7 Rekomendasi Makanan Khas Medan yang Wajib Dicoba, Ini Tempat Kuliner Legendarisnya

Jelajahi 10 rekomendasi makanan khas Medan yang wajib dicoba! Dari soto berempah, lontong unik, hingga durian legendaris, temukan cita rasa autentik kota ini.

Diterbitkan 02 September 2025, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Medan, ibu kota Sumatra Utara, bukan hanya terkenal sebagai kota perdagangan, tetapi juga sebagai destinasi wisata kuliner yang memikat. Julukan “Tanah Deli” yang melekat pada Medan menggambarkan betapa kaya budaya dan sejarah yang turut membentuk keragaman kulinernya. Wisatawan yang datang ke kota ini hampir selalu menyempatkan diri untuk mencicipi sajian khas yang autentik, baik di warung sederhana maupun restoran legendaris.

Sebagai melting pot, Medan menjadi tempat bertemunya beragam etnis seperti Batak, Melayu, Tionghoa, hingga India. Hal ini menjadikan sajian kulinernya penuh variasi, mulai dari masakan berkuah rempah, hidangan nasi lengkap, hingga jajanan pasar yang menggugah selera. Cita rasa yang dihadirkan tidak hanya unik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan tradisi yang panjang.

Bagi wisatawan, mencoba makanan khas Medan adalah cara terbaik untuk memahami budaya lokal. Tidak hanya soal rasa, kuliner Medan juga sarat dengan pengalaman: dari suasana rumah makan klasik yang penuh sejarah hingga jajanan kaki lima yang meriah. Berikut rekomendasi makanan khas Medan yang wajib dicoba dari Liputan6.com, berdasarkan rujukan dari TasteAtlas dan sumber kuliner lokal lainnya, Selasa (2/9/2025).

1. Babi Panggang Karo

Babi panggang atau lebih dikenal dengan istilah “Babi Panggang Karo” adalah salah satu hidangan ikonik khas Batak dari Sumatra Utara. Menurut TasteAtlas, daging babi biasanya dimarinasi dengan bumbu tradisional seperti jahe, bawang putih, lengkuas, dan kecap manis sebelum dipanggang. Sajian ini biasanya disajikan bersama nasi, sayur segar, darah babi yang dibumbui, serta sambal andaliman yang khas dengan rasa pedas menyengat dan sedikit getir. Hidangan ini kerap hadir dalam upacara adat Batak maupun pesta keluarga.

2. Arsik

Arsik adalah hidangan khas Batak Toba yang menggunakan ikan mas sebagai bahan utama. Ikan dimasak utuh dengan bumbu kuning pekat yang terdiri dari kunyit, bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, serta buah kecombrang. Menurut TasteAtlas, kunci cita rasa arsik terletak pada penggunaan andaliman, rempah khas Sumatra Utara yang memberikan sensasi pedas dan getir mirip lada Sichuan. Hidangan ini biasanya disajikan pada acara adat Batak, seperti pernikahan dan upacara keluarga.

3. Soto Medan

Soto Medan dikenal dengan kuah santannya yang kental, kaya rempah, dan berwarna kekuningan. Berbeda dengan soto dari daerah lain, soto Medan menggunakan santan sehingga menghasilkan cita rasa gurih. Topping-nya beragam, mulai dari ayam atau daging sapi, bihun, kentang goreng, telur rebus, hingga taburan bawang goreng. Rasa gurih berpadu dengan sambal pedas dan perasan jeruk nipis menjadikan sajian ini sempurna untuk disantap kapan saja.

4. Mie Aceh

Meskipun berasal dari Aceh, mie ini sangat populer di Medan karena kedekatan budaya dan geografis. Mie Aceh terkenal dengan bumbu kari yang kaya rempah, berpadu dengan mie kuning tebal dan topping berupa daging sapi, kambing, udang, atau kepiting. Ada tiga varian yang bisa dicoba: Mie Aceh Goreng, Mie Aceh Tumis, dan Mie Aceh Kuah. Rasanya pedas, kaya aroma rempah, dan sering disajikan dengan emping serta acar bawang.

5. Sate Kerang

Sate kerang adalah jajanan khas Medan yang unik. Berbeda dengan sate daging pada umumnya, sate kerang tidak dibakar, melainkan direbus atau dimasak dengan bumbu rempah seperti kunyit, ketumbar, serai, dan kecap manis sebelum ditusuk sate. Rasanya gurih pedas, cocok dinikmati sebagai camilan atau lauk pendamping nasi gurih. Sate kerang banyak ditemukan di warung kecil dan pasar tradisional di Medan.

6. Risoles

Risoles merupakan jajanan yang mendapat pengaruh Belanda. Kudapan ini berupa kulit tipis seperti crepe yang diisi dengan isian ayam, sayur, atau smoked beef dengan saus béchamel, lalu digoreng hingga renyah. Di Medan, risoles populer sebagai camilan sore hari atau hidangan dalam acara keluarga. Rasanya gurih, lembut di dalam, namun garing di luar.

7. Perkedel

Perkedel adalah gorengan berbahan dasar kentang tumbuk yang dicampur bumbu dan kadang ditambah daging giling. Sebagai camilan, perkedel di Medan biasanya menjadi pelengkap nasi atau soto Medan. Hidangan ini merupakan adaptasi dari frikadel Belanda, namun diberi sentuhan lokal dengan tambahan bumbu khas Nusantara.

