Sukses

Transformasi Fesyen Meghan Markle di Usia ke-41 Tahun, dari Bintang Drama hingga Jadi Influencer

Liputan6.com, Jakarta - Meghan Markle belum lama merayakan ulang tahun yang ke-41. Keluarga Kerajaan Inggris tak lupa mengucapkan selamat kepada Duchess of Sussex yang kini menetap di Montecito, California.

Kate Middleton dan Pangeran William mengunggah ucapan selamat mereka lewat InstaStory dan akun Twitter resmi mereka. "Mengucapkan selamat ulang tahun untuk The Duchess of Sussex!" tulis mereka di Twitter, 5 Agustus 2022 lalu.

Perjalanan hidup yang dilalui Meghan turut memengaruhi caranya berbusana. Mengutip Page Six, Sabtu, 6 Agustus 2022, sorotan fesyen Meghan dimulai saat ia masih menjadi aktris Hollywood dengan membintangi serial drama hukum 'Suits' pada 2011-2018. 

 

Ibu dua anak itu kerap menghadiri acara dan pesta karpet merah berkat serial yang melambungkan namanya. Ia pernah tampil berbalut gaun cocktail penuh warna dan ketat, jauh dari warna netral dan siluet yang lebih menampilkan lekuk tubuhnya daripada gaya busananya saat ini.

Label busana yang kerap dipakainya saat masih aktif berakting meliputi BCBG, Marchesa Notte, dan Mackage. Meghan juga tidak takut menunjukkan kulitnya, baik melalui rok strapless maupun crop top yang menampilkan pusarnya. Namun, ada satu hal yang tetap dipertahankannya selama bertahun-tahun setelahnya, yakni kecintaannya pada jaket dan mantel yang tersampir di bahunya.

Gaya Meghan perlahan berubah setelah hubungan asmaranya dengan Pangeran Harry diketahui publik. Harry's Girl, begitu sebutan untuk era busana perempuan birasial itu. 

Saat gadis California itu mulai berkencan dengan Pangeran Harry, ia tetap pada gayanya yang santai, bahkan mengenakan denim ketat untuk penampilan publik pertamanya dengan sang pangeran di Invictus Games pada 2017. Namun, Meghan beralih dari jins robek ke rok konservatif ketika status hubungannya berubah dari pacar menjadi tunangan kerajaan. 

Ia mengenakan atasan yang lebih disesuaikan dan siluet sederhana, seperti rok maxi dan turtleneck hitam. Busana itu dipadankannya dengan mantel wol panjang untuk pertunangan kerajaan perdananya pada November 2017.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Anggota Kerajaan Baru

Setelah menjadi pengantin kerajaan, Duchess of Sussex memamerkan gaya yang lebih sopan sebagai anggota keluarga kerajaan baru. Gaun pengantin yang dipilih Markle untuk pernikahan kerajaannya dirancang oleh kepala desain Givenchy saat itu, Clare Waight Keller. Gayanya cukup mengejutkan banyak penggemar kerajaan dengan kesederhanaannya.

Sepanjang waktunya di Inggris, dia terus menggunakan siluet yang ramping. Palet warnanya sebagian besar adalah krem, hitam, biru tua, dan putih dengan beberapa warna lain di sepanjang waktu untuk membuat semuanya tetap menarik.

Jins tua Meghan yang ketat lalu tergantikan dengan rok midi dan gaun malam, tetapi sering kali publik melihat gaya masa lalunya. Seperti saat dia mengenakan sweater bergaris dan jins hitam untuk tur ke klub berkuda di Maroko atau jaket denim Madewell, termasuk tur Duchess of Sussex di Afrika Selatan.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Terinspirasi Diana

Seperti kakak iparnya, Kate Middleton, Meghan juga seringkali memasukkan sentuhan Diana dalam penampilannya di depan publik saat aktif menjadi anggota kerajaan senior. Publik melihat sang duchess mengenakan beberapa pakaian yang terinspirasi ibu mertuanya.

Namun, kemiripan yang paling menonjol dengan gaya busana Putri Diana ditunjukkan lewat dua pakaian yang dikenakan saat mengandung Archie. Pada Januari 2019, Meghan mengenakan mantel merah cerah dengan Sentaler dan gaun ungu karya koleksi Babaton dari Aritizia untuk bertamasya.

Kombinasi warna itu mengingatkan publik pada sosok Diana ketika mengunjungi Taj Mahal di India pada 1992. Dia juga memakai pola serupa ketika mengunjungi Hong Kong pada 1989 dan Thailand pada 1988.

Dua bulan kemudian, Markle mengenakan mantel Erdem hijau kustom dengan manik-manik hitam. Busana itu terlihat sangat mirip dengan busana yang dipilih Putri Diana selama mengandung Pangeran William pada 1982. Ia juga sering menggunakan perhiasan milik kerajaan, terutama warisan Diana, seperti cincin aquamarine berwarna zamrud di resepsi pernikahannya.

4 dari 4 halaman

Bebas dari Tugas Kerajaan

 

 

Pada Maret 2020, pasangan Harry dan Meghan memutuskan pindah dari Kanada ke Amerika Serikat setelah mundur sebagai anggota kerajaan senior. Meski lebih jarang tampil disorot publik, Meghan beberapa kali eksis di depan kamera dengan gaya yang berbeda. Ia memasukkan elemen busana masa lalunya yang kasual saat mengerjakan kegiatan sukarela atau tampil di acara khusus, dengan celana pendek, jeans, dan kemeja chambray. 

Segera setelah pembatasan pandemi dicabut, Harry dan Meghan lebih sering tampil di publik. Meghan tak segan mengenakan gaun-gaun rancangan rumah mode ternama, seperti Dior, Givenchy, Carolina Herrera, Oscar de la Renta, dan Chanel. Ia juga beberapa kali mengenakan celana panjang, tak seperti saat ia masih tinggal di Inggris yang didominasi dengan gaun dan rok.

Harga busananya tak murah. Turtleneck berbahan karmis dari The Row yang dipakainya untuk menghadiri acara di New York, misalnya, berharga 1.290 dolar AS atau sekitar Rp19,3 juta. Begitu pula dengan set busana Dior yang dikenakannya untuk menghadiri kebaktian di gereja saat perayaan Platinum Jubilee. Tak heran, Meghan disebut kini hidup nyaman bak selebritas papan atas Hollywood.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS