Sukses

Rutin Makan Kentang, Sehat atau Tidak Bagi Tubuh?

Jakarta - Kentang termasuk makanan yang disukai banyak orang. Selain dibuat kentang goreng, ada banyak variasi membuat makanan dari kentang.

Selain itu, kentang punya manfaat kesehatan, salah satunya kalium yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Namun, jika bahan makanan yang kerap diolah dengan digoreng atau dibuat keripik ini dikonsumsi setiap hari, apakah baik atau justru buruk untuk tubuh?

Sebuah studi yang dilakukan ahli gizi dan ahli kesehatan di Pennsylvania State University dan dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition mengungkapkan, makan satu kentang ukuran sedang sehari dapat menjadi bagian dari diet sehat dan tidak meningkatkan kardiometabolik.

Syaratnya, kentang disajikan tanpa menambahkan terlalu banyak garam atau lemak jenuh, serta disajikan dengan dikukus atau dipanggang.

Lebih lanjut, penelitian juga menunjukkan, makan kentang yang tidak digoreng juga cara terbaik untuk mendapatkan asupan serat dan kalium yang lebih tinggi dari roti, nasi putih, atau pasta.

2 dari 3 halaman

Asupan Kalium dan Serat

"Kami ingin memastikan orang memakannya (kentang) dengan cara yang sehat dan dalam porsi yang terkontrol," kata Emily Johnston, rekan penulis studi dan mahasiswa doktoral di departemen ilmu gizi di Penn State seperti dilansir Antara dan Medical Daily.

Makan kentang adalah salah satu cara terbaik dan termudah untuk mendapatkan asupan kalium dan serat itu, jika disajikan secara sehat.

"Sayuran bertepung dan biji-bijian olahan memang berkontribusi menghasilkan nutrisi penting juga, hanya saja kita perlu memakannya secara seimbang," terang Johnston.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kue Mirip Tisu Toilet Laku Dijual di Jerman
Loading
Artikel Selanjutnya
Mengenal Echinaceae dan Mengkudu, 2 Tumbuhan yang Bisa Bantu Hadapi Corona Baru
Artikel Selanjutnya
Kawasan Wisata Puncak Tetap Buka di Tengah Wabah Corona