Tempat Kuliner Legendaris di Medan yang Wajib Dikunjungi

Selain menyajikan makanan khas yang penuh rasa, Medan juga memiliki deretan tempat kuliner legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun. Tempat-tempat ini bukan hanya sekadar rumah makan, melainkan juga saksi sejarah perkembangan kota Medan. Suasana klasik, resep turun-temurun, dan kualitas rasa yang konsisten menjadikan destinasi kuliner ini wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.

1. Tip Top Restaurant

Didirikan pada tahun 1929, Tip Top Restaurant adalah salah satu ikon kuliner tertua di Medan. Interiornya masih mempertahankan gaya kolonial Belanda dengan kursi kayu klasik, kipas angin tua, hingga etalase kue yang membawa nostalgia masa lalu. Menu andalan yang paling banyak dicari adalah steak ala kolonial, aneka kue jadul seperti mocca tart dan lapis legit, serta es krim homemade dengan rasa otentik dari resep generasi pertama. Lokasinya di kawasan Kesawan yang bersejarah semakin menambah daya tarik restoran ini.

Alamat: Jalan Jend. Ahmad Yani No.92 A-B, Kesawan, Medan Barat

2. Sate Memeng

Berdiri sejak 1945, Sate Memeng sudah menjadi legenda sate di Medan. Warung sederhana ini terkenal dengan sate sapi, ayam, hingga jeroan yang dilumuri bumbu kacang kental dan sedikit manis. Keistimewaannya terletak pada daging sate yang empuk, hasil dari teknik pemanggangan tradisional dengan arang. Meski tempatnya tidak mewah, antrean pengunjung selalu ramai setiap malam. Sate Memeng menjadi bukti bahwa kesederhanaan bisa menghadirkan cita rasa luar biasa yang dicintai lintas generasi.

Alamat: Jalan Irian Barat No.2, Gang Buntu, Medan Timur

3. Rumah Makan Tabona

Jika Anda penggemar kari, Rumah Makan Tabona adalah tempat yang wajib dikunjungi. Berdiri sejak era 1980-an, Tabona terkenal dengan kari ayam dan kari sapi yang kental, berwarna kuning pekat, serta kaya rempah. Kuahnya terasa hangat dan gurih, berpadu sempurna dengan potongan daging empuk. Meski tempatnya sederhana, suasana hangat dengan aroma kari yang menggoda membuat orang rela antre panjang setiap hari. Tabona sering disebut sebagai salah satu penyaji kari terbaik di Medan.

Alamat: Jalan Mangkubumi No.17, Medan Maimun

4. Restoran Garuda

Restoran Garuda adalah salah satu restoran legendaris yang menyajikan masakan Minang di Medan. Konsep prasmanan memungkinkan pengunjung memilih sendiri hidangan dari puluhan lauk, mulai dari rendang, ayam pop, gulai kepala ikan, hingga sambal hijau segar. Dengan pelayanan cepat dan suasana nyaman, Restoran Garuda menjadi pilihan keluarga maupun pebisnis. Restoran ini juga menjadi langganan tokoh-tokoh penting yang berkunjung ke Medan. Keistimewaannya terletak pada cita rasa Padang otentik yang konsisten sejak puluhan tahun.

Alamat: Jalan Gajah Mada No.8, Medan Petisah

5. Lontong Kak Lin

Bagi pecinta sarapan khas Medan, Lontong Kak Lin adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Berdiri sejak tahun 1980-an, tempat ini menyajikan lontong sayur Medan dengan kuah santan gurih, tauco, tahu, dan kerupuk merah yang menjadi ciri khas. Hidangan ini cocok disantap pagi hari, ditemani segelas teh tarik atau kopi panas. Suasana warung yang sederhana namun selalu ramai pengunjung menambah daya tariknya. Lontong Kak Lin juga dikenal sebagai salah satu penjual lontong terbaik di Medan dengan cita rasa yang konsisten.

Alamat: Jalan Teuku Cik Ditiro No.8M, Medan Polonia

 

FAQ seputar Kuliner Medan

1. Apa makanan khas Medan yang paling terkenal?

Soto Medan, arsik, dan babi panggang Karo adalah beberapa yang paling ikonik.

2. Apakah semua kuliner Medan halal?

Tidak semua, karena ada makanan berbahan babi. Namun banyak pilihan halal seperti soto Medan, mie Aceh, lontong Medan, dan kari Tabona.

3. Kapan waktu terbaik mencoba kuliner Medan?

Sebagian besar makanan bisa ditemukan sepanjang hari, namun beberapa jajanan seperti lontong Medan lebih populer sebagai menu sarapan.

4. Di mana tempat terbaik untuk wisata kuliner di Medan?

Wisatawan bisa berkunjung ke Jalan Semarang, Pajak Ikan Lama, hingga restoran legendaris seperti Tip Top dan Tabona.

5. Apakah kuliner Medan mahal?

Tidak. Banyak makanan khas bisa ditemukan di warung atau kaki lima dengan harga terjangkau, meskipun restoran legendaris biasanya menawarkan harga menengah.

Sumber Rujukan

  • TasteAtlas – Medan Traditional Food