Sukses

Dior Persembahkan Kostum untuk Para Penari Balet di Roma

Liputan6.com, Jakarta - Direktur kreatif Dior Maria Grazia Chiuri bertolak ke kampung halamannya, Roma baru-baru ini untuk mempersembahkan rancangan untuk balet Nuit Blanche. Acara ini adalah bagian dari pertunjukkan tari multi bagian yang didedikasikan untuk komposer Amerika nominasi Academy Glass Philip Glass di Teatro dell'Opera di Roma.

Fimela merangkum, Glass telah menulis deretan simfoni, opera, concerto, musik, hingga karya teater musikal. Ia pun berhasil menyabet Golden Globe untuk The Truman Show pada 1998 (di mana ia memiliki cameo, tampil di piano) dan BAFTA Award untuk The Hours pada 2002.

Sementara, Direktur artistik Dior menjalin kolaborasi dengan penari Eleonora Abbagnato yang membintangi pertunjukan pada desain eksklusif. Dior merancang gau pengantin bintang Royal Ballet Margot Fonteyn pada 1955.

Di sisi lain, Chiuri kerap menyuguhkan gagasannya mengenai seni gerak baik dalam tarian yang mempengaruhi couture hingga budaya perempuan yang diterjemahkan dalam kenyamanan yang elegan di runway.

2 dari 2 halaman

Rancangan Dior

Chiuri mempersembahkan koleksi busana Spring/Summer 2019 yang terinspirasi dari para balerina, tidak terkecuali Isadora Duncan, Pina Bausch dan Loie Fuller. Pertunjukan runway pada September lalu menyajikan pertunjukan yang memikat.

Sang Direktur kreatif merancang 16 look untuk pertunjukan tersebut. Karyanya tak hanya menghadirkan estetika tetapi juga fungsional untuk sebuah karya couture yang memesona.

Abbaganto, balerina dari Paris Opera Baller tampil bersama Friedemann Vogel, principal dancer dari Stuttgart Ballet. Keduanya tampil dalam nuansa ivory. Ia berdansa dengan potongan kostum full skirt berpadu Dior Silk flowers klasik dan material tulle.

Gelaran tersebut menarik perhatian para pesohor Italia termasuk influencer fashion Chiara Ferragni, pemain anggar Beatrice Vio, dan aktris Isabella Uguccioni, Sara Serraiocco dan Isabella Ferrari, semua mengenakan Dior terbaru.

Nuit Blanche, koreografer Sebastien Bertaud, dapat disaksikan setiap malam hingga 2 April 2019 sebagai bagian dari Philip Glass Evening. Balet lain dalam acara ini yang dilakukan oleh Carlo Donadio, termasuk Hearts and Arrows, koreografi oleh Benjamin Millepied, dan Glass Pieces, koreografi oleh Jerome Robbins.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Trik Jitu Menyimpan Ikan Supaya Tahan Lama di Lemari Es
Artikel Selanjutnya
Jadi Pemeran Utama, Aisyah Aqilah Antusias Main Film Melodylan