Sukses

Majalah Gosip Banjir Kritik Usai Sebut Putri Kerajaan Belanda Plus Size

Liputan6.com, Jakarta - Majalah gosip bernama Caras, menerima banjir kecaman setelah menyebut putri Kerajaan Belanda, Putri Amalia "plus size" di sampul depan. Sang putri merupakan putri sulung Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda.

Dilansir dari laman Daily Mail, Kamis (30/7/2020), sampul majalah tersebut menampilkan Putri Amalia tengah berfoto bersama sang ibunda pada edisi terbaru. Caras adalah sebuah majalah gosip selebritas dan berita kerajaan yang diterbitkan dalam bahasa Spanyol dan Portugis.

Sementara, potret yang digunakan sebagai sampul majalah adalah salah satu dari sederet potret yang dirilis bulan ini oleh keluarga kerajaan Belanda. Adapun potret itu tidak diambil untuk majalah tersebut.

Potret sampul diterbitkan dengan berita utama yang ditulis dalam bahasa Spanyol. Jika diterjemahkan, berbunyi demikian, "Putri tertua Maxima dengan bangga mengenakan tampilan yang "plus-size".

Sedangkan subjudul majalah, setelah diterjemahkan berbunyi, "Ahli waris yang dilecehkan di atas takhta Belanda menghadapi kritik dengan kekuatan dan dukungan orangtuanya. Seorang putri yang melewati masa puber tanpa tabu dan membela sosoknya sebagai "perempuan sejati",".

Kendati demikian, Putri Amalia tidak memberikan pernyataan apapun kepada majalah itu atau pernah mengomentari berat badannya di publik. Sejak itu, pengguna media sosial dan media dari Argentina, negara asalĀ Caras mengecam majalah itu.

Banjir kritik dialamatkan kepada Caras karena menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan sang putri. Penyampaian itu dianggap tidak sopan dan memalukan.

Majalah itu pun menanggapi kritik. Caras menyampaikan pernyataan yang menyebut bahwa cerita itu dirancang untuk mengatasi stigmatisasi dan menginspirasi pembaca yang mungkin berjuang dengan masalah kepercayaan tubuh mereka.

Sementara pada potret sampul menampilkan Putri Amalia tampil berbalut gaun warna biru bersama ibunya, Ratu Maxima. Pemotretan musim panas itu diabadikan di kediaman mereka di Palace Huis Ten Bosch.

2 dari 3 halaman

Tuai Kecaman

Mereka berpotret di luar ruangan yang menjadi tradisi tahunan bagi keluarga kerajaan Belanda. Foto-foto tersebut juga dirilis oleh keluarga kerajaan Belanda.

Sebelum menikah dengan Raja Willem-Alexander, putra mantan Ratu Beatrix dari Belanda, Ratu Maxima berprofesi sebagai bankirĀ  investasi. Raja dan Ratu Belanda dikarunia tiga putri yakni Putri Amalia, Putri Alexia, dan Putri Ariane.

Sampul majalah seketika mencuri perhatian di jagat maya, terutama di akun Instagram dan Twitter Caras. Banyak dari warganet yang menyampaikan bahwa tidak pantas untuk berfokus pada tubuh anggota kerajaan muda, daripada pencapaiannya.

"Anda sangat jahat untuk mengusulkan atau menyetujui sampul ini. Mereka meremehkan Amalia, seorang remaja cantik, sensitif, dan cerdas. Mereka berbicara tentang bullying dan melakukannya untuk mereka. Mereka memberikan pesan yang sangat berbahaya kepada gadis-gadis 16 tahun yang membaca," bunyi salah satu kritik.

"Apakah mereka sadar akan kerusakan yang mereka lakukan? Cukup untuk menghakimi orang dengan fisik mereka," lanjut kritik lain.

Terlepas dari kritik itu, Hector Maugeri, seorang editor di majalah itu, mendukung keputusan itu. Ia berpendapat bahwa cerita itu dimaksudkan untuk membantu remaja lainnya yang mungkin berjuang dengan citra tubuh mereka.

"Kisah Amalia, putri dan pewaris tahta Maxima, adalah kisah perbaikan dan ketahanan diri. Remaja ini setelah mengalami intimidasi selama masa kecil, berhasil mengatasinya bersama dengan cinta keluarganya dan yang terpenting percaya pada diri," tulisnya dalam Instagram. Sedangkan, keluarga kerajaan Belanda belum memberikan komentar terkait sampul majalah ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: