Sukses

Kisah di Balik Busana Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2019

Liputan6.com, Jakarta - Finalis Puteri Indonesia 2019 wakil Sumatera Selatan, Helvanda Herman berhasil menyabet gelar Busana Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2019. Penobatan ini berlangsung dalam gran final yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta pada Jumat, 8 Maret 2019.

Helvanda Herman mengenakan busana tradisional 7 bidadari. Di sekelilingnya terdapat 6 patung berkepala yang mencirikan sebagai bidadari. Melalui Instagram pribadi @helvanda, ia menceritakan sejarah busana 7 bidadari yang ia kenakan di Puteri Indonesia 2019.

Dahulu, dikisahkan 7 kakak beradik bidadari kerap turun ke bumi untuk sekedar mandi dan menikmati keindahan alam di Bumi. Kota Pagar Alam, yang dijuluki kota 1000 Air Terjun menjadi tempat bagi mereka untuk turun ke Bumi kala Purnama tiba atau malam empat belas.

Masyarakat sekitar gunung Dempo menyebut mereka Bidadari. Ketujuh bidadari tersebut memiliki paras yang sangat anggun nan rupawan. Wajah mereka bercahaya bak rembulan dengan rambut yang hitam berkilau.

Tubuh mereka selalu ditutupi dengan selendang sehalus sutera yang menjuntai dengan 7 warna yang berbeda. Ketujuh kakak beradik bidadari selalu dipimpin oleh kakak tertua.

Mereka selalu mengikuti arah pergi sang kakak tertua, dialah sang Alfa, pemimpin para Bidadari dari langit. Busana ini adalah gambaran nyata keanggunan 7 Bidadari yang turun ke bumi saat purnama tiba.

Helvanda Herman, finalis Puteri Indonesia 2019 wakil Sumatera Selatan terlihat sangat cantik, anggun mengenakan busana tradisional mahakarya dari BFE Management, Ferry Anthony, dan Syafril Febriansyah tersebut. (Indah Permata Niska)

Saksikan video pilihan di bawah ini :