Sukses

Phuket Thailand Uji Coba Terima Turis dari China pada 8 Oktober 2020

Liputan6.com, Jakarta - Meski pandemi corona Covid-19 masih berlangsung, sejumlah destinasi wisata di mancanegara secara perlahan-lahan mulai menerima kunjungan turis asing. Salah satu destinasi wisata tersebut adalah Phuket, Thailand.

Saat ini, Phuket sedang bersiap-siap untuk menerima rombongan turis pertamanya dari China. Mereka diperkirakan akan tiba minggu depan di bawah Skema Visa Turis Khusus (STV), seperti dilansir dari laman Bangkok Post, Rabu, 30 September 2020.

Pada tahap awal pembukaan kembali, penerbangan pertama yang dijadwalkan mendarat pada 8 Oktober 2020. Penerbangan tersebut akan membawa 120 wisatawan dari Guangzhou, China.

Para turis tersebut akan tinggal di tempat karantina negara alternatif selama 14 hari. Hal tersebut sebagai bagian dari tindakan pengendalian penyakit yang diterapkan Thailand.

Gubernur Phuket Narong Woonsiew mengatakan, semua pihak berwenang terkait siap menyambut pengunjung dengan laboratorium Covid-19, yang disiapkan oleh Departemen Pengendalian Penyakit Menular, yang sekarang disiapkan di bandara Phuket. Lembaga itu telah berlatih penyaringan dan pengecekan wisatawan.

2 dari 3 halaman

Siapkan Kamar Hotel

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Hanit Sermkaew, mengatakan sistem kesehatan masyarakat sudah siap dengan 1.222 kamar dari sembilan hotel. Hotel tersebut telah lolos pemeriksaan dan dipilih sebagai alternatif tempat karantina negara.

Kata dia, sebanyak 73 hotel dengan lebih dari 5.800 kamar telah mengajukan permohonan untuk dipertimbangkan sebagai fasilitas karantina alternatif. Selain itu, sekitar 5.000 kamar akan disiapkan untuk menampung wisatawan di bawah skema STV.

Namun, jumlah wisatawan dibatasi pada 100 orang per penerbangan, dengan tidak lebih dari tiga penerbangan per minggu. Berdasarkan proses penyaringan Covid-19 provinsi tersebut, Kementerian Luar Negeri Thailand dan maskapai penerbangan diharuskan memberikan informasi tentang para pengunjung sebelum kedatangan mereka.

Penumpang yang tidak lulus pemeriksaan kesehatan dan diklasifikasikan sebagai Pasien dalam Investigasi (PUI) akan dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk. Mereka yang diizinkan memasuki fasilitas karantina alternatif akan langsung diangkut ke lokasi setelah menjalani prosedur imigrasi. Mereka juga akan dicek di tempat karantina.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: