Sukses

Yuni Shara Pakai Busana dari Bahan Dasar Kunyit dan Daun Ketapang

Yuni Shara anggun mengenakan busana yang terbuat dari bahan dasar kunyit dan daun ketapang serta teripang.

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia memiliki berbagai tumbuhan yang bisa diberbagai kebutuhan. Tak hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk bahan membuat busana, seperti yang dikenakan Yuni Shara.

Kakak Krisdayanti itu membagikan sejumlah foto saat mengenakan busana yang terbuat dari bahan dasar kunyit dan daun ketapang karya Merdi Sihombing dalam acara Eco Fashion Week Indonesia (EFWI) Antwerp - Belgium 2019.

"Memakai Baju Shifon & Ulos Silahi yang terbuat dari bahan alamiKunyit, Jeruk Nipis & daun Ketapang karya dari @merdi.co," tulis perempuan kelahiran Malang, 3 Juni 1972 itu sebagai keterangan foto, 3 Oktober 2019.

Selama ini, kunyit lebih banyak digunakan sebagai pelengkap bumbu masak, jamu, kesehatan, dan kecantikan. Sementara itu, daun ketapang bisa digunakan untuk bahan pewarna hitam dan tinta juga untuk kesehatan ikan.

Penampilan dan busana yang dikenakan Yuni Shara tak kalah cantik dan dan indah dibanding mereka yang mengenakan busana branded. Ia bahkan menuai pujian mengenakan busana yang terbuat dari bahan kunyit dan daun ketapang.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Coat dari Bahan Teripang

 

Selain kunyit dan daun ketapang, Yuni Shara juga mengenakan coat yang terbuat dari teripang. Hewan laut itu juga selama ini lebih dikenal untuk manfaat kesehatan.

"Ulos SILAHI Terbuat dari Kunyit & Daun Ketapang. Coat terbuat dari bahan dasar Tripang," tulis Yuni dalam keterangan foto, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Yuni terlihat anggun dengan baju warna kuning itu. Mengenakan topi hitam, ia dinilai sangat cantik.

"Naturally beautiful👍...both the dress and the model👌," puji @alizarkamili.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.