032/original/020409200_1769074145-000_93J42D4.jpg)