Sukses

Curahan Hati Selena Gomez yang Didiagnosis Gangguan Bipolar

Liputan6.com, Jakarta - Selena Gomez baru-baru ini mengungkapkan dirinya didiagnosis gangguan bipolar. Hal tersebut bukan kali pertama mantan kekasih Justin Bieber ini bicara buka-bukaan soal kesehatan mentalnya.

Dilansir dari People, Minggu (5/4/2020), perempuan berusia 27 tahun ini bicara soal didiagnosis bipolar tersebut melalui acara di Instagram Miley Cyrus pada Jumat, 3 April 2020.

Gangguan bipolar adalah suatu kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem, termasuk tinggi dan rendahnya emosional. Momen ini jadi kali pertama yang disampaikan Selena setelah bertahun-tahun berjuang dengan kesehatan mentalnya.

"Baru-baru ini, aku pergi ke salah satu rumah sakit jiwa terbaik di Amerika, Rumah Sakit McLean dan aku membahas bahwa setelah bertahun-tahun melalui banyak hal yang berbeda, aku menyadari bahwa aku bipolar," kata Selena Gomez pada Miley.

"Jadi ketika aku mengetahui lebih banyak informasi, hal itu sebenarnya membantuku, tidak membuatku takut begitu aku mengetahuinya," tambah pelantun Lose You To Love Me itu.

Pada acara itu pula, Selena dan Miley juga berbincang soal bagaimana mereka mengatur kecemasan di tengah virus corona COVID-19 yang saat ini tengah mewabah di seluruh dunia.

"Aku banyak menulis, Aku pikir itu telah membantuku memproses apa yang sedang terjadi. Banyak dari itu terhubung dengan orang-orang yang mungkin Anda belum menjadi yang terbaik, yang mungkin tidak Anda pikirkan," lanjutnya.

"Ada saat-saat di mana aku hanya harus memusatkan diri dan membiarkan pikiran masuk. Kadang-kadang aku akan menuliskannya, dan kemudian benar-benar hanya duduk bersama, "Apa itu? Apa akar dari ini? Mengapa aku bisa sampai di bagian bawah ini? 'Dan itu sangat membantuku," jelas Selena Gomez.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Lika-liku Kesehatan Selena Gomez

Perjalanan kesehatan mental Selena Gomez dimulai pada 2013 lalu. Ketika itu ia beristirahat di tengah-tengah tur Star Dance. Ia lalu mengungkapkan kepada Billboard bahwa ia menjalani kemoterapi sebagai pengobatan untuk lupus (penyakit autoimun jangka panjang) kala itu.

Pada Agustus 2016, Selena mengumumkan ia tengah menjauh dari sorotan untuk fokus menjaga kesehatan dan kebahagiaannya setelah menderita kecemasan, serangan panik, dan depresi sebagai efek samping dari lupus.

Dua bulan kemudian, berbagai sumber mengkonfimasi Selena Gomez mencari perawatan profesional untuk memperbaiki kesehatan emosinya. Lalu, di panggung American Music Awards 2016 jadi penampilan publik pertamanya setelah rehat.

Kala itu Selena menjadi emosional sembari mengucapkan terima kasih kepada penggemarnya atas dukungan yang telah diberikan padanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Restoran dan Cafe Milik WNI di Amerika Dirusak