Sukses

Tambah Usia, Puteri Indonesia Lingkungan 2020 Adopsi Pohon Mimba

Liputan6.com, Jakarta - Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan 2020 baru saja berulang tahun ke-23 pada 6 Juni 2020. Merayakan pertambahan usianya, ia baru-baru ini mengadopsi sebatang pohon mimba atau dikenal juga dengan sebutan intaran.

"I adopted a tree at Taman Nasional Bali Barat! (Saya mengadopsi sebatang pohon di Taman Nasional Bali Barat)," tulis Ayu lewat akun Instagram miliknya, Minggu, 12 Juli 2020.

Ia menerangkan, pohon mimba bisa tumbuh hingga setinggi 20 meter. Batang, daun, dan bunganya disebut sangat berkhasiat bagi kesehatan karena tinggi akan antioksidan dan antimikroba.

"Daunnya pun dapat diolah sebagai pestisida dan insektisida alami," sambung Ayu.

Ia mengaku tak sabar melihat pohonnya tumbuh besar. Tak lupa, Ayu menyampaikan doa saat menyiram pohon yang baru ditanamnya itu.

"Grow big and make lots of oxygen (Tumbuh besar dan hasilkan banyak oksigen)," ucap Ayu.

Dikutip dari farmasi.ugm.ac.id, pohon mimba terbilang tumbuhan liar di hutan dan tempat lain yang tanahnya agak tandus. Pohon mimba juga ditanam orang di tepi-tepi jalan sebagai pohon perindang. Pohon itu banyak ditemukan di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Madura.

Di India, pohon itu disebut the village pharmacy karena nyaris semua bagian pohon bermanfaat sebagai obat. Selain disebut kaya akan antioksidan dan antibakteri, daun mimba juga digunakan sebagai repelan, obat penyakit kulit, bahkan malaria.

2 dari 3 halaman

Kembali Bertugas

Ayu juga kembali bertugas setelah liburan bersama keluarganya di Bali, pekan lalu, sembari merayakan ulang tahunnya. Lewat unggahan di Instagram Stories, ia berbagi momen saat menjadi salah satu pembicara dalam diskusi tentang lingkungan hidup.

Meski diskusi berlangsung virtual, Ayu tetap tampil maksimal. Ia memakai mahkotanya dipadu dengan busana dan riasan yang natural.

Semestinya, Ayu Saraswati mewakili Indonesia di ajang Miss International 2020 yang berlangsung di Tokyo, Jepang, pada Oktober 2020 mendatang. Namun, dokter berdarah Bali tersebut tak bisa berlaga lantaran penyelenggaraan kompetisi ditunda hingga Oktober 2021 mendatang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: