Liputan6.com, Jakarta Kelezatan kuliner tradisional Indonesia tidak pernah habis untuk dieksplorasi, terutama saat berbicara tentang gorengan khas dari Kalimantan Barat. Salah satu sajian populer yang selalu berhasil memanjakan lidah adalah resep bakwan udang Pontianak, makanan renyah beraroma udang segar serta bumbu rempah yang menggoda. Dari tampilan keemasan hingga tekstur lembut di bagian dalam, setiap potongan menghadirkan kenikmatan otentik yang sulit dilupakan oleh para pencinta kuliner.
Menyiapkan resep bakwan udang Pontianak di rumah sebenarnya tidak sulit, asalkan takaran bahan seimbang dan suhu minyak dijaga agar tetap stabil. Saat digoreng dalam minyak panas, adonan akan mengembang perlahan dan berubah warna menjadi keemasan yang menggugah selera. Proses sederhana ini menyimpan kehangatan tradisi kuliner daerah yang diwariskan dari generasi ke generasi, membuktikan bahwa cita rasa rumahan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi setiap orang.
Popularitas resep bakwan udang Pontianak kini semakin meluas hingga menjadi menu andalan di berbagai kedai kopi, pasar malam, maupun restoran modern. Camilan ini disukai berbagai kalangan karena cocok disantap kapan saja, baik sebagai teman minum teh sore maupun lauk pendamping nasi hangat. Kombinasi kerenyahan tepung, kelembutan daging udang, serta aroma rempah menciptakan harmoni rasa yang membuat siapa pun ingin menambah porsi. Tak heran, kelezatan sederhana dari sajian ini tetap bertahan di tengah arus modernisasi kuliner Indonesia.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (12/11/2025).
Resep Bakwan Udang Pontianak Otentik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410617/original/053917800_1762938623-bakwan_udng.jpg)
Hidangan gorengan tradisional satu ini memiliki cita rasa gurih yang berpadu renyah di luar dan lembut di dalam. Adonan tepung yang berpadu dengan santan serta kucai menciptakan aroma khas yang menggoda, sedangkan topping seperti telur puyuh, salami, dan udang rebon menambah kelezatan yang unik. Tak hanya itu, kehadiran sambal pedas asam manis menjadikan sajian ini sempurna untuk disantap kapan pun.
Bahan untuk Adonan Dasar
Untuk menghasilkan tekstur bakwan yang empuk di bagian dalam serta garing di permukaan luar, diperlukan takaran bahan yang seimbang antara tepung, cairan, dan bumbu. Berikut komposisi adonan yang direkomendasikan:
- 180 gram tepung terigu protein sedang sebagai bahan utama pembentuk struktur adonan yang tidak terlalu keras dan tetap lembut setelah digoreng.
- 45 gram tepung beras, berfungsi memberikan tekstur renyah pada lapisan luar bakwan.
- 30 gram tepung maizena, berguna untuk menambah kekenyalan dan membantu adonan mengikat lebih baik.
- ¼ sendok teh merica bubuk untuk memberikan aroma hangat dan rasa gurih alami.
- 1½ sendok teh garam, menyeimbangkan rasa dasar adonan.
- 1 sendok teh kaldu jamur, memberikan tambahan cita rasa umami tanpa harus menggunakan MSG.
- ½ sendok teh baking powder, agar adonan mengembang ringan saat digoreng dan tidak terlalu padat.
- 1 ikat kucai segar, diiris tipis agar memberikan aroma khas serta warna hijau alami pada adonan.
- 400 ml air, digunakan untuk melarutkan bahan kering dan menciptakan konsistensi adonan yang pas, tidak terlalu cair maupun terlalu kental.
- 80 ml santan, memberikan kelembutan dan rasa gurih khas yang membedakan bakwan Pontianak dari gorengan biasa.
- 3 siung bawang putih halus, memberikan aroma tajam serta cita rasa gurih yang lebih dalam.
- Semua bahan di atas sebaiknya disiapkan dalam suhu ruang agar adonan lebih mudah menyatu tanpa menggumpal.
Bahan untuk Topping
Topping pada bakwan khas Pontianak memberikan keunikan tersendiri karena kombinasi rasa laut, daging olahan, serta telur mini yang menghadirkan variasi tekstur:
- 10 gram udang rebon kering, memberikan rasa gurih laut yang kuat dan aroma khas saat digoreng.
- 4 lembar salami, dapat diganti dengan sosis atau daging asap sesuai selera, menambah cita rasa gurih dan sedikit smokey.
- 4 butir telur puyuh rebus, menambah kelezatan dan tampilan menarik pada permukaan bakwan.
- Topping ini bisa dikreasikan sesuai preferensi, namun kombinasi tersebut adalah ciri khas versi Pontianak yang populer.
Bahan untuk Sambal Pendamping
Sambal menjadi elemen penting yang menyempurnakan sensasi makan bakwan. Rasa pedas, asam, dan manis dari saus sambal membuat gorengan terasa lebih segar dan tidak mudah enek. Berikut bahan-bahan yang digunakan:
- 4 sendok makan saus sambal botolan untuk dasar rasa pedas.
- 4 sendok makan sambal Bangkok, memberikan sentuhan rasa asam manis khas Asia Tenggara.
- 2 siung bawang putih cincang halus, memberikan aroma kuat dan rasa gurih alami.
- 3 buah cabai merah keriting atau bisa diganti cabai rawit untuk tingkat kepedasan lebih tinggi.
- 1 sendok makan cuka masak, memberikan sensasi asam segar.
- ¼ sendok teh garam untuk penyeimbang rasa.
- ¼ sendok teh penyedap rasa opsional untuk memperkaya rasa sambal.
- 150 ml air, digunakan untuk mencairkan sambal sebelum dimasak hingga kental.
Â
Advertisement
Langkah-langkah Membuat Bakwan Khas Pontianak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410618/original/095370600_1762938623-udang_bakwan.jpg)
Membuat Adonan Dasar
- Siapkan wadah besar, lalu campurkan seluruh bahan kering seperti tepung terigu, tepung beras, maizena, garam, kaldu jamur, merica, dan baking powder.
- Setelah tercampur rata, tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mulai terbentuk. Tambahkan santan dan bawang putih halus, aduk kembali hingga tekstur adonan menjadi halus tanpa gumpalan.
- Terakhir, masukkan irisan kucai dan aduk perlahan hingga tercampur rata seluruhnya.
Membentuk dan Menggoreng Bakwan
- Panaskan minyak dalam wajan cukup banyak agar hasil gorengan merata. Ambil sendok sayur atau cetakan khusus bakwan, celupkan ke dalam minyak panas terlebih dahulu agar adonan tidak menempel.
- Tuang adonan ke dalam cetakan hingga setengah penuh, kemudian tambahkan topping seperti udang rebon, salami, atau telur puyuh di atasnya. Celupkan kembali cetakan ke dalam minyak panas, biarkan hingga bagian bawah mulai mengeras dan setengah matang.
- Setelah itu, lepaskan adonan dari cetakan dan lanjutkan menggoreng hingga berwarna kuning kecokelatan. Tiriskan di atas tisu dapur agar minyak berlebih terserap.
Membuat Sambal Pelengkap
- Untuk membuat sambalnya, campurkan semua bahan seperti saus sambal, sambal Bangkok, bawang putih, cabai, cuka, garam, penyedap, serta air ke dalam panci kecil.
- Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih dan teksturnya mulai mengental. Setelah matang, angkat dan biarkan sambal sedikit dingin sebelum disajikan.
- Tata bakwan goreng di piring saji, siram atau cocolkan ke dalam sambal pedas gurih. Kombinasi renyahnya gorengan dan pedas asam manis dari sambal memberikan sensasi rasa yang seimbang dan sangat menggugah selera.
Â
Â
Tips Membuat Bakwan Pontianak yang Lebih Sehat
Bakwan khas Pontianak dikenal sebagai salah satu gorengan lezat yang memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah di luar, serta lembut di bagian dalam. Kombinasi adonan tepung, santan, dan topping seperti udang rebon, telur puyuh, serta salami menjadikannya camilan yang menggugah selera. Meskipun rasanya begitu nikmat, banyak orang kini mulai mencari cara agar hidangan ini tetap lezat tanpa menimbulkan rasa bersalah dari sisi kesehatan. Oleh sebab itu, diperlukan sejumlah langkah cermat dalam memilih bahan, mengolah, dan menyajikan bakwan agar kandungan gizinya tetap seimbang serta lebih ramah bagi tubuh.
1. Gunakan Tepung Berkualitas dan Perbandingan yang Tepat
Salah satu kunci utama dalam menciptakan bakwan yang sehat terletak pada pemilihan tepung serta proporsinya. Hindari penggunaan tepung terigu secara berlebihan karena dapat membuat adonan menjadi terlalu padat dan menyerap banyak minyak saat digoreng. Sebaiknya kombinasikan tepung terigu protein sedang dengan sedikit tepung beras agar teksturnya tetap ringan serta renyah tanpa memerlukan banyak minyak. Untuk meningkatkan nilai gizi, Anda juga bisa menambahkan sedikit tepung oat atau tepung singkong sebagai alternatif yang lebih kaya serat. Kombinasi bahan tersebut tidak hanya menjaga tekstur renyah, tetapi juga membantu memperlambat penyerapan lemak dalam tubuh.
