Sukses

Cerita Akhir Pekan: Masker-Masker Cantik, Dahulukan Kreativitas atau Kenyamanan?

Liputan6.com, Jakarta - Masker jadi salah satu benda yang banyak dikenakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar negeri. Para desainer pun ikut memproduksi masker untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya.

Mereka memproduksi masker cantik yang desain dan bahannya pun dari bahan-bahan pilihan. Salah satunya desainer Diana M. Putri yang membuat masker dari bahan Faux Leather.

"Di masa pandemi ini memakai masker merupakan suatu keharusan agar virus tidak masuk. Dengan menggunakan masker juga membuat penampilan lebih cantik dan modis, serta keren," ujar Diana saat dihubungi Liputan6.com.

Untuk memproduksi masker, tentu harus mempertimbangkan segi kreativitas, kenyamanan, dan kesehatan. Bagi Diana, tiga hal tersebut harus berimbang. "Masker yang kami buat nyaman untuk digunakan dan mudah dipakai serta mudah bernapas, bagi orang yang menggunakannnya, bahan-bahannya premium," ujar Diana.

Diana menambahkan, masker Diana Couture didesain untuk dapat digunakan sehari-hari maupun acara formal karena desain yang versatile. Selain itu, pilihan warna dan coraknya pun cukup beragam. Sementara harganya untuk satu masker mulai dari Rp295 ribu, Rp325 ribu, dan Rp350 ribu.

Diana mencontohkan, Diana Couture Face Mask tipe premium dengan desain Pavona berwarna teal. Inspirasi di balik Pavona merupakan burung merakĀ (peacock).

Inspirasi burung merak datang dari ethology peacock itu sendiri. Burung merak menunjukkan sisi agresif dan protektif dengan memamerkan bulu-bulunya dengan sangat elegan.

"Dengan menggunakan masker cantik ini, tidak Hanya sang pemakai memiliki fashion statement baru, tetapi ia juga melindungi dirinya sendiri," kata Diana, yang akan bekerja sama dengan Mustika Ratu untuk membuat masker dengan motif-motif Nusantara.

2 dari 3 halaman

Perhatikan Empat Hal

Dihubungi secara terpisah, desainer Anne Avantie mengatakan untuk membuat masker harus memperhatikan empat hal. Empat hal tersebut meliputi aman, tenang, nyaman, dan bergaya.

"Masker Art yang saya buat memperhatikan empat hal tersebut. Dengan memakai masker orang akan merasa aman, tenang, nyaman, dan bergaya. Orang yang terbiasa memakai masker orang akan merasa hangat dan udara yang masuk pun akan tersaring," ujar Anne kepada Liputan6.com, Jumat, 24 Juli 2020.

Sebagai orang kreatif, Anne mengatakan menciptakan sesuatu untuk gaya. Namun, dengan gaya itu orang harus tahu di mana harus bergaya, termasuk saat menggunakan masker.

"Jadi, pemakainya pun tak hanya pintar, tapi juga harus cerdas di mana harus menggunakan masker gaya. Ada aturan masker gaya di mana masker tersebut harus dipakai," ujarnya.

Lebih lanjut Anne menjelaskan, Masker Art yang ia produksi dari pesona Wastra Nusantara dan kain Nusantara, seperti dari Bali, Jawa, tenun, dan lain-lain. "Pemesannya sangat banya, terutama dari kalangan corporate. Mereka pesan ribuan masker," kata Anne.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini :