Liputan6.com, Jakarta Apakah Anda mulai bosan dengan menu ayam yang monoton? Tidak perlu khawatir, sebab kuliner Nusantara menyimpan banyak rahasia rasa yang belum tentu Anda eksplorasi sepenuhnya. Salah satu sajian khas Indonesia yang patut dicoba adalah ayam bumbu kuning. Hidangan ini tidak hanya menggoda secara visual berkat warna kuning keemasannya, tetapi juga memiliki cita rasa rempah yang dalam dan aromatik.
Bumbu kuning merupakan warisan kuliner yang digunakan secara luas dalam masakan Indonesia. Perpaduan kunyit, bawang merah, bawang putih, dan rempah lainnya menghadirkan rasa gurih dan aroma khas yang sulit ditolak. Ditambah dengan ayam yang empuk dan bumbu meresap, menjadikan sajian ini ideal untuk makan siang bersama keluarga maupun sebagai menu istimewa di akhir pekan.
Jika Anda ingin memasaknya sendiri di rumah, ikuti resep ayam bumbu kuning dari buku "Masak Sembarang Bisa, Sembarang Jadi Enak" (2020) karya Chef Sarwan terbitan Genta Group Production yang dirangkum Liputan6.com berikut ini, Sabtu (2/8/2025).
Advertisement
Resep Ayam Bumbu Kuning ala Chef Sarwan
Bahan Utama:
- 500 gram ayam potong
- Air perasan 1 buah jeruk nipis
Bumbu Halus:
- 7 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 ruas jari kunyit (disarankan dibakar terlebih dahulu untuk aroma lebih khas)
- 1 buah cabai merah besar
- 3 buah cabai rawit (opsional, sesuai selera pedas)
- 5 butir kemiri (sangrai hingga harum)
Bumbu Pelengkap:
- 2 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun jeruk
- 1 cabai merah besar, potong serong
- 1 buah tomat merah, potong-potong
- 1 buah tomat hijau, potong-potong
- 2 batang daun bawang, potong-potong
Bumbu Penyedap:
- Garam, gula, kaldu bubuk, dan lada bubuk secukupnya
Pelengkap Masak:
- Minyak goreng secukupnya
- 300 ml air
Cara Memasak:
- Cuci bersih ayam dan lumuri dengan air jeruk nipis untuk mengurangi bau amis. Sisihkan.
- Haluskan semua bahan bumbu halus dengan blender atau ulekan.
- Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Masukkan ayam, aduk hingga ayam berubah warna dan tercampur rata dengan bumbu.
- Tuang 300 ml air ke dalam wajan. Masukkan serai, daun jeruk, cabai, tomat, dan semua bumbu penyedap.
- Masak dengan api sedang hingga air menyusut dan ayam empuk. Aduk sesekali agar bumbu meresap.
- Masukkan daun bawang, aduk sebentar, lalu angkat.
- Sajikan hangat. Tambahkan bawang putih goreng sebagai topping jika suka.
Advertisement
Bumbu Kuning: Pondasi Rasa Kuliner Nusantara
Bumbu kuning (yellow spice paste) merupakan salah satu dari lima bumbu dasar penting dalam masakan Indonesia, sebagaimana dijelaskan oleh Petty Elliot dalam laman souschef.co.uk. Warna kuning khasnya berasal dari kunyit segar atau bubuk kunyit. Selain warna, kunyit juga memberikan rasa earthy yang khas dan aroma yang menyegarkan.
Bumbu kuning lazim digunakan untuk mengolah ayam, ikan, atau sayuran. Di beberapa daerah, bumbu ini juga menjadi dasar untuk masakan seperti opor, soto, pepes, dan berbagai jenis kari lokal. Komposisinya biasanya meliputi bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan cabai, seperti pada resep ayam bumbu kuning Chef Sarwan.
Menurut laman GoEatGive oleh Sucheta Rawal, bumbu kuning atau base gede bumbu kuning merupakan bagian dari tradisi kuliner Bali dan banyak daerah lain di Indonesia. Setelah diblender menjadi pasta halus, bumbu ini ditumis terlebih dahulu untuk mengeluarkan aroma dan rasa sebelum digunakan sebagai dasar masakan. Bumbu ini juga bisa disimpan di lemari es dalam wadah kedap udara dan digunakan dalam kurun waktu 1–2 minggu.
Bumbu kuning bukan sekadar campuran rempah, tetapi cerminan dari keberagaman budaya dan selera yang ada di seluruh Nusantara. Dari Jawa hingga Sumatra, Bali hingga Sulawesi, setiap daerah memiliki versi bumbu kuning dengan kekhasannya masing-masing, baik dari jumlah kunyit, tingkat kepedasan, hingga tambahan rempah seperti lengkuas, jahe, atau bahkan terasi.
FAQ Seputar Ayam Bumbu Kuning
1. Apakah ayam bumbu kuning bisa disimpan di kulkas?
Ya, ayam bumbu kuning bisa disimpan dalam lemari es selama 2–3 hari. Pastikan untuk menyimpannya dalam wadah kedap udara dan memanaskannya kembali sebelum disajikan.
2. Apakah bisa menggunakan ayam kampung?
Bisa, tetapi waktu memasak akan lebih lama karena daging ayam kampung lebih keras. Sebaiknya direbus lebih dulu hingga empuk sebelum ditumis bersama bumbu kuning.
3. Apa perbedaan ayam bumbu kuning dan opor ayam?
Meski sama-sama menggunakan kunyit, opor ayam biasanya menggunakan santan sebagai bahan utama kuah, sementara ayam bumbu kuning tidak menggunakan santan dan lebih menonjolkan rasa rempah.
4. Apakah bumbu kuning bisa digunakan untuk masakan lain selain ayam?
Tentu saja. Bumbu kuning juga cocok untuk ikan, tahu, tempe, bahkan nasi goreng. Rasanya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan bahan utama.
5. Bagaimana cara menyimpan bumbu kuning agar tahan lama?
Simpan dalam wadah kaca atau plastik kedap udara dan tambahkan sedikit minyak di permukaannya. Simpan di lemari es maksimal 1–2 minggu, atau di freezer untuk penyimpanan lebih lama.
Sumber Rujukan:
- Chef Sarwan. Masak Sembarang Bisa, Sembarang Jadi Enak. Genta Group Production, 2020.
- Petty Elliot. “Indonesian Pastes (Bumbus).” Souschef.co.uk. Diakses 2025.
- Sucheta Rawal. “Indonesian Base Sauce.” GoEatGive.com. Diakses 2025.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2906470/original/057614400_1568087491-Photo_by_Eiliv-Sonas_Aceron_on_Unsplash__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)