2. Kurangi Minyak dan Gunakan Metode Penggorengan Sehat
Minyak goreng memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir bakwan, tetapi penggunaannya perlu diperhatikan agar tidak berlebihan. Gunakan minyak baru yang berkualitas, bukan minyak bekas pakai, agar hasil gorengan lebih bersih dan tidak mengandung senyawa berbahaya. Jika ingin hasil yang lebih sehat, pertimbangkan untuk menggunakan teknik air fryer atau memanggang di oven. Cara ini akan mengurangi kadar lemak hingga lebih dari 50 persen tanpa mengorbankan kerenyahan. Selain itu, pastikan suhu minyak stabil pada kisaran 170–180°C agar bakwan matang merata tanpa menyerap minyak berlebih. Setelah digoreng, tiriskan di atas tisu dapur untuk menyerap sisa minyak sebelum disajikan.
3. Tambahkan Sayuran Segar ke dalam Adonan
Supaya lebih bergizi, jangan ragu untuk memperkaya adonan bakwan Pontianak dengan berbagai jenis sayuran segar. Kucai yang biasa digunakan bisa dikombinasikan bersama wortel parut, jagung manis, atau kecambah untuk memberikan variasi tekstur sekaligus menambah serat dan vitamin. Penambahan sayuran juga membuat bakwan terasa lebih ringan di perut serta membantu menurunkan kadar kalori per porsi. Selain itu, sayuran segar dapat mempercantik tampilan bakwan karena warna-warni alaminya, menjadikannya lebih menarik terutama bagi anak-anak yang biasanya sulit makan sayur.
4. Batasi Garam dan Bumbu Penyedap
Rasa gurih pada bakwan memang menggoda, tetapi konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Untuk mengurangi hal tersebut, kurangi takaran garam serta hindari penggunaan penyedap rasa sintetis. Sebagai gantinya, manfaatkan bahan alami seperti bawang putih, ketumbar, atau kaldu jamur bubuk non-MSG untuk menonjolkan rasa gurih alami. Jika ingin aroma lebih kompleks, tambahkan sedikit merica atau jahe halus yang memberikan sensasi hangat tanpa menambah kadar natrium.
5. Gunakan Sambal Pendamping yang Lebih Sehat
Sambal merupakan pasangan sempurna untuk bakwan Pontianak, tetapi sering kali mengandung banyak gula dan garam. Untuk versi yang lebih sehat, buat sambal rumahan dari bahan segar seperti cabai merah, bawang putih, dan tomat. Hindari penggunaan cuka buatan, ganti dengan perasan jeruk nipis agar rasanya tetap segar sekaligus menambah vitamin C. Gunakan sedikit minyak zaitun untuk menumis sambal agar teksturnya lebih lembut dan tidak terlalu berminyak. Hasilnya, sambal tetap pedas nikmat tetapi lebih ringan dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.
Â
Advertisement
FAQ Seputar Topik
Apa ciri khas utama bakwan udang Pontianak?
Ciri khasnya adalah bentuk bulat sempurna, penggunaan daun kucai sebagai sayuran utama, serta topping udang segar atau rebon yang melimpah.
Bagaimana cara membuat bakwan udang Pontianak agar renyah sempurna?
Kerenyahan didapatkan dari perpaduan tepung terigu, maizena, tepung beras, penggunaan air es, baking powder, dan penggorengan pada suhu minyak 80-90 derajat Celcius.
Bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat adonan bakwan udang Pontianak?
Bahan utama meliputi tepung terigu, maizena, tepung beras, air (air es), santan instan (opsional), margarin leleh (opsional), telur, baking powder, dan daun kucai.
Mengapa penting memanaskan cetakan bakwan sebelum menuangkan adonan?
Memanaskan cetakan bakwan dalam minyak panas mencegah adonan lengket dan membantu bakwan terlepas dengan mudah, menghasilkan bentuk bulat sempurna.
Dengan apa bakwan udang Pontianak paling nikmat disajikan?
Bakwan udang Pontianak paling nikmat disajikan hangat bersama sambal pedas manis khas Pontianak yang terbuat dari cabai rawit, bawang putih, udang rebon, dan bumbu lainnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3168275/original/099607700_1593673392-4-resep-dan-variasi-cara-membuat-bakwan-sederhana-dan-enak-kln.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)