Sukses

Deretan Potret Pernikahan Estetis Cuma Bermodal Lampu di Rumah

Liputan6.com, Jakarta - Melangsungkan pernikahan di masa pandemi COVID-19 punya tantangan tersendiri. Dengan regulasi penanganan penyebaran wabah yang bisa berubah setiap saat, para pengantin harus berpola pikir sefleksibel mungkin.

Salah satu contoh kasusnya adalah sepasang pangantin asal Kuala Lumpur, Malaysia. Dengan aturan lockdown di Negeri Jiran, mereka tidak bisa melakukan pemotretan pernikahan luar ruang. Sebagai gantinya, sesi ini dilakukan dengan bantuan saudara perempuan mempelai wanita di dalam rumah.

Namun, hasilnya patut diacungi jempol. "Suka hasil akhir foto ini! Terima kasih Tuhan untuk sunset lamp saya dari Shopee," tulisnya di keterangan foto salah satu unggahan di akun Instagram-nya, baru-baru ini.

Sunset lamp merupakan jenis lampu proyektor berwarna oranye layaknya matahari terbenam. Pemakaian lampu tersebut membuat hasil fotonya kentara akan nuansa retro, ditambah busana pengantin berbahan satin yang menunjang mood tersebut.

Di potret berbeda, perempuan yang diketahui bernama Nadhirah Rashid ini mengatakan dirinya juga bermain-main dengan warna saat menyunting foto. Tampak di sana bahwa potret yang dimaksud lebih berwarna merah muda, daripada kuning seperti foto pertama.

Tidak banyak properti yang dipakai, pasangan pengantin ini hanya terlihat duduk dengan dua level ketinggian. Latar belakang berwarna senada dan vas bunga besar kian menunjang nuansa retro yang ditunjukan potret-potret tersebut.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Banjir Apresiasi

Konsep foto pernikahan ini kemudian menarik perhatian warga jagat maya. Di Twitter, banyak pengguna memuji bagaimana hasil pemotretan itu sangat bagus, bak diambil di studio foto profesional.

"Masuk daftar (foto pernikahan) terbaik. Terlihat sangat keren dan classy," tulis salah satu pengguna Twitter, sementara yang lain berkomentar, "Saya sangat suka melihat ini. Menangkap dan merayakan cinta walau di tengah lockdown."

Atas sanjungan-sanjungan itu, Nadhirah membalas dengan berkicau, "Kewalahan karena jumlah tanggapan dan cinta untuk unggahan ini. Sangat berarti bagi saya. Seandainya saya bisa mengungkapkan rasa terima kasih saya pada semua orang secara pribadi."

3 dari 5 halaman

Dua Opsi Pernikahan di Malaysia

Selama lockdown, resepsi pernikahan memang masih dilarang di Malaysia. Vulcan Post melaporkan, atas kebijakan tersebut, kebanyakan calon pengantin punya dua pendekatan. Pertama, mengambil pendekatan "tunggu dan lihat" dan menunda acara mereka.

Opsi lain, mereka melangsungkan pernikahan lebih intim di rumah. Penggunaan teknologi juga memungkinkan mereka menyiarkan langsung acara pernikahan. Calon pengantin menganggapnya sebagai situasi saling menguntungkan karena sebagian besar teman dekat mereka tinggal di luar negeri.

Melihat fenomena ini, banyak vendor pernikahan memutar bisnis mereka dengan menawarkan layanan pesta melalui paket "Party In A Box” dan Party To Go." Keduanya menghadirkan kebutuhan pesta yang ringkas, seperti dekorasi, balon, dan kue untuk pasangan yang menginginkan pernikahan kecil dan intim.

4 dari 5 halaman

Infografis Bedanya Kartu Nikah dengan Buku Nikah

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: