Sukses

Olahraga dengan Stroller Bantu Ibu Tetap Bugar dan Dekat dengan Buah Hati

Liputan6.com, Jakarta - Kereta dorong anak atau stroller tentu sudah familar bagi ibu-ibu. Namun, mungkin hanya sedikit dari Anda yang menyadari kalau alat untuk membawa anak atau bayi ini pun bisa berfungsi sebagai media olahraga.

Banyak ibu yang kerap merasa kekurangan waktu untuk berolahraga dan merawat tubuhnya pascamelahirkan. Selain tuntutan untuk selalu dekat dengan anak, tersedianya tempat gym yang ramah anak pun susah ditemukan.

Belum lagi masaah waktu karena harus mengurus keluarga. Lalu, bagaimana caranya agar tetap bisa rutin berolahraga?

Dengan berbagai kendala tersebut, olahraga menggunakan stroller bisa menjadi alternatif yang akan membantu Anda untuk tetap aktif bergerak.

Olahraga dengan menggunakan stroller ini bisa menjadi solusi bagi para ibu yang ingin tubuhnya tetap fit tetapi tidak perlu pergi ke tempat kebugaran sehigga lebih hemat waktu dan biaya.

Dengan menggunakan stroller, para ibu bisa melakukan gerakan sederhana namun mampu mengeluarkan keringat. Selain tidak perlu keluar uang banyak, olahraga stroller bisa membuat Anda tetap dekat dengan buah hati.

Olahraga menggunakann stroller ini secara keseluruhan hampir sama dengan latihan olahraga lainnya, bedanya hanya pada tumpuannya yang menggunakan kereta dorong bayi saja. Gerakan tersebut bisa berupa pemanasan, jogging, menggerakan kaki dan tangan, serta perut.

2 dari 4 halaman

Jenis Olahraga

Hal itu ditunjukkan dalam acara Get Fit with Stroller. yang berlangsung di Pintu 6, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 22 Desember 2019. 

Anda bisa berpegangan pada gagang stroller sambil menaik turunkan tubuh atau bisa disebut teknik squat. Anda cukup berdiri di belakang kereta dorong dengan tangan selebar bahu. Setelah itu jongkoklah secara perlahan dengan posisi terbawah dan kembalikan berat badan Anda.

Saat hendak jongkok dorong stroller dan tarik jika akan kembali ke posisi berdiri.  Anda bisa melakukan gerakan kira-kira 10 hingga 15 kali untuk hasil yang maksimal.

Selain squat, ada pula teknik lunge, salah satu latihan yang efektif memperkuat tubuh bagian bawah dan merupakan latihan gabungan yang mengikutsertakan banyak otot hanya dalam satu gerakan.

Cara untuk melakukannya ialah dengan mengambil langkah panjang ke belakang dan turunkan tubuh bagian atas ke bawah sampai paha depan sejajar dengan tanah.

Lutut bagian depan Anda sebaiknya tidak jauh dari kaki. Setelah itu turunkan badan secara perlahan dan sedikit dorong paha saat akan kembali berdiri.

Selain kegiatan di atas, Anda pun bisa sekadar mengelilingi atau berjalan dengan menggunakan stroller. Kuncinya dalam melakukan ini ialah rutin dan konsisten agar mendapatkan hasil yang maksimal.

3 dari 4 halaman

Utamakan Keselamatan

Meskipun semua stroller bisa digunakan untuk berolahraga, namun ada kriteria tertentu yang harus diperhatikan. Menurut Stefani Irwan, Senior Marketing Communication Manager Mothercare, stroller yang digunakan untuk olahraga ini sebaiknya bobotnya tidak ringan.

“Hal ini ditakutkan tidak bisa menahan saat melakukan gerakannya, contohnya squat-down,”ujarnya.

Selain itu, pemilihan roda pun sebaiknya yang memiliki ukuran besar dan kokoh. Stefani pun menyarankan untuk menggunakan gagang yang terbuat dari aluminium daripada plastik. Untuk ukuran beratnya, lebih baik pilih yang berukuran 5-7 kilogram.

Meskipun tidak ada batasan usia atau kentuan untuk melakukan olahraga ini, namun sebelum melakukan sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, apalagi untuk ibu yang melahirkan dengan cara operasi.

Yang tak kalah penting lainnya, jangan lupa untuk memakaikan sabuk pengaman saat mengajak buah hati untuk berolahraga. Tidak hanya itu, pastikan Anda sudah mengunci rem stroller agar tetap stabil saat digunakan. (Tri Ayu Lutfiani)

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini: