Sukses

Tak Pernah Sepi, Puncak Jadi Tujuan Liburan dan Investasi yang Seksi Lho!

Liputan6.com, Jakarta Banyaknya destinasi wisata yang menarik di kawasan Puncak Bogor membuat lokasi yang dikelilingi perkebunan teh dan memiliki hawa sejuk ini selalu menjadi magnet kuat bagi warga Jakarta dan sekitarnya serta wisatawan mancanegara untuk berlibur.

Meski perjalanan menuju ke kawasan Puncak tak lepas dari yang namanya macet, jumlah pengunjung puncak terus meningkat dari waktu ke waktu. Apalagi kalau sudah musim liburan dan akhir tahun. Hal tersebut didasari karena Puncak memiliki destinasi wisata yang komplit dan menawarkan udara pegunungan segar yang tak ditemukan di perkotaan.

Mau wisata keluarga ada Taman Safari Bogor. Cimory Riverside wisata kuliner dan wisata belanja bisa datang ke Brasco Factory Outlet. Tak ketinggalan untuk penggemar olahraga ada Gunung Mas Paragliding Site dan Downhill Track yang menantang adrenalin.

Tak lama lagi kawasan Puncak Bogor bakal memiliki ikon wisata baru yang bakal menarik minat wisatawan yakni Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort. Hotel bintang 4 dengan fasilitas bintang 5 ini dijadwalkan soft launching dan siap melayani wisatawan yang berlibur ke puncak pada akhir tahun 2019 mendatang.

Menariknya, proyek Hotel Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort di Ciloto yang dikembangkan oleh PT Indra Megah Makmur ini tak hanya menjadi tujuan berlibur semata, melainkan juga peluang investasi yang menggiurkan. Dari 176 unit kamar dan vila yang dibangun, sekitar 100 unit kamar kepemilikannya ditawarkan kepada investor yang berminat.

Dengan nilai Rp1,7 M - Rp 1,9 M, Anda sudah bisa memiliki unit di Aston Ciloto Puncak. Ketika berkunjung ke Marketing Gallery Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort di Ciloto baru-baru ini, Liputan6.com mendapatkan pemaparan menarik mengenai beberapa alasan mengapa harus investasi hotel di kawasan Puncak Ciloto, Bogor. Berikut ulasannya:

1. Lokasi Strategis

Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort berlokasi di jalan utama Puncak Ciloto dan hanya 5 menit dari Puncak Pass. Lokasi resor tepat berada di pinggir jalan Raya Puncak-Cipanas. Dikelilingi pemandangan pegunungan yang indah dari Gede-Pangrango dan hawa yang sejuk karena Resor ini berada di elevasi +1.177m berbeda sedikit dengan elevasi Puncak Pass di +1.463m. Secara letak geografi, Aston Ciloto juga yang aman, bebas dari risiko longsor dan banjir.

Jika jalur Puncak 2 yang akan dibangun pemerintah sudah selesai, Hotel Aston Ciloto semakin mudah dijangkau karena dekat dengan pertemuan jalur puncak 1 dan puncak 2. Semakin dekat lokasi menginapnya, semakin dekat juga untuk mengunjungi destinasi wisatanya.

2. Destinasi Wisata

Pengunjung yang menginap di Aston Ciloto Puncak nantinya juga memiliki akses yang mudah jika ingin mendatangi destinasi wisata favorit puncak seperti yang sudah disebutkan di atas. Mulai dari Melrimba Garden, Cimory Riverside, Kota Bunga Puncak, Nusantara Flower Garden, Gunung Mas Paragliding, Agrowisata Kebun Teh Gunung Mas, Taman Safari Indonesia, Nicole's Kitchen & Lounge, dan Brasco Factory Outlet.

3. Operator Hotel Berpengalaman 

Investasi di Aston Ciloto Puncak menjadi prospek yang menyakinkan karena hotel ini berada di bawah manajemen hotel yang berpengalaman dan memiliki jaringan luas yakni Archipelago International. Operator hotel memegang peranan penting dalam mendatangkan pengunjung.

"Operator yang profesional akan menjamin tingkat hunian yang baik," kata Fritz Bonar Panggabean, Chief Marketing Aston Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort. Tercatat, tingkat hunian Aston yang ada di kawasan jawa barat tinggi, rata-rata berkisar 70-80 persen pada tahun 2017. Mulai dari Aston Sentul sekitar, Aston Bogor sekitar dan Aston Anyer.

4. Fasilitas Bintang Lima

Dibangun di atas lahan seluas 1,24 hektare, Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort nantinya memiliki 10 lantai dan 20 persen dari total lahan merupakan area hijau.

Hotel bintang 4 ini bakal memiliki fasilitas setara hotel bintang 5. Fasilitas yang melengkapi hotel ini antara lain: lounge, restoran & kafe, infinity pool, tempat bermain anak, BBQ area, gym & spa, serta fasilitas MICE dengan 7 meeting rooms dan banquet hall berkapasitas 500 orang. Tersedia juga terdapat sebuah wedding venue yang didesain oleh ABODAY untuk menjadi “iconic building” di kawasan Puncak Ciloto.

"Lounge yang lega dengan konsep terbuka dan view yang indah ke arah lembah dan perbukitan pinus," kata Fritz.

Terdapat 176 unit kamar yang terdiri dari dua tipe Deluxe A dan B dengan ukuran sama 39,9 m2, yang membedakan hanya view kamar dan fasilitas balkon yang ada di tipe Deluxe A. Sementara 6 unit vila  yang dibangun mengusung konsep green seperti nuansa vila di Bali. Baik kamar maupun vila di desain sedemikian rupa yang cocok dengan style generasi masa kini.

5. Jaminan Return of Investment (ROI)

Bagian yang menarik dari investasi Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort ini adalah jaminan Return of Investment (ROI) yang ditawarkan oleh pengembang. Dalam presentasinya, Fritz Bonar Panggabean, Chief Marketing Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort memaparkan bahwa hotelnya memberikan keuntungan paling tinggi dibanding jenis property lain seperti tanah, rumah/apartemen, maupun ruko. Untuk Aston Ciloto Puncak ini, pengembang menawarkan nilai 20% jaminan ROI pada dua tahun pertama, dan 65% profit sharing mulai tahun ketiga dan seterusnya.

"Dua tahun pertama, investor akan mendapatkan passive income total senilai Rp 321.500.000* untuk tipe deluxe A yang akan diberikan secara bertahap per semester sekitar Rp 80 jutaan sejak hotel resmi beroperasi. Tidak peduli berapa besar tingkat hunian, pengembang akan memberikan nilai tersebut sebagai jaminan kepada investor," kata Fritz.

Kemudian pada tahun ketiga, Fritz menjelaskan perusahaan memberikan 65 persen dari keuntungan operasional hotel. Investor tidak perlu khawatir dengan besarnya nilai keuntungan, karena perusahaan menggaet akuntan publik untuk audit keuangan.

"Jika misalnya dari seluruh kamar hotel punya keuntungan Rp 10 Miliar, maka 65 persennya akan dibagikan pada investor. Kita fair dan terbuka karena menggandeng akuntan publik," jelas Fritz.

Dalam ilustrasi hasil investasi yang disebutkan potensi passive income setelah 8-10 tahun sudah melebihan investasi awal dengan nilai Rp 1,8 M - Rp 2 M. Dalam pemaparannya Fritz menyebutkan bahwa investasi di Aston Ciloto Puncak bebas dari repot memikirkan tagihan service charge, biaya listrik, air, dan lain-lain.

Investor juga tak perlu mengurus furnitur dan interior. Bahkan tak perlu mencari penyewa dan urusan perawatan dan perbaikan properti.

Sebagai apresiasi kepada investor hotel juga akan diberikan 30 voucher bebas menginap per tahun untuk para investor yang ingin menikmati liburan dan menginap di Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort. Misalnya, dihitung sewa kamar Rp 1,5 juta per malam pada 2020 nantinya, maka nilai voucher Anda setara dengan Rp 45 juta per tahun.

"Voucher menginap bisa digunakan sendiri ataupun diberikan pada orang lain. Untuk menginap di weekdays hanya butuh satu voucher, sementara weekend dihitungnya dua voucher dan libur nasional atau tanggal merah per malamnya dihitung tiga voucher," kata Fritz.

Lebih lanjut Fritz menerangkan bahwa investor tak perlu khawatir dengan jumlah pengunjung Aston Ciloto karena di kawasan Puncak hotel bintang 4 jumlahnya masih sedikit dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang berkunjung setiap akhir pekannya.

“Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort merupakan A blend of beauty and profit, investasi properti yang menawararkan perpaduan antara konsep dan desain menarik, serta menawarkan keuntungan investasi yang baik,” tegasnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort, Anda bisa mengunjungi  http://aston-ciloto.com.