Goyangnya Usaha Restoran Keluarga Chef Arnold Sita Perhatian Media Australia

Usaha restoran yang dikelola oleh adik Chef Arnold, Reynold Poernomo, di Melbourne, Australia, kini memasuki tahap administrasi sukarela.

Diterbitkan 21 Agustus 2025, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Usaha restoran yang dijalani Chef Arnold bersama adiknya, bintang MasterChef Australia Reynold Poernomo, dilaporkan goyang oleh media Australia. Bisnis di balik KOI Dessert Bar di Melbourne, Australia, yang dikenal dengan suguhan mewah, sangat kreatif, dan visualnya yang memukau, memasuki tahap administrasi sukarela.

Mengutip news.com.au, Selasa, 19 Agustus 2025, bisnis keluarga yang juga memiliki dua cabang di Sydney itu mulai dikenal publik ketika Reynold menempati posisi keempat dalam serial acara Channel 10 yang populer pada 2015. Ronald Poernomo, saudara laki-laki Reynold dan direktur pelaksana KOI Dessert Bar mengatakan bahwa tempat di Melbourne, yang terletak di 100 Queen St, terus beroperasi selama proses administrasi.

Ia mengatakan, "KOI Dessert Bar telah memulai proses pencarian peritel berlisensi baru untuk mengambil alih lokasi di Melbourne, sejalan dengan komitmen kami untuk menjaga kualitas dan reputasi merek KOI."

Berita itu menambah daftar kabar buruk yang menimpa bisnis Arnold dan Reynold setelah pada Mei 2025, restoran Monkey's Corner di Sydney miliknya dilikuidasi, menurut Herald Sun. Bisnis restoran yang dibuka pada 2017 ini dilaporkan berutang hampir 500.000 dolar Australia (sekitar Rp5,25 miliar) kepada kreditor saat didaftarkan pada administrator, termasuk pajak yang belum dibayar.

 

Strategi Baru KOI Dessert Bar di Melbourne

Ia juga mengatakan bahwa lokasi tersebut saat ini berada di bawah kendali seorang administrator, yang telah mendaftarkannya sebagai peluang waralaba potensial. Ini adalah strategi komersial umum yang dirancang untuk memberikan nilai tertinggi bagi bisnis. Kelayakan opsi alternatif lain untuk mempertahankan kehadiran KOI di Melbourne juga akan didiskusikan dengan administrator dengan itikad baik.

Ia menambahkan, "Masalah ini semata-mata berkaitan dengan operasional di Melbourne dan tidak mencerminkan kesehatan atau kelangsungan operasional KOI Dessert Bar secara lebih luas." Merek KOI Dessert Bar, termasuk cabang di Sydney, baik Chippendale dan Ryde, dan kolaborasi global tetap tidak terpengaruh.

KOI Dessert Bar tetap berkomitmen penuh kepada pelanggan, staf, dan pemasoknya, serta untuk menghadirkan pengalaman kuliner kelas dunia dengan kreativitas, integritas, dan kepedulian. Reynold sebelumnya mengungkapkan bahwa ia tidak akan pernah kembali ke acara tersebut setelah mengalami kerugian besar lainnya.

Ingin Cari Peluang Baru di Luar Negeri

Koki pastry ini pertama kali muncul di acara realitas tersebut pada 2015 dan meraih posisi keempat, dan kembali ke acara tersebut lima tahun kemudian dan meraih posisi ketiga. Ia juga menyabet runner-up di Dessert Masters pada 2023.

Meskipun penggemar mendukungnya di media sosial, Poernomo mengaku sudah muak terus-menerus menjadi pengiring pengantin acara realitas TV. Dia mengatakan bahwa "tidak mungkin" dia akan kembali untuk kesempatan lain, dan mengungkapkan bahwa kekalahannya telah memicu keputusannya untuk pindah ke negara di mana dia lebih dihargai.

Ia mengatakan, "Saya tidak bisa hanya terpaku sepanjang waktu di acara ini. Sudah waktunya bagi saya untuk terus berkembang dan terus melangkah ke hal-hal yang lebih besar. Ini bukan akhir, ini baru permulaan."

Ia juga menambahkan, "Mungkin saya akan mencoba Michelin di luar negeri, mungkin saya akan terjun ke industri hiburan di luar negeri. Tapi pasti di suatu tempat di Asia atau di suatu tempat di Amerika Serikat."

Restoran Chef Arnold di Australia Tutup Sejak Maret 2024

Mengutip abc.net.au, perusahaan yang dimiliki Chef Arnold, ArnoldPo Corporation Pty Limited, dilikuidasi menurut dokumen Australian Securities and Investments Commission (ASIC). Dokumen ASIC mencatat jumlah utang yang dimiliki perusahaan Arnoldpo Corporation Pty Limited adalah sebesar hampir 500.000 dolar Australia, atau setara dengan lebih dari Rp5 miliar.

Menurut dokumen ini, perusahaan tersebut memiliki utang sebesar AU$458,002.17 kepada Australian Taxation Office (ATO), atau kantor pajak di Australia. Arnoldpo Corporation Pty Limited juga dilaporkan berutang 'superannuation', atau tabungan pensiun wajib di Australia, kepada karyawannya sebesar AU$76.047.

Mereka juga berutang sebesar AU$1,908 kepada lembaga ASIC dan AU$3,861 kepada Sunnyside Financial Group. Di dalam dokumennya, tercatat bahwa bisnis yang beroperasi di 10/6 Central Park Avenue, Chippendale, New South Wales sudah resmi ditutup pada 28 Maret 2024.

"Terima kasih atas 7 tahun yang luar biasa di Monkey's Corner! Tapi sekarang saatnya kami mengucapkan selamat tinggal," bunyi caption unggahan Instagram-nya dalam bahasa Inggris.