6 Fakta Menarik Gunung Rajah di Pahang Malaysia yang Punya 2 Rute Pendakian

Gunung Rajah di Pahang, Malaysia memiliki ketinggian 1.687mdpl dan punya dua rute pilihan pendakian.

Diterbitkan 13 Mei 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Rajah merupakan bagian dari bagian pegunungan Titiwangsa atau Pegunungan Utama. Lokasinya berada di Bentong, Pahang, Malaysia dengan ketinggian 1.687 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung ini jauh lebih terpencil dari Gunung Ulu Kali di Genting Highland maupun Bukit Kutu di dekat Kuala Kubu Bharu. Puncak gunungnya bahkan bisa dikatakan yang paling terpencil dalam jarak dekat dari Kuala Lumpur.

Mengutip dari laman Gunung Bagging, Sabtu, 10 Mei 2025, salah satu hal terbaik tentang Gunung Rajah adalah bahwa saat cuaca cerah. Pemandangan dari puncaknya sangat fantastis. 

Masih banyak hal mengenai Gunung Rajah selain lokasi maupun ketinggiannya. berikut enam fakta menarik Gunung Rajah yang dirangkum Tim Lifestyle Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Jalur Pendakian Gunung Rajah

Gunung ini dapat didaki dari sisi Pahang (arah tenggara) atau sisi Selangor (arah barat laut). Kedua jalurnya memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Rute Selangor yang lebih baru lebih sulit, lebih pendek, lebih mudah dicapai dari Kuala Lumpur dan dengan penyeberangan sungai yang tidak terlalu signifikan tetapi lebih banyak lintah. Rute Pahang tradisional sedikit lebih mudah, lebih lama, lebih memakan waktu untuk dicapai dari Kuala Lumpur.

Di rute Pahang, pendaki akan melewati beberapa sungai yang lebih sulit untuk diseberangi tetapi lebih sedikit lintah yang dilaporkan. Pada 2024, rute Selangor lebih populer, meskipun dulunya justru sebaliknya.

2. Izin Pendakian

Gunung Rajah di negeri Pahang Malaysia sering menjadi tujuan kelompok pendakian. Setiap pengunjung perlu mendapatkan permit atau izin untuk memasuki Hutan Simpanan Kekal terlebih dahulu dari Jabatan Perhutanan Negeri Pahang. Permohonan permit boleh dibuat secara online di situs resminya, termasuk berapa biaya terkini. 

3. Melewati Beberapa Sungai 

Pada 2024, rute Selangor lebih populer, meskipun dulu justru sebaliknya. Beberapa kelompok pendaki menggunakan kendaraan roda empat untuk menempuh 4 kilometer pertama ini.

Di rute ini pendaki akan melewati beberapa sungai yang lebih sulit untuk diseberangi tetapi lebih sedikit lintah. Jalur pendakian ini melewati Sungai Terling, Resam (550 mdpl), Kuala Sungai Terling/Sungai Y, tempat Anda harus menyeberangi sungai, lalu beberapa penyeberangan sungai lagi dalam perjalanan menuju Kem Lata Naning (780 mdpl).

Selanjutnya pendaki akan melewati Titik Penyelamatan, Kem Batu Hijau/Lata Hijau, Permatang Guntong (puncak palsu), bagian pendakian tebing yang sangat curam dengan tali di atas permukaan batu (1.480 mdpl) sebelum Titik Air Terakhir (hanya untuk penggunaan darurat), dan akhirnya mencapai puncak. 

4. Waktu Pendakian Sekitar 6 Jam

Diperlukan waktu sekitar 6-7 jam untuk naik dan 5-6 jam untuk turun. Jaraknya hanya sekitar 14 kilometer sekali jalan. Sebagian besar kelompok pendaki berkemah di air terjun Lata Naning yang indah karena pendakian sehari sangat sulit dan melelahkan.

Penyeberangan sungai di rute Selangor membutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi dan bisa jadi tidak dapat dilalui setelah hujan lebat, jadi bersiaplah. Tidak terlalu banyak lintah di jalur ini, meski cukup mengherankan.

5. Ada Bekas Tambang Timah

Anda harus berangkat sebelum matahari terbit jika ingin memiliki kesempatan bagus untuk melihat puncak karena sering kali mendung saat makan siang. Konon, sekitar tiga kilometer di utara Gunung Rajah terdapat Bukit Ulu Bakau (ketinggian 1.347 mdpl).

Ada sebuah tambang timah yang beroperasi selama era kolonial, setidaknya selama pada era 1910-an. Kabarnya tiga terowongan tambang masih dapat dilihat hingga saat ini, kemungkinan kedua proyek itu saling terkait.

6. Tanaman Angrek

Setelah cukup dekat ke puncak, Anda akan sampai di Kem Asyur (1.273 m). Dari titik ini, Anda mungkin beruntung melihat corybas, anggrek helm kecil yang bersembunyi di lumut. Pendaki juga akan sering menemukan berbagai tanaman obat-obatan di Gunung Rajah.

Selanjutnya Puncak Palsu (1.592 mdpl) adalah kumpulan batu-batu berlumut yang indah. Puncak Palsu, bukanlah titik tertinggi, melainkan masih berada di lereng gunung tersebut.

Anda dapat merasakan perubahan atmosfer di sini, dengan berbagai vegetasi dan perasaan bahwa Anda hampir mencapai puncak sesuatu yang signifikan. Bagian jalan setapak begitu menantang dan berbahaya, dengan bagian bebatuan curam yang diikat tali lengkap dengan satu tangga aluminium (1.575 mdpl).

Sebelum akhirnya mencapai puncak, Anda berada tepat di luar persimpangan jalan setapak (ketinggian 1.683 mfpl) dengan jalan setapak menanjak dari sisi Pahang. Jika Anda berhasil mencapai puncak dalam waktu kurang dari 7 jam, berarti Anda telah melakukannya dengan sangat baik.