Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Mengompos Jenazah Manusia Akan Dilegalkan di California Amerika Serikat

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 berita hari ini mengenai keinginan Warga California, Amerika Serikat (AS) untuk menghormati Bumi bahkan setelah kematian bakal segera terwujud. Sebab mereka nantinya bisa dengan suka rela memilih agar jenazah mereka dikomposkan di Golden State.

Melansir dari New York Post, Gubernur California, Gavin Newsom, menandatangani undang-undang, Minggu, 18 September 2022, yang akan memungkinkan pengomposan jenazah manusia, atau pengurangan organik alami (NOR), di negara bagian itu mulai 2027. Majelis Bill 351, diperkenalkan Anggota Majelis Cristina Garcia, akan membingkai dekomposisi organik sisa-sisa jasad manusia ke dalam tanah sebagai alternatif ramah lingkungan untuk metode penguburan tradisional.

Selanjutnya berita kedua yang paling banyak dibaca hari ini adalah kisah laskar rempah di DKI Jakarta. Laskar Rempah DKI Jakarta, Mohammad Resyad Ghifari Mulyadi, berkesempatan mengikuti Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 pada Juni 2022. Ini adalah sebuah program di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Sementara berita ketiga yang paling banyak dibaca adalah Indonesia masuk dalam daftar negara dengan toilet terburuk.  Graham Askey, pria asal Inggris yang sudah menghabiskan uang 150 ribu pound sterling (sekitar Rp2,5 miliar) mengunjungi 100 negara dalam pencarian toilet umum terburuk di dunia. Di antara daftarnya, ternyata ada fasilitas dari Indonesia.

Kendati, pilihan teratas penulis perjalanan itu jatuh pada toilet umum yang disebutnya sebagai "lubang neraka" di Tajikistan. Melansir The Sun, Jumat (23/9/2022), bilik toilet dari beberapa potong kayu itu diselimuti kain yang digunakan oleh penghuninya sebagai tisu toilet. Simak Top 3 Berita Hari Ini selengkapnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Mengompos Jenazah Manusia Akan Dilegalkan di California Amerika Serikat

Gubernur California, Gavin Newsom, menandatangani undang-undang, Minggu, 18 September 2022, yang akan memungkinkan pengomposan jenazah manusia, atau pengurangan organik alami (NOR), di negara bagian itu mulai 2027. Majelis Bill 351, diperkenalkan Anggota Majelis Cristina Garcia, membingkai dekomposisi organik sisa-sisa jasad manusia ke dalam tanah sebagai alternatif ramah lingkungan untuk metode penguburan tradisional.

"Dengan perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut sebagai ancaman yang sangat nyata bagi lingkungan kita," kata Garcia dalam sebuah pernyataan, Juni lalu, "(NOR) adalah metode alternatif disposisi akhir yang tidak akan menyumbangkan emisi ke atmosfer kita."

NOR melibatkan menempatkan jenazah dalam kotak baja 2,4 meter dikelilingi bahan biodegradable, seperti serpihan kayu. Kotak itu diangin-anginkan untuk memungkinkan mikroba dan bakteri tumbuh. Sisa-sisanya kemudian terurai jadi tanah dalam waktu sekitar 30 hingga 60 hari.

Tanah yang dikomposkan jenazah manusia akan dikembalikan ke keluarga almarhum, atau disumbangkan ke lahan konservasi. NOR lebih hemat energi dibandingkan kremasi, yang menggunakan bahan bakar fosil dan mengeluarkan karbon monoksida.

3 dari 4 halaman

Kisah Laskar Rempah DKI Jakarta Jelajahi Jalur Rempah di Indonesia Timur

Laskar Rempah DKI Jakarta, Mohammad Resyad Ghifari Mulyadi, berkesempatan mengikuti Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 pada Juni 2022. Ini adalah sebuah program di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

"(Ini) bertujuan tapak tilas dan merevitalisasi jalur rempah untuk nantinya diajukan jadi Warisan Budaya Takbenda (UNESCO) di 2024," kata Mo, begitu ia akrab disapa, dalam bincang virtual "Intercultural Connection and Understanding" dalam International Forum On Spice Route (IFSR) 2022, Rabu, 21 September 2022.

Mo menjelaskan, ia menjelajah ke jalur rempah di Indonesia Timur dengan menyambangi Ternate, Tidore, Banda Neira, dan Kupang. Perjalanan dilakukan dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci selama dua minggu ke daerah tersebut.

"Pertama kali saya ke timur Indonesia dan melihat ada sebuah ketersambungan dan kemiripan dengan titik rempah yang ada di Pantai Utara Jakarta dan Melaka. Pertama, mereka sama-sama menuturkan bahasa melayu, itu yang paling kentara untuk saya," lanjut pria yang pernah melanjutkan studi di Malaysia tersebut.

Ketika di Ternate, Maluku Utara, dia tinggal di sebuah asmara haji dengan pemandangan Gunung Gamalama. Dari posisi gunung tersebut, ia dapat melihat Pulau Maitara dengan di belakangannya terdapat Pulau Tidore.

4 dari 4 halaman

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Toilet Umum Terburuk di Dunia

Adalah Graham Askey, pria asal Inggris yang sudah menghabiskan uang 150 ribu pound sterling (sekitar Rp2,5 miliar) mengunjungi 100 negara dalam pencarian toilet umum terburuk di dunia. Di antara daftarnya, ternyata ada fasilitas dari Indonesia.

Kendati, pilihan teratas penulis perjalanan itu jatuh pada toilet umum yang disebutnya sebagai "lubang neraka" di Tajikistan. Melansir The Sun, Jumat (23/9/2022), bilik toilet dari beberapa potong kayu itu diselimuti kain yang digunakan oleh penghuninya sebagai tisu toilet.

"Fasilitas mengerikan" ini meninggalkan kotoran manusia yang terjemur di lantai toilet, sementara ular dan tikus mengintai di bebatuan di dekatnya. Askey menjelajahi dunia untuk mengunjungi ratusan toilet dan 36 dari "toilet paling jelek" ada di buku barunya, Toilets of the Wild Frontier.

Salah satunya adalah wastafel di Bangladesh, sementara bak mandi di Cina penuh dengan air seni dan tinja. Sebuah gubuk panggung setinggi tiga meter di Indonesia, atau yang kita kenal sebagai jamban, juga masuk dalam daftar tersebut.

Ada juga kursi kayu dengan dudukan toilet built-in di Benin. Askey berkata, "Mereka adalah tempat paling tidak ramah di Bumi, dan menghabiskan satu menit di dalam salah satu dari mereka tidak akan terpikirkan, kecuali dalam keadaan yang paling buruk."

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS