Sukses

Kebiasaan Mandi Bisa Ungkap Kepribadian Anda, Cek Artinya di Sini

Liputan6.com, Jakarta - Diri Anda tak semata direpresentasi lewat penampilan fisik. Lebih jauh dari itu. Soal kepribadian sebenarnya bisa diamati dari beberapa faktor yang mungkin tak Anda sadari. Satu di antaranya adalah kebiasaan mandi.

Ya, bagaimana memperlakukan sejumlah bagian tubuh saat proses bebersih ini ternyata bisa mengungkap, sebenarnya Anda orang yang bagaimana sih. Ruang lingkup pengungkapannya juga beragam.

Mulai dari kenyamanan, sampai bagaimana hubungan dengan orang lain, semua bisa terlihat. Daripada makin penasaran, langsung saja simak ulasan lengkap soal kebiasaan mandi ungkap kepribadian, sebagaimana dikutip dari soranews24, Jumat (2/11/2018).

Kepala dan rambut

Jika memulai mandi dengan membasuh kepala dan rambut, Anda berarti tipe orang yang senang memberi perhatian pada pandangan-pandangan baru. Namun, keingintahuan yang menggebu ini justru membuat Anda sering kali mendapat informasi tak lengkap dan kurang akurat.

Di samping itu, Anda juga dikenal tak ingin menjadi beban bagi orang lain. Anda suka mengamati orang yang disukai dari kejauhan dan lebih nyaman memberi kejutan manis ketimbang mengungkapkannya secara terang-terangan. Para pemilik kebiasaan mandi satu ini juga terbilang cukup tertutup.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Kebiasaan Mandi Ungkap Kepribadian, Anda yang Mana?

Tangan dan lengan

Jika bagian ini yang lebih dulu disiram, maka Anda adalah tipe orang penyayang, tapi juga haus akan perhatian. Jika lengan dulu yang disiram, Anda cenderung membutuhkan dukungan emosional yang besar dari pasangan atau orang-orang terdekat.

Namun, jika tangan yang dibersihkan lebih dulu, maka Anda adalah orang yang mudah cemburu dan seringkali bergnatung pada pasangan. Kebutuhan si dia untuk me time otomatis sering membuat kalian ribut.

Dada dan perut

Jika bagian ini yang disiram lebih dulu, tandanya Anda adalah orang yang mudah gugup. Dengan pembawaan kepribadian yang demikian, Anda terbilang susah keluar dari zona nyaman dan sebisa mungkin menghindari situasi buruk karena takut kecewa. (Febi Anindya Kirana)

Loading