Hari Kebaya Nasional 2025, Sontek Gaya 6 Artis Berkebaya di Berbagai Momen

Para artis ini memperlihatkan gaya berkebaya yang begitu serbaguna dan bisa dipadu-padankan dengan fashion item lain.

Diterbitkan 24 Juli 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ikut merayakan Hari Kebaya Nasional 2025 tentu bisa dilakukan para perempuan Indonesia dengan semudah memakai kebaya. Tidak hanya saat ini, namun juga di hari-hari lain, di berbagai kesempatan, karena sejatinya, gaya berkebaya begitu serbaguna dan bisa dipadu-padankan dengan fashion item lain.

Sebagai inspirasi, Anda bisa melihat gaya berkebaya sejumlah artis berikut. Pendekatan berbeda dalam memakai kebaya akan memenuhi seluruh mood Anda, mengingat ada hari-hari Anda mungkin ingin tampil cukup simpel, sementara di waktu berbeda, Anda justru mau membawa semburat warna meriah dalam penampilan harian.

Mana yang jadi gaya kebaya favorit Anda?

Maudy Ayunda

Merujuk unggahan Instagram yang mempromosikan film pendeknya, #KitaBerkebaya, baru-baru ini, Maudy tampil dengan kebaya kekinian rilisan jenama lokal, Nona Srikaya. Atasan itu dipakai di atas gaun renda putih gading berpadu cowboy boots sebagai pernyataan gaya yang edgy.

Kebaya encim nona kerah tinggi ini tertulis berbahan jacquard motif bunga dengan renda melati di tepiannya, membentuk lengkungan di sisi lengan kebaya. Kebaya encim ini kian manis dengan potongan gelombang di bagian depan.

Hannah Al Rashid

Hannah memang telah jadi salah satu artis yang lekat dengan penampilan kebaya kutubaru, namun di momen berbeda, ia juga berani tampil dengan jenis kebaya berbeda. Saat memandu acara penutupan Alternativa Film Awards and Festival, akhir tahun lalu, ia tampil ala cewek mamba dengan busana rancangan desainer Lulu Lutfi Labibi.

Aktris berusia 39 tahun itu memakai kebaya encim hitam berbordir yang dikenakan sebagai outer, dengan inner bersentuhan lurik, serta skirt, yang seluruhnya merupakan karya perancang busana yang berbasis di Yogyakarta tersebut. Penampilannya kian chic dengan rambut klimis yang dibiarkan tergerai.

Eva Celia

Bila ingin tampilan kebaya klasik, padanan busana Eva bisa jadi contoh menarik. Di salah satu foto Instagram-nya, pelantun lagu Kala Senja ini tampil dengan kebaya kutubaru lawas yang didominasi warna biru menyala dan bordiran merah muda.

Atasan itu dipakainya dengan angkin hitam, kain batik cokelat klasik, serta selendang putih. Eva menambahkan bros emas di bagian dada, yang tampil serasi dengan pilihan sepasang antingnya.

Yura Yunita

Yura dan kebaya sudah seperti dua kata tidak terpisahkan. Terutama di penampilan panggungnya, penyanyi ini acap kali memakai kebaya yang gayanya dipadu-padankan sedemikian rupa.

Salah satunya, penyanyi berusia 34 tahun itu tampil colorful dengan kebaya hijau full payet yang dipadankan dengan corset top merah muda, juga dengan detail bordir payet. Atasan itu dipadukan dengan kain cerah berwarna serasi dan chunky heeled boots merah muda yang senada.

Andien

Inspirasi gaya kebaya colorful lainnya datang dari Andien. Memperingati HUT ke-498 Jakarta bulan lalu, penyanyi itu mengaku berdandan dengan ondel-ondel sebagai inspirasi.

Ia memakai dua kebaya dari jenama lokal, Sejauh Mata Menandang, sebagai atasan berlapis. Kebaya panjang tulle seri Bunga Laut dan kebaya tulle Timun Mas Lembayung menciptakan layering yang tidak terkesan tebal. Kebaya tersebut dipadukan dengan sarung Bugis yang memuat dua warna atasan tersebut.

Dian Sastrowardoyo

Tidak ketinggalan, ada Dian yang punya banyak inspirasi tampilan kebaya. Ia bahkan acap kali bereksplorasi memakai kebaya dari sejumlah brand lokal yang harga busananya mulai dari ratusan ribu rupiah, membuat lebih banyak orang bisa menyontek gayanya.

Sementara di beberapa waktu ia rajin memakai kebaya berpadan wastra, ada juga momen-momen padanannya lebih santai. Ya, Dian acap kali memakai kebaya kutubaru, entah bermotif maupun polos, dipadukan dengan celana jins.

Style ini dipakainya saat jadi dosen tamu hingga bookstore date dengan Happy Salma. Saat ke toko buku, Dian kedapatan memakai kebaya dari Menggah Agung, merek lokal asal Bali yang memang fokus pada penjualan kebaya dan wastra.

Rambut sebahunya yang tidak ditata heboh, serta tas selempang cokelatnya membuat penampilan Dian kian kasual. Padanan ini tentu membuktikan bahwa kebaya, selama tidak menabrak pakemnya, bisa dipakai secara lebih fleksibel dalam keseharian.