Sukses

Akun Medsos Pekerja Bangunan yang Tiba-tiba Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pekerja bangunan asal Austin, Texas, Amerika Serikat tiba-tiba viral di media sosial setelah jadi anti-influencer influencer. Membuka akun Instagram pada Mei 2019, akun @justaconstructionguy telah memiliki pengikut lebih dari 400 ribu.

Akun tersebut diklaim dimiliki lelaki bernama Omar yang bertaruh jadi influencer untuk bersenang-senang dengan sang putri. Lewat sebuah tweet, akun @barbzlovescarbs memberi tahu bahwa ayahnya berani bertaruh melawan 'budaya' influencer yang tengah menjamur.

"Ayah saya bertanya apa itu infulencer dan setelah saya jelaskan, ia mengatakan, 'Pshh, saya bisa melakukannya.', dan ia benar melakukannya," kicau akun tersebut disertai screenshot Instagram memperlihatkan akun @justaconstructionguy.

Setelahnya, kicauan yang kini sudah dihapus itu langsung jadi sorotan dan dibagikan di berbagai platform media sosial. Beberapa di antaranya adalah orang-orang yang punya jutaan pengikut, membuat akun Instagram tersebut langsung kebanjiran followers.

Tapi, siapa sangka, akun Instagram awalnya disebut milik seorang pekerja bangunan ini nyatanya hanya persona. Apa yang sebenarnya terjadi dan apa saja kejanggalan yang tak disadari banyak penghuni jagat maya?

2 dari 4 halaman

Identitas di Balik Akun Instagram Pekerja Bangunan

Buzzfeed melaporkan, akun Instagram yang semula diklaim milik pekerja bangunan bernama Omar ini nyatanya hanyalah upaya promosi kedai kopi. 'Skenario' ini digarap Mike McKim, pemilik Cuvée Coffee.

Ide ini disebutkan Mike muncul saat sesi brainstorming bulan lalu. "Kami butuh tipe influencer yang berbeda. Orang yang notabene bekerja keras," kata Mike. Dari situ lah, Mike menyewa jasa agensi iklan Bondolier Media untuk 'menciptakan' Omar.

Walau tak disebutkan nama belakangnya, Mike memastikan bahwa Omar memang seorang pekerja bangunan di Austin. Respon-respons berbeda tertulis di komentar akun @justaconstructionguy, setelah kedok ini terbuka ke tengah publik.

Kecurigaan ini, Buzzfeed menjabarkan, harusnya sudah terlihat dari foto terkesan profesional dan peralatan kerja Omar sebagai pekerja bangunan yang tetap bersih, seperti tak pernah terpakai untuk bekerja.

Benar saja memang, lantaran setiap fotonya merupakan pengaturan yang dilakukan fotografer profesional. Sebagian orang marah mengetahui fakta itu, tapi tak sedikit pula yang memuji strategi pemasaran yang dilakukan.

3 dari 4 halaman

Desakan Publik

Lewat sederet komentar, sebagai gebrakan yang awalnya hanya diharapkan bisa mencapai 1000 pengikut, warganet menyarankan Mike untuk memberi Omar akses atau kepemilikan atas akun tersebut di masa mendatang.

"Kami hanya perlu duduk bersama. Jika ia bisa mengatur akun tersebut, kami sungguh tidak keberatan," kata Mike menjawab desakan publik. Iklan ini kemudian membawa perubahan pada kedai kopi milik Mike.

Ia mengatakan, pekerja bangunan mulai berdatangan membeli kopi di kedainya. "Kami hanya ingin menemukan influecer yang sebelumnya tak bisa kami temukan. Kami membayar mereka untuk mengunggah foto. Hanya itu tujuannya," tutup Mike.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Warganet Ramai Serukan Tagar Kawal Sidang MK dengan Damai di Twitter
Artikel Selanjutnya
Instagram Benarkan Layanannya Tak Bisa Diakses Sebagian Pengguna