Liputan6.com, Jakarta - Doi Ang Khang adalah sebuah gunung di Distrik Fang, Provinsi Chiang Mai, Thailand. Doi sendiri dalam bahasa Thailand berarti bukit, gunung ini merupakan bagian dari Pegunungan Daen Lao yang membentang di kedua sisi perbatasan Myanmar-Thailand.
Mengutip dari laman Tourism Thailand, Kamis, 19 Juni 2025, puncak Doi Ang Khang berada pada ketinggian 1.928 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan ketinggian itu, rata-rata suhu di sini adalah 19,6 °C. Suhu tertinggi berkisar antara 35-38 °C pada April. Suhu terendah yang tercatat yaitu -3 °C pada bulan Januari.Â
Masih banyak hal mengenai Doi Ang Khang selain lokasi dan ketinggiannya. Berikut enam fakta menarik Gunung Doi Ang Khang yang dirangkum Tim Lifestyle Liputan6.com dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Stasiun Penelitian yang Didirikan Raja Bhumibol Adulyadej
Gunung ini merupakan lokasi stasiun pertanian untuk penelitian pertama yang didirikan oleh Raja Bhumibol Adulyadej pada 1969. Tempat ini dibangun untuk membantu meningkatkan standar hidup suku-suku bukit yang kurang mampu. Stasiun pertama ini didirikan untuk meneliti dan mendemonstrasikan sayuran, buah-buahan dan bunga.
2. Waktu Kunjungan Terbaik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258232/original/018371100_1750345291-WhatsApp_Image_2025-06-19_at_14.59.59.jpeg)
Doi Ang Khang mencakup area yang luas di Bukit Ang Khang yang menawarkan pemandangan indah dan cuaca yang bagus sepanjang tahun, terutama selama bulan November dan Januari ketika suhu mencapai titik terdingin. November hingga Januari adalah waktu terbaik untuk mengunjungi taman ini.
3. Tersedia Penginapan
Akomodasi tersedia di Ang Khang Natural Resort dengan daftar aktivitas petualangan tak ada habisnya yang akan membuat Anda ingin tinggal lebih lama. Resor ini menawarkan trekking studi alam sejauh dua km di sepanjang air terjun yang mempesona di mana Rhododendrom berbunga berani yang indah akan menyambut Anda.
Selain hanya bersantai, Anda juga dapat menjelajahi hamparan luar ruangan yang luas dengan sepeda gunung dari Ban Khim ke Nolae dan dari Ban Luang ke Ban Pha Daeng. Tempat ini juga merupakan rumah bagi beberapa atraksi, salah satunya Kebun Bonsai. Terletak di depan stasiun, Kebun Bonsai menampung berbagai Bonsai sedang dan musim dingin yang menampilkan pohon-pohon herba dari seluruh peta.
Advertisement
4. Spot Pemandangan di Perbatasan Thailand - Myanmar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258238/original/018306200_1750345729-WhatsApp_Image_2025-06-19_at_15.01.13.jpeg)
Jika mengunjungi Doi Ang Khang, Anda bisa mencapai di beberapa spot menarik untuk melihat pemandangan alam menakjubkan serta belajar budaya dari masyarakat desa setempat. Berikut beberapa spot wisata di Doi Ang Khang:
- Kiew Lom: Di sinilah Anda membenamkan diri dengan pemandangan Bukit Ang Khang yang menakjubkan, menikmati matahari terbit yang menakjubkan dan lautan kabut di pagi hari. Matahari terbenam juga dapat disaksikan di puncak gunung.
- Mu Ban Khum: Berada di lingkungan proyek kerajaan, Mu Ban Khum adalah komunitas kecil suku Burma, Hwa, dan Thai Yai. Mampirlah ke desa ini untuk berbelanja suvenir dan menikmati hidangan eksotis.
- Mu Ban No Lae: Kunjungi Mu Ban No Lae untuk menikmati pemandangan perbatasan Thailand-Burma yang indah.
- Mu Ban Khop Dong: Takhayul dan kesederhanaan hidup berdampingan di sini di Mu Ban Khop Dong, tempat kehidupan tradisional suku Musoe masih dilestarikan. Penduduk desa di sini mencari nafkah dari pertanian dan kerajinan tangan dengan dukungan dari proyek Kerajaan Ang Khang.
5. Tempat Pengamatan Burung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258248/original/097085800_1750346030-WhatsApp_Image_2025-06-19_at_15.01.47.jpeg)
Jika Anda salah satu pengamat burung, jangan lewatkan pengamatan burung di stasiun hutan Mae Phoe dan resor itu sendiri dengan lebih dari 1.000 spesies burung langka yang menanti Anda.
Jika menunggangi gajah tampak biasa di Thailand, di Doi Ang Khang Anda bisa mencoba berkuda. Tetapi untuk mengalami perjalanan yang tak terlupakan ini, pemesanan harus dilakukan setidaknya satu hari sebelumnya.
6. Cara Menuju Doi Ang Khang
Untuk mengunjungi Doi Ang Khang, Anda akan memerlukan kendaraan yang kuat dan pengemudi yang berpengalaman untuk berkendara di bukit curam yang sulit. Ambil rute Chiang Mai-Fang (jalan raya no. 107).
Lalu belok kiri di persimpangan Pasar Mae Kha, sekitar Km. 137 dan teruskan perjalanan sejauh 25 kilometer. Anda juga bisa naik taksi lokal, Song Thaeo, dari Pasar Mae Kha. Jam buka tempat ini setiap hari, pukul 08.00-17.00 waktu setempat.Â
Â
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-square-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4944102/original/037515300_1726277288-240914_INFOGRAFIS_LIFESTYLE_Peralatan_yang_Wajib_Dibawa_Saat_Naik_Gunung_S_01.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3120899/original/049710900_1659617931-pamela_profil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258200/original/050047700_1750343978-WhatsApp_Image_2025-06-19_at_15.00.32.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412040/original/046833700_1479720100-thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409559/original/023778600_1479455542-Myanmar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1831873/original/086572700_1744885979-Hens.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263644/original/098184000_1781947791-366542.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260547/original/095995100_1781601306-WhatsApp_Image_2026-06-16_at_10.27.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378235/original/045250500_1760228879-mil-amirian-sYpNq-EBCvg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115278/original/034257500_1738297411-Snapinst.app_444920641_18010670033383787_858599973331940519_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256420/original/012381200_1781157621-bfb1ac70-9cb7-4bc7-8cbf-b96b16288c38.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3369737/original/071098600_1612547917-sumba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6421907/original/092973500_1779291748-nasib-arkeolog-indonesia-duit-dinas-disunat-dan-ekskavasi-mandek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5190130/original/036243200_1744854267-WhatsApp_Image_2025-04-16_at_10.54.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7074625/original/022844300_1779854174-an1.jpg)