Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Road Trip Seru dengan Campervan ala Ayudia Bing Slamet dan Keluarga

Liputan6.com, Jakarta - Selalu ada cerita menarik dan seru ketika mengeksplorasi keindahan panorama alam, baik di dalam dan luar negeri. Di antara beragam destinasi, pasangan selebritas Ayudia Bing Slamet dan Ditto tidak lupa memilih road trip dengan campervan dalam perjalanan mereka.

Ayudia Bing Slamet dan Ditto turut serta memboyong putra pertama mereka, Dia Sekala Bumi dalam road trip di Selandia Baru pada akhir Juni 2018 lalu. Mereka pun sempat membagikan cerita di balik perjalanan dengan banyak spot indah.

Meski mengakui tidak ada itinerary, Ayu dan Ditto tetap memperhitungkan ketersediaan bensin dan baterai campervan. Hal tersebut wajib menjadi perhatian bagi Anda yang tertarik untuk melakukan road trip.

Ditto juga berbagi tips saat road trip di Selandia Baru ketika winter. "Traveling dengan campervan di kala musim dingin memang perlu mental rada kuat. Selain badai, kita harus siap masang ban pake rantai kalo tiba-tiba snow berada di jalan sebutannya (snowchain) apalagi New Zealand dikelilingi gunung-gunung bersalju," tulisnya.

Ayu, Ditto, dan Sekala juga sempat singgah di Milford Sound. Di sana, mereka menaiki kapal ferry dengan menyaksikan pemandangan tebing, pelangi, air terjun, hingga lumba-lumba.

Tidak ketinggalan menikmati panorama di Cardrona, sebuah dusun di Cardrona Valley, di Pulau Selatan, Selandia Baru. Saat winter, seluruh wilayahnya ditutupi salju. Bahkan, di sana terdapat child care dengan guru pendamping yang juga diikuti oleh buah hati Ayudia dan Ditto, Sekala.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

2 dari 2 halaman

Road Trip di Swiss

Perjalanan road trip keluarga kecil ini berlanjut ke Eropa, tepatnya di Swiss baru-baru ini. Mereka menggunakan campervan Fiat Ducato dengan transmisi manual dan kemudi kiri. Tidak lupa, Ditto kembali berbagi ceritanya soal tantangan road trip di Swiss.

"Tantangannya berbeda dari campervan di NZ, di Swiss banyak yg tutup di bulan nanggung ini bener-bener mesti siapkan diri menghadapi medan dari tidur di tengah jalan, nyari parkiran yang free, ngisi air di campervan dll yang jelas lebih susah di Swiss dan buat kita bertiga naik kelas lagi dalam berkomunikasi hehee. So, buat yg mau nyoba pertama kali mending ke NZ dulu ya hanya saran," tulis Ditto.

Ayudia Bing Slamet menambahkan campground justru tutup pafa November. Kendati demikian, ada beberapa campground lainnya yang berjarak cukup jauh. Nah, itu dia sekelumit pengalaman road trip Ayu, Ditto, dan Sekala di Selandia Baru dan Swiss. Anda tertarik untuk mencoba?

Loading
Artikel Selanjutnya
Polisi Penangkap Penembak di Masjid Selandia Baru Diberi Penghargaan
Artikel Selanjutnya
Mogok Sekolah, Pelajar Selandia Baru Suarakan Darurat Iklim